MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Februari 2018 12:58
Copot Baliho, Belum Masa Kampanye

Gembira Raih Nomor yang Diincar

SIAP BERSAING: Keempat pasangan calon sudah mendapatkan nomor urut yang diundi di Graha Pemuda Jalan Sei Sesayap, Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur, kemarin (13/2). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Tahapan pengambilan nomor urut keempat pasangan calon (paslon) Pilwali Tarakan sudah dilaksanakan, kemarin (13/2).  Namun masa kampanye belum dimulai. Untuk itu baliho-baliho, stiker dan alat peraga kampanye yang berada di sepanjang jalan-jalan di Bumi Paguntaka wajib dicopot.

Kepada media ini, Ketua Panwaslu Tarakan, Sulaiman mengatakan sudah menyurati setiap paslon dan tim pemenangan untuk mencabut baliho atau spanduk yang telah dipasang oleh setiap paslon. Sebab akan diganti dengan nomor-nomor paslon. “Sebaiknya diturunkan sendiri. Kami mengimbau agar diturunkan,” ujar Sulaiman.

Dalam pelaksanaan kampanye, Sulaiman menjelaskan bahwa dalam PKPU nomor 4 tahun 20017 tentang Kampanye, yang menyebutkan adanya alat peraga kampanye dan bahan kampanye. Dalam regulasi itu juga diatur penempatannya. Sehingga penempatannya tidak di sembarang tempat.

“Jika nantinya para paslon tidak menurunkan baliho-baliho itu, maka kami akan kirimkan surat untuk kedua kalinya. Kalau masih tidak diindahkan, kami segera memanggil tim pemenangan dari paslon tersebut,” tegas Sulaiman.

Sulaiman mengimbau setiap paslon yang sudah ditetapkan, selama belum memasuki masa kampanye setiap alat peraga wajib dilepaskan, hingga waktu kampanye tiba, barulah alat peraga tersebut dapat dipasang yang sesuai dengan tempat yang telah ditentukan KPU.

Para calon hadir lengkap menggandeng pasangannya. Hj. Umi Suhartini paling ekspresif usai membuka nomor undian. Ia bahkan sampai meloncat gembira bersama pasangannya Mahruddin Mado.

Sementara pasangan dr. Khairul-Effendhi Djuprianto (Oke) dan pasangan H. Badrun-Ince A. Rifai (Bais) melempar senyum saat membuka nomor urut. Berbeda dengan pasangan Sofian-Sabar (Sobat) yang hanya tersenyum seadanya.

Calon Wali Kota Tarakan, Sofian Raga mengungkapkan mereka tetap  bersyukur sebab bisa mendapatkan nomor urut paling akhir. Calon petahana itu berharap agar dengan nomor ini, keduanya bisa meraih kemenangan pada Juni mendatang. “Semua nomor sama saja,” singkat Sofian.

Terpisah, Hj. Umi Suhartini mengatakan mengaku sangat senang saat mengetahui nomor urut yang dibukanya sama persis yang diharapkan, yakni nomor urut 1. “Kami merasa bangga dan bersyukur. Sebenarnya nomor berapa pun itu bagus. Tapi nomor 1 itu terdepan, mudah diingat dan disebut,” ujarnya.

Di tempat yang sama, calon Wali Kota Tarakan, dr. Khairul mengatakan tidak kecewa karena tidak mendapatkan nomor 1. Kendati begitu baginya nomor yang didapatkannya saat ini, merupakan nomor yang diharapkan bisa membawanya meraih kursi nomor satu di Bumi Paguntaka. “Mudah-mudahan nomor ini bisa bernasib sama dengan kesuksesan yang sudah diraih seperti pemilihan gubernur yang juga bernomor sama,” harapnya.

Sama dengan H. Badrun, baginya mendapatkan nomor urut ganjil dan tidak menjadi masalah. “Apapun itu yang penting usaha untuk bisa meraih apa yang diharapkan,” singkat Badrun.

Sementara itu Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo menyampaikan bahwa, dalam proses pengundian nomor pasangan calon telah dilakukan murni oleh pihaknya, dan bisa diterima dengan baik oleh setiap paslon. “Marilah kita saling menjaga dan sosialisasikan ini,” bebernya.

Melalui hal tersebut, Teguh mengimbau kepada masyarakat agar dapat memastikan telah terdaftar dalam DPT. Sebab proses coklit masih berjalan sampai 18 Februari, untuk kemudian didaftarkan di DPS, yang akan diumumkan pada 19 April 2018. Sebelum ditetapkan menjadi DPT. “Pastikan semua warga Tarakan, terdaftar dalam DPT,” tegasnya.

POLRI DAN TNI SIAP AMANKAN MASA KAMPANYE

Usai pengambilan nomor urut, tahapan selanjutnya kampanye dari masing-masing paslon untuk mengenalkan visi dan misinya kepada masyarakat Bumi Paguntaka. Dalam masa kampanye nanti personel gabungan dari Polri dan TNI akan disiapkan untuk mengawal kampanye, agar pelaksanaan kampanye yang dilakukan empat paslon nantinya berjalan aman dan tertib. “Baik kampanye terbuka maupun tertutup nanti akan dilakukan sesuai dengan standard operational procedure (SOP),” ucap AKBP Dearystone Supit, Kapolres Tarakan ditemui usai pencabutan nomor urut paslon.

Sebelum menggelar kampanye terbuka atau tertutup, harus ada pemberitahuan terlebih dahulu ke Polres Tarakan. “Harus melapor ke Polres Tarakan dulu bila ingin melaksanakan kampanye, nanti anggota kami yang melakukan pengamanan, agar jalannya kampanye ini bisa berjalan tertib dan lancar,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya belum melakukan penambahan personel pengamanan untuk kampanye nanti, karena melihat situasi Tarakan hingga saat ini masih kondusif jelang kampanye. “Penambahan personel dilakukan bila ada situasi yang  kontijensi, sehingga perlu bantuan personil untuk melakukan pengamanan,” bebernya.

Selain itu dirinya menilai dengan jumlah personel yang ada saat ini, baik Polri maupun TNI masih cukup untuk melakukan pengamanan saat memasuki tahapan kampanye. “Situasi Tarakan saat ini masih normal, sehingga untuk pengamanan nanti dari personel Polri maupun TNI masih cukup, saya berharap nanti saat memasuki tahapan kampanye kondisinya tetap kondusif seperti saat ini,” harapnya.

Terkait pengamanan pencabutan nomor paslon wali kota dan wakil wali kota, dirinya menjelaskan bahwa pengamanan sudah dilakukan sesuai dengan SOP. “Dalam pengamanan kali ini, kita melibatkan kurang lebih 520 personel Polri maupun TNI, selain itu untuk memastikan suasana tetap aman kita melakukan pemeriksaan menggunakan metal detector kepada semua orang yang akan masuk ke lokasi pencabutan nomor urut,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada semua pihak untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan Kota Tarakan, ketika sudah ada putusan siapa pemenang dalam Pilwali Kota Tarakan 2018. “Semua harus bisa menjaga keamanan bersama, kita berharap siapa pun yang terpilih nanti bisa melanjutkan program yang sudah berjalan sebelumnya untuk kemajuan Kota Tarakan ke depan,” pungkasnya. (*/shy/jnr/nri)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 21:04

Pemkot Pengin Mengadu ke Kemendagri

TARAKAN - Rencana pengalihan sejumlah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Senin, 21 Mei 2018 17:43

Terduga Jaringan ISIS Sebut Dirinya Iseng

TANJUNG SELOR – Terduga teroris AS (22) yang beberapa waktu lalu diamankan Densus 88 Antiteror,…

Senin, 21 Mei 2018 12:49

Kadin Bingung Birokrasi Kewenangan di Laut

Beras 2.900 ton dari Vietnam. Begitu temuan aparat Kamis 19 April lalu. Kapal Vietnam Dong Thien Phu…

Senin, 21 Mei 2018 12:45

Hidup dari Pecahan Batu Kerikil

Tidak selamanya kehidupan layak dan dinikmati dengan nyaman. Sennang, nenek berusia 72 tahun di RT 61…

Senin, 21 Mei 2018 12:32

Tak Ada Bom, EF Dipulangkan

PRIA berinisial EF yang sempat membuat heboh Bandara Internasional Juwata Tarakan pada Jumat (18/5),…

Senin, 21 Mei 2018 12:29

Perketat Lingkungan, Poskamling Harus Aktif

TARAKAN – Mengantisipasi tindak kriminal di lingkungan rukun tetangga (RT), masing-masing Ketua…

Senin, 21 Mei 2018 11:16

Waspada Indekos dan Kontrakan

SEJAK penangkapan AS, terduga kelompok ISIS di Karang Anyar, Tarakan Barat, Kamis 17 Mei lalu, Pemerintah…

Senin, 21 Mei 2018 11:11

Pelunasan Tahap Kedua Menunggu Dua CJH

GELOMBANG kedua tahap pelunasan biaya haji kembali dibuka sejak 16 Mei lalu hingga 25 Mei mendatang.…

Senin, 21 Mei 2018 11:08

Jeli dan Perketat TPS

TARAKAN - Penggunaan lilin pada jari kelingking saat pemilihan memang harus dicegah. Pasalnya, jika…

Senin, 21 Mei 2018 11:02

Prioritaskan Dua Item di Musrenbang

TARAKAN – Di lingkungan RT 1, Kelurahan Kampung Enam memprioritaskan dua item dalam usulan Musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .