MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 20 Februari 2018 10:37
Warga Pimping Terancam Krisis Air Bersih
TERTIMBUN: Bak penampung air bersih di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara tak dapat mendistribusikan air bersih setelah tertimbun tanah dan batu akibat hujan dengan intensitas tinggi. ALAN BILUNG UNTUK RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Warga Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara terancam krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Pasalnya, bak penampung air bersih di desa itu tertimbun material tanah dan batu akibat hujan deras dan longsor beberapa waktu lalu.

Kepada Radar Kaltara, Kepala Desa (Kades) Pimping Alan Bilung mengatakan, sedikitnya ada 500 kepala keluarga (KK) yang akan mengalami kesulitan air bersih. Oleh karenanya, pihaknya saat ini bersama ratusan warga di desanya melaksanakan kerja bakti secara. Sebab, diketahui bak penampungan air bersih itu nyaris seluruhnya tertimbun material.

“Pipa-pipa tempat menyalurkan air bersih ke rumah warga juga tertutup. Itulah saat ini butuh kerja keras untuk dapat memfungsikannya kembali,” ungkapnya.

Dikatakan juga, bak penampungan air bersih dengan ukuran panjang 10 x 10 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter itu, selama ini menjadi infrastruktur yang sangat vital bagi warga di desanya. Karena, untuk air sungai kurang layak untuk dikonsumsi sehari-hari.

“Jadi, sejak pendistribusian air bersih itu macet. Warga di sini hanya berharap pada air hujan. Atau paling tidak mereka harus membeli air bersih,” ujarnya.

Adapun, dijelaskan Alan juga bahwa penampungan air bersih ini merupakan salah satu kado dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bagi warga di desanya. Meski, jarak pembangunannya yang cukup jauh, yakni 10 kilometer (km) dari perkampungan. Namun, pemanfaatannya selama ini begitu besar bagi masyarakat.

“Kalau tidak salah pada 2015 lalu bak air bersih ini dibangun. Dan sejak saat itu juga tanpa menunggu waktu lama air bersih langsung kami rasakan,” katanya.

Meski, lanjutnya, diakui bahwa ke depan pihaknya harus memikirkan kembali untuk tambahan sambungan rumah (SR). Sebab, desain bak air bersih selama ini langsung dari gunung ke rumah-rumah warga. Berbeda halnya warga yang ada di dataran tinggi, mereka harus menggunakan mesin untuk memperoleh air bersih.

“Mudahanlah ke depan semua warga di desa kami dapat merasakannya. Tapi, jelasnya saat ini kami fokus dulu agar bak air bersih ini dapat mendistribusikan air bersih kembali,” harapnya.

Sementara, Camat Tanjung Palas Utara Hardianysah menambahkan, kejadian krisis air bersih itu memang dibenarkan terjadi pada salah satu desa yang dibawahinya. Yang mana itu karena terjadinya longsor pada bagian tebing bak penampungan air bersih. “Tadi saya dapat info. Dan seluruh warga di sana sudah ke lokasi untuk menggali material timbunan di bak itu,” ungkapnya.

Adapun, lanjutnya, jika kondisi bak penampungan pasca digali kondisinya terlihat rusak parah. Maka, pihaknya menyarankan kepada desa agar dapat membuat laporan dengan segera. Sehingga ke depan ada tindak lanjut dalam perbaikannya.

“Tapi, kami berharap kerusakan tak terlalu parah. Sebab, kasihan warga yang selama ini bergantung air bersih merasakan dampaknya,” singkatnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 12:43

Gunakan Jalur Resmi, Perlu Sinergikan Puluhan Pengusaha

TANJUNG SELOR – Pekan lalu tepatnya Kamis (13/9), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)…

Kamis, 20 September 2018 12:40

Tingkatkan Ekonomi Warga, Bhabinkamtibmas Harus Berperan Aktif

TANJUNG SELOR – Tugas kepolisian sebagai abdi negara tak semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban…

Kamis, 20 September 2018 12:37

Jalan 603,91 Kilometer Prioritas KemenPU-PR

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Kamis, 20 September 2018 12:35

Modus Mengajari, Mawar Digauli Selama 3 Tahun

KASUS pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor…

Kamis, 20 September 2018 12:32

Dapati Bacaleg Curi Start Kampanye

TANJUNG SELOR – Setelah beberapa kali sempat terindikasi adanya beberapa bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 21:27

Anggaran Disetujui, Jembatan Bulan Dikaji Lagi

TANJUNG SELOR – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum,…

Rabu, 19 September 2018 21:24

BKD Tegaskan Tidak Terima Berkas Titipan

TANJUNG SELOR – Meski pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018  ditunda hingga…

Rabu, 19 September 2018 11:27

Terlambat Serahkan LADK, Caleg Dicoret

TANJUNG SELOR – Penyerahan laporan awal dana kampanye (LADK) dan rekening khusus dana kampanye…

Rabu, 19 September 2018 11:25

Pemerintah Tak Tanggung Biaya Pemulangan Pelacur

TANJUNG SELOR - Pemerintah menargetkan Indonesia bebas dari praktik prostitusi pada tahun 2019 mendatang.…

Rabu, 19 September 2018 11:24

Menyanggupi Pengembangan Hutan Kota

TANJUNG SELOR – Pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor bukan hanya sekedar wacana.Terbaru,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .