MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Februari 2018 12:36
Korban Biasa Meninggalkan Rumah Berhari-hari
MASIH DISELIDIKI: Petugas menunjukkan mayat PA yang mengapung di perairan Sungai Kayan, Desa Long Beluah sebelum dilakukan evakuasi pada Senin (12/2). POLSEK TANJUNG PALAS BARAT

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bulungan belum dapat memastikan penyebab tenggelamnya PA (38), warga Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat yang ditemukan mengapung di perairan Sungai Kayan, Senin (12/2) lalu. Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry mengungkap penyelidikan guna membuat terang apa yang dialami korban PA.

“Saat ini masih diselidiki, memang dari hasil yang ada, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan. Akan tetapi, kami dari pihak kepolisian juga wajib mengetahui penyebabnya, untuk itu masih dilakukan penyelidikan,” ucapnya saat ditemui, Selasa (13/2).

Penyelidikan yang dilakukan, kata dia, seperti mencari keterangan dari pihak-pihak korban, baik dari teman maupun keluarga. Dengan keterangan yang diberikan, tentu membantu pihaknya dalam menarik kesimpulan. “Jadi saat ini masih berproses, anggota kami juga sudah ke sana (Tanjung Palas Barat),” singkatnya.

Sebelumnya, penemuan mayat PA di sebuah dermaga apung berjenis batang kayu membuat geger masyarakat sekitar. Pasalnya ketika ditemukan mengapung sekira pukul 07.00 Wita pada Senin (12/2), mayat berjenis kelamin lelaki tersebut dalam kondisi membengkak, sehingga sulit diidentifikasi. “Namun karena ada tanda di tubuh korban, akhirnya bisa dikenali dan memang merupakan warga RT 05 Desa Long Beluah,” ucap Rahmad, Camat Tanjung Palas Barat saat dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan keluarga dan teman-temannya, korban sempat hilang selama dua hari. Namun pihak keluarga tidak merasa khawatir, sebab korban kerap bepergian. “Karena sering bersama teman-temannya, makanya keluarga juga tidak mencari, terlebih lagi orang tuanya sudah berumur dan sakit-sakitan,” jelasnya.

Dugaan sementara, korban terjatuh pada saat hendak memancing atau mencari ikan dengan cara merawai. “Sebab korban tersangkut tali rawai, kalau memang itu jatuh karena yang lain, pasti dia sudah jauh ke hilir, tapi belum bisa dipastikan penyebabnya, sebab tidak ada yang melihat,” imbuhnya.(sny/lim)


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:18

Revisi RTRW Dikebut

TANJUNG SELOR – Revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang…

Senin, 19 November 2018 15:17

Desak Selesaikan Masalah Batas Wilayah

TANJUNG SELOR – Hingga kini, sejumlah daerah termasuk Kalimantan Utara…

Senin, 19 November 2018 15:16

Gagal Tes CPNS, Harus Lebih Kreatif

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan…

Senin, 19 November 2018 15:15

Dua Terdakwa Sabu Terima Hukuman 17 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR - Dua terdakwa perkara sabu-sabu seberat 1.000,3 gram,…

Senin, 19 November 2018 15:13

Bawaslu Akan Tindak Parpol Bandel

TANJUNG SELOR – Sejak kampanye bergulir, Badan Pengawas Pemilihan Umum…

Senin, 19 November 2018 15:08

Perkara Ayah Bejat Dilimpahkan ke Kejari

TANJUNG SELOR – Setelah menerima petunjuk dari Jaksa yang menyatakan…

Senin, 19 November 2018 10:45

Pelabuhan Bunyu Butuh Restu Pertamina

BUNYU – Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie melanjutkan kegiatan…

Senin, 19 November 2018 10:43

Menikmati Buah, Turis Asing ke Desa Ardi Mulyo

WEEKEND Asyik kembali menyapa Anda di akhir pekan ini dengan…

Senin, 19 November 2018 10:41

Pemindahan Ibu Kota Tunggu RTRW Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan…

Senin, 19 November 2018 10:40

DIKLAIM..!! Rusunawa Didesain Tahan Gempa

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .