MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 Februari 2018 09:40
Telur Palsu Meresahkan

Sudah Ditemukan di Parepare

DIPANTAU: Petugas DPKP Nunukan saat berkomunikasi dengan distributor telur ayam di Nunukan. Mereka mengaku telur yang diperjualbelikan berasal dari Sidrap, Sulsel. SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Telur palsu diduga kini telah beredar di Kabupaten Nunukan. Keresahan masyarakat semakin menjadi-jadi pasca postingan seorang pengguna media sosial (medsos) mengaku menemukan telur palsu yang dibelinya di salah satu warung dekat rumahnya. Ramai pewarung membicarakan isu ini. Mereka seakan percaya dan tidak percaya jika telur palsu yang ditemukan di luar daerah dan diberitakan media nasional itu kini ada di sekitar mereka. “Saya kira hanya janji saja yang biasanya dipalsukan pejabat. Ternyata, telur juga sudah ada palsunya ya,” kata Yati, penjual nasi kuning di sebuah pasar yang ada di Kelurahan Nunukan Utara ini.

Ia mengatakan, informasi itu baru saja beredar. Tapi, berita soal telur palsu telah menyebar dari tiga pekan lalu. Telur ditemukan di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). “Telur kan memang banyak didatangkan dari Sulsel. Apalagi sejak kapal ke Tawau sudah dilarang mengangkut sembako sekarang,” katanya.

Tak ingin kecolongan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan Cholid Mohammad langsung mengarahkan anak buahnya ke lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi telur palsu. Tiga distributor telur ayam yang ada di Kelurahan Nunukan Utara pun disambangi. “Kami tak ingin masyarakat resah, makanya kami pantau secepatnya. Memastikan sumber beritanya dan bertemu langsung dengan distributor telur ayam ini,” katanya saat dihubungi, kemarin (17/2).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Nunukan Alim Bakri yang ditemui usai berkomunikasi dengan distributor mengatakan, apa yang dilakukan ini untuk meredam kegelisahan masyarakat. Sumber telur ayam jelas. “Dari pengakuan distributor, telur ayam diambil langsung dari peternakan ayam petelur di Sidrap. Bahkan, ketiganya berasal dari kota yang sama,” ungkapnya kepada media ini.

Untuk itu, dirinya mengimbau ke masyarakat untuk tidak resah dan gelisah lagi soal telur palsu. Pihaknya sedang berusaha mencari tahu kebenaran informasi itu. Termasuk pihak yang menyebarkan informasi. Jika memang ada telurnya dapat diserahkan ke pihaknya untuk diperiksa. “Apa yang diposting itu belum dapat dipastikan apakah benar telur palsu. Sebab, tidak dapat dijadikan patokan untuk pembuktiannya. Harus ada uji laboratorium untuk dijadikan dasar yang kuat,” ungkapnya. (oya/lim)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:04

Alasan Anggaran, RS Tak Dioperasikan

PELAYANAN Kesehatan di 11 kecamatan yang berada di wilayah tiga di antaranya, Kecamatan Sebuku, Sembakung,…

Kamis, 20 September 2018 12:46

Jembatan Rp 7,5 Miliar Mulai Dikerjakan

NUNUKAN – Setelah menanti 13 tahun lamanya, jembatan permukiman warga di rukun tetangga (RT) 10,…

Kamis, 20 September 2018 12:28

Ketahuan Mencuri, Pemuda Divonis Penjara Satu Tahun

NUNUKAN – Terdakwa Jamal, pemuda berusia 18 tahun dengan perkara pencurian akhirnya menjalani…

Kamis, 20 September 2018 12:26

Tak Ditahan, HM Wajib Lapor

NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang…

Kamis, 20 September 2018 12:20

Pencarian Ditutup, Rini Azhara Belum Ditemukan

NUNUKAN – Tim SAR gabungan belum juga menemukan sosok Rini Azhara (7) yang hilang di pasar malam…

Kamis, 20 September 2018 12:17

Pilpres dan Pileg Dipastikan Tidak Saling Menganggu

NUNUKAN – Tim sukses untuk pemilihan presiden (pilpres) tak hanya heboh di tingkat nasional. Di…

Kamis, 20 September 2018 12:16

Satpol PP Akui Sulit Tangani Anjing Liar di Jalan Umum

NUNUKAN – Korban keberadaan anjing liar di Nunukan, baik kecelakaan lalu lintas maupun digigit…

Rabu, 19 September 2018 11:16

Tunggu Kepastian Penggunaan Jalan

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan masih kesulitan dalam mengatur para pedagang ikan…

Rabu, 19 September 2018 11:13

Rini Azhara Diduga Diculik?

NUNUKAN – Kehilangan Rini Azhara (7) memasuki hari ketujuh sejak Rabu (12/9). Hingga kemarin pun…

Rabu, 19 September 2018 11:07

Produk Malaysia Memelihara Rantai Ekonomi

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) yang lebih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .