MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 21 Februari 2018 11:13
Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu
MEMPRIHATINKAN: Para siswa di Desa Podong, Kecamatan Lumbis harus menggunakan perahu jika ingin ke sekolah. PIUS UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan. Tak hanya fasilitas sekolah yang terbatas, akses jalan menuju sekolah pun menguji adrenalin.  Seperti yang terjadi di Desa Podong, Kecamatan Lumbis. Para siswa-siswi harus menyeberangi sungai ketika ingin ke sekolah.

Salah seorang warga Desa Podong, Pius, S.Sos mengatakan, kondisi pendidikan di daerah pelosok masih sangat tertinggal dan masih butuh perhatian dari pemerintah daerah. Seharusnya bentuk kepedulian pemerintah harus sama dengan sekolah yang ada di daerah perkotaan.

“Siswa-siswi ini berada di desa pelosok, bukan perbatasan. Mereka harus menyeberangi sungai ketika ingin ke sekolah,” kata Pius kepada media ini.

Menurutnya, pendidikan daerah pelosok masih sangat memprihatinkan, walaupun pemerintah telah menunjukkan keseriusan untuk membangun infrasturktur di daerah perbatasan, namun belum dapat dirasakan masyarakat di Kecamatan Lumbis. Begitu pula di Kecamatan Lumbis Ogong.

“Bahkan perhatian dari segi pendidikan belum terasa untuk siswa yang berada di daerah pelosok,” ujarnya.

Dengan kondisi seperti ini, kata Pius, warga sangat iri dengan negara tetangga yang jauh lebih diperhatikan pemerintahnya. Bahkan sarana-prasarana daerah bagian dari Malaysia jauh lebih bagus dari Kecamatan Lumbis Ogong.

Untuk itu, masyarakat di daerah pelosok meminta pemerintah fokus memabangun infrastruktur jalan, maupun jembatan. Terutama lebih peduli terhadap sektor pendidikan. Karena hal tersebut dapat membangun moral anak di daerah pelosok.

“Dapat dilihat sendiri, para siswa harus menggunakan perahu jika ingin ke sekolah, jika terjadi banjir besar tentu tidak akan dapat ke sekolah,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Disdikbud Nunukan, Sutarja bahwa, untuk bantuan atau


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 11:54

Perdagangan Perbatasan Harus Dilegalkan

NUNUKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan kembali mengusulkan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:52

Jelang Nataru, Pelni Tidak Tambah Armada

NUNUKAN – Menghadapi arus mudik penumpang tujuan Balikpapan, Parepare, Makassar…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:50

Sebulan, Polisi Ungkap 28 Kasus Pencurian

NUNUKAN – Selama bulan November-Desember, Polres Nunukan berhasil mengungkap 28…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:49

Perketat Pengawasan Miras di Tahun Baru

PERAYAAN tahun baru 2019 sisa dua pekan. Berbagai kegiatan akan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:37

Data Beasiswa Sering Dipalsukan

NUNUKAN – Beasiswa Nunukan Cerdas untuk 2018 telah disalurkan. Namun…

Jumat, 14 Desember 2018 14:35

LPG 3 Kg Langka, Beralih ke Gas Malaysia

NUNUKAN – Jelang Natal dan Tahun Baru, Liquefied Petroleum Gas…

Jumat, 14 Desember 2018 14:33

Pengoperasian Paras Perbatasan Molor

NUNUKAN - Wacana pemerintah meresmikan paras perbatasan di Jalan Lingkar,…

Jumat, 14 Desember 2018 14:32

Sudah Putusan, Masih Berpolemik

NUNUKAN – Permasalahan lahan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik Semakin…

Jumat, 14 Desember 2018 14:23

Barang Ilegal Dimusnahkan

NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan telah dilakukan…

Kamis, 13 Desember 2018 12:16

Pengoperasian RS Pratama Tertunda

NUNUKAN – Rencana pemerintah untuk meresmikan Rumah Sakit Pratama Sebatik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .