MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Februari 2018 12:47
Bangunan PPI Dianggap Merugikan
DIBANGUN: Pembangunan PPI Sebatik masih sedang dilakukan, beberapa gedung dan jembatan pendaratan ikan masih dikerjakan. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, dianggap telah merugikan masyarakat yang telah melakukan kerja sama dalam tahap proses pekerjaan pada 2017 lalu.

Penyuplai kebutuhan kayu saat pekerjaan pembangunan PPI Sebatik pada 2017 lalu, Dedi mengatakan hingga kini perusahaan yang mengerjakan  pembangunan tersebut tidak bertanggungjawab, karena telah meninggalkan Sebatik dan juga meninggalkan utang kayu yang belum dilunasi.

“Perusahaan yang mengerjakan baru membayar sekira Rp 40 juta, sedangkan masih ada lebihnya belum dibayar lebih dari Rp 200 juta,” kata Dedi.

Menurutnya, pihak yang telah melakukan pekerjaan di PPI Sebatik sangat tidak bertanggungjawab. Karena telah merugikan banyak orang, bukan hanya satu orang yang belum dibayar terkait barang yang digunakan dalam proses pembangunan PPI Sebatik.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, pembangunan PPI mulai dari gedung hingga jembatan harus segera ditindaklanjuti, karena saat ini pihak yang telah melakukan pembangunan berupa gedung dan jembatan itu, telah meninggalkan Sebatik. Sehingga utang yang ditinggalkan belum dibayar.

“Ini sama halnya melarikan diri saja, tanpa ingin bertanggungjawab. Jika begini semua perusahaan luar yang mengerjakan pembangunan di Sebatik, pasti banyak masyarakat yang dirugikan,” kesalnya.

Diketahui, pekerjaan pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu Sebatik, dengan nomor kontrak 191/PL.410/D1/PPK/V/2017, tanggal kontrak 16 Mei 2017, waktu pekerjaan 180 hari kalender, dengan nilai kontrak 53,698 miliar. Pelaksana adalah PT. Michellindo Cahaya Rejeki Surabaya, serta pengawas PT. Muara Consult Bandung. Anggaran tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sedangkan pembangunan rehab PPI Sebatik menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara sebesar Rp 3, 970 miliar. Untuk pekerjaan tersebut dilakukan KSO Cipta Semseta. JO yang beralamat di Tarakan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltara, Ir. Amir Bakri mengatakan, untuk pembangunan PPI Sebatik yang menggunakan APBD sedang bermasalah. Sedangkan yang menggunakan DAK dari Pemprov Kaltara tidak bermasalah hingga saat ini.

“Yang menggunakan DAK telah selesai 100 persen, kecuali yang dikerjakan menggunakan APBN yang bertanggungjawab tentu KKP,” kata Amir Bakri.

Ia menjelaskan, untuk pembanggunan PPI Sebatik yang menggunakan DAK yang dikerjakan hanya pagar dan satu gedung. Selebihnya menggunakan APBN dari KKP. Pembangunan yang menggunakan APBN tidak selesai adalah jembatan.

“Pemerintah pusat hanya membayar 50 persen sesuai pekerjaan yang telah dilakukan di Sebatik, sedangkan perusahaan tersebut telah diblokir dan tidak dapat mengerjakan kembali pembangunan PPI Sebatik,” ujarnya. (nal/nri)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 12:48

Minim Suntikan PAD

NUNUKAN – Kontribusi PT Nusa Serambi Persada (NSP) kepada pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:47

Puluhan Algaka Ditertibkan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban Alat…

Rabu, 12 Desember 2018 12:46

Pemerintah Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah kini getol memburu pelaku wajib pajak yang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:43

Operasi Kembali, Mengutang Kantong Darah

NUNUKAN – Setelah sempat terhenti, pelayanan donor darah di Palang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:36

Pelaku dan Barang Bukti Penyelundup Kayu Dilimpahkan ke Polres

NUNUKAN – Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan melimpahkan berkas perkara…

Selasa, 11 Desember 2018 15:25

Sertifikasi Profesi Berpengaruh Tinggi

NUNUKAN – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon Pegawai Negeri…

Selasa, 11 Desember 2018 15:23

Setelah Mangkir Dua Kali, ZK Diperiksa Satu Jam

NUNUKAN – Meski sempat mangkir dua kali dari panggilan Badan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:20

Honorer Dipertahan hingga 5 Tahun

NUNUKAN – Pengangkatan pegawai honorer di 2019 dipastikan sudah tidak…

Selasa, 11 Desember 2018 15:03

Kasus Kecelakaan Meninggal Dunia Meningkat

NUNUKAN – Kasus kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan pengendara meninggal…

Senin, 10 Desember 2018 13:06

ASTAGA..!! Rumah Sakit Pratama di Sebuku Ditutup..!! Kenapa Ya..?

NUNUKAN – Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Sebuku diketahui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .