MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 21 Februari 2018 11:13
Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu
MEMPRIHATINKAN: Para siswa di Desa Podong, Kecamatan Lumbis harus menggunakan perahu jika ingin ke sekolah. PIUS UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan. Tak hanya fasilitas sekolah yang terbatas, akses jalan menuju sekolah pun menguji adrenalin.  Seperti yang terjadi di Desa Podong, Kecamatan Lumbis. Para siswa-siswi harus menyeberangi sungai ketika ingin ke sekolah.

Salah seorang warga Desa Podong, Pius, S.Sos mengatakan, kondisi pendidikan di daerah pelosok masih sangat tertinggal dan masih butuh perhatian dari pemerintah daerah. Seharusnya bentuk kepedulian pemerintah harus sama dengan sekolah yang ada di daerah perkotaan.

“Siswa-siswi ini berada di desa pelosok, bukan perbatasan. Mereka harus menyeberangi sungai ketika ingin ke sekolah,” kata Pius kepada media ini.

Menurutnya, pendidikan daerah pelosok masih sangat memprihatinkan, walaupun pemerintah telah menunjukkan keseriusan untuk membangun infrasturktur di daerah perbatasan, namun belum dapat dirasakan masyarakat di Kecamatan Lumbis. Begitu pula di Kecamatan Lumbis Ogong.

“Bahkan perhatian dari segi pendidikan belum terasa untuk siswa yang berada di daerah pelosok,” ujarnya.

Dengan kondisi seperti ini, kata Pius, warga sangat iri dengan negara tetangga yang jauh lebih diperhatikan pemerintahnya. Bahkan sarana-prasarana daerah bagian dari Malaysia jauh lebih bagus dari Kecamatan Lumbis Ogong.

Untuk itu, masyarakat di daerah pelosok meminta pemerintah fokus memabangun infrastruktur jalan, maupun jembatan. Terutama lebih peduli terhadap sektor pendidikan. Karena hal tersebut dapat membangun moral anak di daerah pelosok.

“Dapat dilihat sendiri, para siswa harus menggunakan perahu jika ingin ke sekolah, jika terjadi banjir besar tentu tidak akan dapat ke sekolah,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Disdikbud Nunukan, Sutarja bahwa, untuk bantuan atau


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 11:52

Pengelola Arang Kayu Sempat Diperiksa Polisi

NUNUKAN – PT Palem Segar Lestari yang melakukan pengelolaan arang kayu di Kecamatan Sembakung,…

Jumat, 22 Juni 2018 11:43

Bandel, Pedagang Sayur Ditertibkan Lagi

NUNUKAN – Sejumlah pedagang sayur yang berada di trotoar dan di pinggir jalan kembali ditertibkan…

Jumat, 22 Juni 2018 11:30

Bandel, Pedagang Sayur Ditertibkan Lagi

NUNUKAN – Sejumlah pedagang sayur yang berada di trotoar dan di pinggir jalan kembali ditertibkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:30

Transhipment Beras Batal Dilakukan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut beras 2.900 ton dari Vietnam, ingin melakukan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:37

Solusi Bangun Penangkaran Buaya

NUNUKAN – Keberadaan hewan reptilia jenis buaya di wilayah pesisir, Kelurahan Tanjung Harapan,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:36

Arus Balik Normal, Tak Ada Lonjakan Penumpang

  NUNUKAN - PT Perusahaan Pelayaran Nasional (Pelni) Cabang Nunukan, memastikan arus balik akan…

Rabu, 20 Juni 2018 15:16

IIH LEBAY..!! Buaya Ditangkap, Kok.. Tiga Warga yang Kerasukan

NUNUKAN - Buaya di sekitar pesisir Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan dinamai…

Rabu, 20 Juni 2018 15:11

Tujuan Utama Pengiriman Miras Belum Diketahui

NUNUKAN — Penyidikan terus dilakukan oleh pihal Lanal Nunukan terhadap juragan juga anak buah…

Rabu, 20 Juni 2018 11:32

Pasca Lebaran Harga Masih Stabil

NUNUKAN – Pasca lebaran Idulfitri, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang diperjual…

Rabu, 20 Juni 2018 11:30

Tahun Ini, Tak Dapat Remisi

NUNUKAN-Sebanyak 111 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan akan menerima remisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .