MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Februari 2018 12:47
Bangunan PPI Dianggap Merugikan
DIBANGUN: Pembangunan PPI Sebatik masih sedang dilakukan, beberapa gedung dan jembatan pendaratan ikan masih dikerjakan. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, dianggap telah merugikan masyarakat yang telah melakukan kerja sama dalam tahap proses pekerjaan pada 2017 lalu.

Penyuplai kebutuhan kayu saat pekerjaan pembangunan PPI Sebatik pada 2017 lalu, Dedi mengatakan hingga kini perusahaan yang mengerjakan  pembangunan tersebut tidak bertanggungjawab, karena telah meninggalkan Sebatik dan juga meninggalkan utang kayu yang belum dilunasi.

“Perusahaan yang mengerjakan baru membayar sekira Rp 40 juta, sedangkan masih ada lebihnya belum dibayar lebih dari Rp 200 juta,” kata Dedi.

Menurutnya, pihak yang telah melakukan pekerjaan di PPI Sebatik sangat tidak bertanggungjawab. Karena telah merugikan banyak orang, bukan hanya satu orang yang belum dibayar terkait barang yang digunakan dalam proses pembangunan PPI Sebatik.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, pembangunan PPI mulai dari gedung hingga jembatan harus segera ditindaklanjuti, karena saat ini pihak yang telah melakukan pembangunan berupa gedung dan jembatan itu, telah meninggalkan Sebatik. Sehingga utang yang ditinggalkan belum dibayar.

“Ini sama halnya melarikan diri saja, tanpa ingin bertanggungjawab. Jika begini semua perusahaan luar yang mengerjakan pembangunan di Sebatik, pasti banyak masyarakat yang dirugikan,” kesalnya.

Diketahui, pekerjaan pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu Sebatik, dengan nomor kontrak 191/PL.410/D1/PPK/V/2017, tanggal kontrak 16 Mei 2017, waktu pekerjaan 180 hari kalender, dengan nilai kontrak 53,698 miliar. Pelaksana adalah PT. Michellindo Cahaya Rejeki Surabaya, serta pengawas PT. Muara Consult Bandung. Anggaran tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sedangkan pembangunan rehab PPI Sebatik menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara sebesar Rp 3, 970 miliar. Untuk pekerjaan tersebut dilakukan KSO Cipta Semseta. JO yang beralamat di Tarakan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltara, Ir. Amir Bakri mengatakan, untuk pembangunan PPI Sebatik yang menggunakan APBD sedang bermasalah. Sedangkan yang menggunakan DAK dari Pemprov Kaltara tidak bermasalah hingga saat ini.

“Yang menggunakan DAK telah selesai 100 persen, kecuali yang dikerjakan menggunakan APBN yang bertanggungjawab tentu KKP,” kata Amir Bakri.

Ia menjelaskan, untuk pembanggunan PPI Sebatik yang menggunakan DAK yang dikerjakan hanya pagar dan satu gedung. Selebihnya menggunakan APBN dari KKP. Pembangunan yang menggunakan APBN tidak selesai adalah jembatan.

“Pemerintah pusat hanya membayar 50 persen sesuai pekerjaan yang telah dilakukan di Sebatik, sedangkan perusahaan tersebut telah diblokir dan tidak dapat mengerjakan kembali pembangunan PPI Sebatik,” ujarnya. (nal/nri)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 10:35

Sabu Dalam Dubur Ketahuan Lagi

NUNUKAN – Polisi lagi-lagi mengamankan kurir narkoba jenis sabu-sabu. Barang bukti dimasukkan…

Senin, 19 Februari 2018 10:15

Warga Enggan Bayar Biaya Sertifikat

NUNUKAN – Pembuatan sertifikat tanah melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) atau program…

Senin, 19 Februari 2018 10:13

Wajib Dua Ribu KTP, H. Hafid Calon DPR RI

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Nunukan hadir dalam program Obrol Parpol di Kantor Radar Nunukan,…

Senin, 19 Februari 2018 09:49

Belum Ada Solusi, Jalan Terus Dikeluhkan

NUNUKAN – Menjadi Lokasi Prioritas (Lokpri) I dan II tak membuat Krayan keluar dari kesulitan.…

Senin, 19 Februari 2018 09:40

Telur Palsu Meresahkan

NUNUKAN – Telur palsu diduga kini telah beredar di Kabupaten Nunukan. Keresahan masyarakat semakin…

Senin, 19 Februari 2018 09:38

TKI Ilegal Dipicu Migrasi Keluarga

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tak juga mereda.  Salah satu pemicunya karena…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:18

Pintu Resmi Libur, Jalur Tikus Diincar

NUNUKAN -  Aktivitas jalur penyeberangan resmi Nunukan-Tawau, Malaysia, Jumat (16/2)  libur,…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:54

Berharap Tanpa Gangguan Kriminal

NUNUKAN – Ratusan lampion serta belasan lilin raksasa kembali mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:53

Lihat Pemuda Candu Lem, Laporkan!

BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan mengimbau masyarakat melaporkan jika melihat atau…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:31

Jalan Lingkar Diguyur Rp 22 M, Tapi Jangan Asal

NUNUKAN – Jalan Lingkar di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat yang mengalami longsor pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .