MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 17 Februari 2018 11:19
Lima Nelayan Filipina sementara Ditanggung Negara
MENUNGGU PENYELIDIKAN: Kelima nelayan asal Filipina saat diserahkan pihak KSOP ke Imigrasi Tarakan, Kamis (15/2) sore. KSOP TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Untuk mempermudah penyelidikan, kelima nelayan asal Filipina telah berada di Kantor Imigrasi Tarakan di Jalan Sumatera. Setelah diserahkan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), pada Kamis (15/2) sekira pukul 14.00 Wita.

Staf Seksi Pengawasan Penindakan Imigrasi, Arif  Kristianto mengatakan, sesaat setelah tiba di Tarakan. Kelima nelayan dibawa pihaknya. “Mereka kami tempatkan di ruangan detensi yang ada di Kantor Imigrasi,” ungkap Arif.

Penempatan di Imigrasi sebagai jaminan keamanan dan mempermudah penyelidikan. “Kami memang tidak simpan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) yang ada di dekat Lapas Tarakan. Tapi, mau Rudenim atau di sini kan sama saja. Hanya saja, kami cari yang lebih mudah,” ujarnya.

Arif mengatakan, ruangan detensi yang ada di Kantor Imigrasi Tarakan berkapasitas 6 orang. Selama berada di ruangan detensi, makanan dan minuman bagi nelayan Filipina ini ditanggung negara. “Semuanya ditanggung negara,” bebernya.

Adapun jadwal pemulangan kelima nelayan ini, menunggu hasil penyelidikan selesai. “Tunggu semuanya selesai baru dipulangkan. Dan waktunya itu paling lama yah 30 hari,” jelasnya.

Seperti diketahui, kelima nelayan Filipina masing-masing Sahibul Asral Muhammad (19), Tinin Khide (30), Bunsan Halanu (38), Samda Mangarang (54) dan Denton Usman (34) merupakan warga Tawi-Tawi, Filipina yang terombang-ambing selama empat hari di Laut Sulawesi Indonesia. Kapal Motor Dayari Tantobas yang dibawa kelimanya mengalami kerusakan di tengah perjalanan.

Lima nelayan tersebut harus bertahan di tengah lautan selama 12 hari tanpa makanan. Satu-satunya sisa bekal mereka hanya air minum satu galon. Mereka kemudian diselamatkan Kapan Tunda Kietrans 29 melintas dalam pelayarannya dari Halmahera, Maluku menuju Bulungan. Kamis (15/2), petugas gabungan dari Tarakan menjemput kelimanya di Muara Ancam, Bulungan. (eru/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:12

Bawaslu Bilang ODGJ dan Orang Gila Beda, BEDANYA DIMANA YA..??

TARAKAN - Pada Pemilu 2019 mendatang, akan ada tempat pemungutan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:10

Awali dengan Senandung Harmoni Paguntaka

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Tarakan, Lembaga Penyiaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:08

Pelaku Usaha BBM Eceran Butuh Petunjuk

TARAKAN – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahkan menggunakan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:07

Pembangunan TPA Baru Tersendat

TARAKAN - Permasalahan lahan yang berada di kawasan Bukit Indah,…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:06

Tunggakan Terbanyak di Tarakan

TARAKAN - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26

Pengurus Koperasi Idec Pernah Pinjam di Bank

TARAKAN - Kasus dugaan penggelapan dana Koperasi PT Idec masih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24

Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi

TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:22

Hendrik Bantah Keterangan Penyidik BNNP

TARAKAN – Sidang terdakwa sabu 1 kg yang melibat Hendrik…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:20

Awal 2020, PLTS Akan Dibangun

TARAKAN – Adanya keputusan untuk membangun tempat pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:19

Akses Jalan Rusak dan Drainase Dangkal

AKSES Jalan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kembali dikeluhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .