MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Februari 2018 13:04
Pergaulan Kawula Muda Kian Memprihatinkan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Pergaulan bebas di kalangan anak di bawah umur, bukan rahasia umum lagi. Momen kasih sayang atau yang kerap disebut Valentine yang jatuh setiap 14 Februari, kerap kali diisi dengan kisah cinta mainstream. Yang seharusnya tak pantas untuk dilakukan bagi mereka yang masih pelajar atau belum ada ikatan perkawinan.

Radar Tarakan pun mencoba menyambangi salah satu penjual toko alat kontrasepsi yang berada di Jalan Yos Sudarso. Lokasi ini memang sangat dikenal bagi kaula muda maupun kaum lansia. Selain tempatnya yang strategis, untuk mendapatkan satu atau dua keping alat kontrasepsi pun tidak sulit.

Tak perlu memperlihatkan kartu tanda penduduk (KTP), atau tanda pengenal lainnya. Cukup, datang dan membayar, maka sudah bisa membawa pulang alat kontrasepsi tersebut.

Harga yang diberikan juga bervariasi, tergantung merek alat kontrasepsi yang diinginkan. Mulai dari harga Rp 5 ribu hingga  Rp 8 ribu  untuk per kepingnya. Namun, berdasarkan pengakuan dari salah seorang pedagang kaki lima yang juga menjual alat kontrasepsi, mengatakan merek alat kontrasepsi yang paling banyak diminati anak kaula muda ialah, merek “S”. j

“Mereka kadang kalau datang cari yang merek S,,” ungkap pria yang sudah 14 tahun berjualan di kawasan pasar di Jalan Yos Sudarso.

Menurutnya, kebanyakan yang membeli alat konstrasepsi itu, pemuda yang berusia sekitar 17 – 23 tahun. “Masih muda yang beli. Rata-rata ya. Tapi ada juga yang masih kayak anak sekolah,” ujarnya.

Bahkan, dari pengakuan si penjual yang enggan dikorankan namanya itu, pembelian kondom mulai meningkat beberapa hari belakang. Sejak dua hari lalu ia bisa menjual sekitar lima sampai tujuh kotak kondom merek lokal. Per kotaknya ada tiga saset kondom.

“Kadang saya nggak pernah nanya juga sih. Yang penting mereka bayar. Kalau mereka pakai buat apa, itu urusan mereka. Saya kan hanya jual saja. Kadang kalau usia yah tebak-tebak aja, kadang mereka menggunakan masker juga saat membeli,” bebernya.

Melihat kondisi tersebut, anggota Komisi II DPRD Kota Tarakan, Syamsudin Arfah turut berkomentar. Dalam melakukan pengawasan ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan perlu adanya kerja sama antar pihak. Karena, ini tentunya untuk mengantisipasi dampak negatif dari perayaan Valentine.

“Seluruh apotek maupun penjual kaki lima memperketat penjualan kondom bagi pelajar maupun anak di bawah umur,” kata Syamsudin.

Selama pintu itu masih terbuka. Maka semakin mudah juga para pelajar ini untuk mendapatkan alat kontrasepsi. “Kalau ini tidak dilakukan kita akan kebobolan. Dan akan terus terjadi, di momen kasih sayang yang disalah artikan seperti ini,” jelasnya.

Syamsudin menilai, pergaulan anak-anak di Tarakan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Seperti banyaknya beredar di akun media sosial, di mana ada anak perempuan yang diketahui tidak pulang-pulang ke rumahnya. Dan saat dirazia, sang anak perempuan tersebut malah ditemukan di sebuah hotel.

“Ini tentunya sangat miris. Dan peran orang tua juga sangat penting di sini harus lebih peduli terhadap anak-anaknya. Selain pengawasan dari luar, pengawasan dari dalam juga sangat penting,” pungkasnya. (eru/nri)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 10:46

Dua Kadis Pamer Simbol Empat

TARAKAN - Di tengah masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan 2018, beredar foto…

Senin, 19 Februari 2018 10:44

Misi Sulit Setiap Sakit

VISI Kementerian Kesehatan yang mengharapkan masyarakat Indonesia sehat mandiri dan berkeadilan faktanya…

Senin, 19 Februari 2018 10:41

Biaya Kuliah Tak Sebanding

BIAYA yang dikeluarkan untuk menjadi dokter sangat besar. Menempuh pendidikan bertahun-tahun, lantas…

Senin, 19 Februari 2018 10:34

18 Jam Jaringan Internet Lumpuh

TARAKAN - Jaringan internet di Bumi Paguntaka kembali mengalami gangguan. Durasi gangguan tersebut sekira…

Senin, 19 Februari 2018 10:32

Menanti Realisasi Janji

TARAKAN – Ketua RT 7, Kelurahan Juata Laut, Muhammad Jaini mengatakan, sejak 2014 silam tak ada…

Senin, 19 Februari 2018 09:57

Empat Jenis Seragam Tinggal Debu

TARAKAN - Hanya sebuah lemari kosong yang dapat diselamatkan santri yang mendiami Asrama Usman milik…

Senin, 19 Februari 2018 09:54

Agrowisata Karoengan dengan Wajah Baru

TARAKAN – Objek wisata di Bumi Paguntaka kian bertambah. Pilihan menghabiskan waktu luang semakin…

Senin, 19 Februari 2018 09:52

PAW Sabar Menunggu SK

TARAKAN– Sabar Santuso dipastikan telah mundur dari kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Senin, 19 Februari 2018 09:50

Dana Bagi Hasil Tak Sesuai Harapan

TARAKAN - Persoalan utang tidak luput dari perhatian  Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia…

Senin, 19 Februari 2018 09:46

Warga Pertanyakan Perbaikan Jalan

TARAKAN – Ketua RT 5, Kelurahan Lingkas Ujung, Muhammad Arifin mengatakan, sebenarnya Jalan Jembatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .