MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Februari 2018 13:04
Pergaulan Kawula Muda Kian Memprihatinkan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Pergaulan bebas di kalangan anak di bawah umur, bukan rahasia umum lagi. Momen kasih sayang atau yang kerap disebut Valentine yang jatuh setiap 14 Februari, kerap kali diisi dengan kisah cinta mainstream. Yang seharusnya tak pantas untuk dilakukan bagi mereka yang masih pelajar atau belum ada ikatan perkawinan.

Radar Tarakan pun mencoba menyambangi salah satu penjual toko alat kontrasepsi yang berada di Jalan Yos Sudarso. Lokasi ini memang sangat dikenal bagi kaula muda maupun kaum lansia. Selain tempatnya yang strategis, untuk mendapatkan satu atau dua keping alat kontrasepsi pun tidak sulit.

Tak perlu memperlihatkan kartu tanda penduduk (KTP), atau tanda pengenal lainnya. Cukup, datang dan membayar, maka sudah bisa membawa pulang alat kontrasepsi tersebut.

Harga yang diberikan juga bervariasi, tergantung merek alat kontrasepsi yang diinginkan. Mulai dari harga Rp 5 ribu hingga  Rp 8 ribu  untuk per kepingnya. Namun, berdasarkan pengakuan dari salah seorang pedagang kaki lima yang juga menjual alat kontrasepsi, mengatakan merek alat kontrasepsi yang paling banyak diminati anak kaula muda ialah, merek “S”. j

“Mereka kadang kalau datang cari yang merek S,,” ungkap pria yang sudah 14 tahun berjualan di kawasan pasar di Jalan Yos Sudarso.

Menurutnya, kebanyakan yang membeli alat konstrasepsi itu, pemuda yang berusia sekitar 17 – 23 tahun. “Masih muda yang beli. Rata-rata ya. Tapi ada juga yang masih kayak anak sekolah,” ujarnya.

Bahkan, dari pengakuan si penjual yang enggan dikorankan namanya itu, pembelian kondom mulai meningkat beberapa hari belakang. Sejak dua hari lalu ia bisa menjual sekitar lima sampai tujuh kotak kondom merek lokal. Per kotaknya ada tiga saset kondom.

“Kadang saya nggak pernah nanya juga sih. Yang penting mereka bayar. Kalau mereka pakai buat apa, itu urusan mereka. Saya kan hanya jual saja. Kadang kalau usia yah tebak-tebak aja, kadang mereka menggunakan masker juga saat membeli,” bebernya.

Melihat kondisi tersebut, anggota Komisi II DPRD Kota Tarakan, Syamsudin Arfah turut berkomentar. Dalam melakukan pengawasan ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan perlu adanya kerja sama antar pihak. Karena, ini tentunya untuk mengantisipasi dampak negatif dari perayaan Valentine.

“Seluruh apotek maupun penjual kaki lima memperketat penjualan kondom bagi pelajar maupun anak di bawah umur,” kata Syamsudin.

Selama pintu itu masih terbuka. Maka semakin mudah juga para pelajar ini untuk mendapatkan alat kontrasepsi. “Kalau ini tidak dilakukan kita akan kebobolan. Dan akan terus terjadi, di momen kasih sayang yang disalah artikan seperti ini,” jelasnya.

Syamsudin menilai, pergaulan anak-anak di Tarakan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Seperti banyaknya beredar di akun media sosial, di mana ada anak perempuan yang diketahui tidak pulang-pulang ke rumahnya. Dan saat dirazia, sang anak perempuan tersebut malah ditemukan di sebuah hotel.

“Ini tentunya sangat miris. Dan peran orang tua juga sangat penting di sini harus lebih peduli terhadap anak-anaknya. Selain pengawasan dari luar, pengawasan dari dalam juga sangat penting,” pungkasnya. (eru/nri)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .