MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 17 Februari 2018 10:54
Berharap Tanpa Gangguan Kriminal

Doa Warga di Perayaan Imlek

PANJATKAN DOA: Sejumlah warga Tionghoa ketika memanjatkan doa di malam Tahun Baru Imlek 2569, sekitar pukul 00.00 Wita, dini hari kemarin. RIKO ADTIYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Ratusan lampion serta belasan lilin raksasa kembali mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek 2569 di Kelenteng Tri Dharma San Sen Kong, Jalan Pembangunan, Kelurahan Nunukan Barat, Jumat (16/2). Sejumlah warga Tionghoa pun berkumpul guna menyambut malam pergantian Tahun Baru Imlek. Tak lupa mereka melakukan prosesi sembahyang serta memanjatkan doa. Tak berbeda dengan keadaan perayaan Imlek tahun lalu, tahun ini warga Tionghoa juga masih banyak yang bepergian ke luar daerah. “Ya, tahun ini masih sepi seperti tahun lalu. Karena banyak yang merayakan Imlek di luar daerah. Tapi kebersamaan tetap terasa malam ini, setelah sembahyang kami berdoa dan bermaaf-maafan,” ujar Pembina Kelenteng Tri Dharma San Sen Kong Nunukan Nganga kepada wartawan ini, kemarin malam.

Nganga mengatakan, sudah menjadi tradisi sejumlah lampion serta lilin raksasa menjadi penghias malam Tahun Baru Imlek. Keduanya akan terus dipasang hingga 15 hari ke depan, mulai hari pertama pergantian hingga 15 hari saat penutupan Tahun Baru Imlek. “Jadi lampion akan terus dipasang kemudian lilin besar apinya juga terus dinyalakan hingga Cap Go Mehatau disebut dengan penutupan Tahun Baru Imlek,” ungkap Nganga.

Dirinya pun berharap dalam perayaan Imlek tahun ini, banyak harapan pribadi, keluarga, leluhur, hingga bangsa Indonesia yang dapat terwujud. “Harapan kami, semoga seluruh umat, baik Tionghoa dan manusia secara umum, diberi keselamatan dan kesuksesan,” harap Nganga.

Dalam peringatan Tahun Baru Imlek, biasanya ada ratusan umat Tri Dharma yang akan melakukan perenungan atas dosa selama setahun terakhir dan berharap keberkahan serta kebaikan di tahun mendatang.

Setelah berdoa, tradisinya adalah dengan berkunjung ke rumah saudara untuk saling meminta maaf. Dirinya pun berharap agar perayaan Imlek tahun ini dapat berjalan lancar tanpa gangguan kriminal dan teror. “Semoga tahun ini bisa lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Saya rasa harapan kami semua sama demikian. Gong xi fa cai,” ujar Nganga. (raw/lim)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Usul Mutasi Minimal 10 Tahun

NUNUKAN – Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat…

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Izin Usaha Terbentur Andalalin

NUNUKAN – Akibat tak memiliki analisis dampak lalu lintas (Andalalin),…

Jumat, 07 Desember 2018 11:54

Kali Kedua Mangkir dari Panggilan

NUNUKAN - Seorang Apatatur Sipil Negara (ASN) yang telah dilaporkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:53

Petani Butuh Tambahan Angkutan

NUNUKAN – Produksi rumput laut semakin berlimpah, namun tak sebanding…

Jumat, 07 Desember 2018 11:52

Fasilitasi Warga Lengkapi Dokumen

NUNUKAN – Agar warga Desa Balansiku tertib administrasi dan meningkatkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:47

Kendaraan Pelat Merah Terlibat Kecelakaan Maut

NUNUKAN – Dua kendaraan bermotor terlibat kecelakaan maut di Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:45

Demi Berfoya-foya, Pria Nekat Curi Tas

NUNUKAN – Pria paruh baya nekat melakukan aksi pencurian di…

Kamis, 06 Desember 2018 12:58

Pekan Depan, SKB Digelar

NUNUKAN – Tahapan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018…

Kamis, 06 Desember 2018 12:57

Perkara Narkotika Meningkat

NUNUKAN – Periode Januari hingga November, Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan…

Kamis, 06 Desember 2018 12:55

Minim Penarikan Pajak Restoran

NUNUKAN – Pajak restoran 10 persen yang dibebankan ke konsumen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .