MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Februari 2018 12:14
Nomor Satu Paling Diincar
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – KPU Tarakan memastikan empat bakal calon (balon) yang sudah mendaftar pada 8-10 Januari lalu, dinyatakan memenuhi syarat dan bisa mengikuti rangkaian kampanye hingga 27 Juni. Hari ini, keempat pasangan calon (paslon) bersiap untuk mengikuti tahapan pengundian nomor urut.

Keempat paslon di antaranya Sofian Raga-Sabar Santuso (Sobat), dr. Khairul-Effendhi Djuprianto (Oke), Badrun-Ince A.Rifai (Bais) dan dari jalur perseorangan Hj.Umi Suhartini-Mahruddin Mado.

Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan sebelum dinyatakan memenuhi syarat, pihaknya sudah melakukan verifikasi berkas. Saat verifikasi KPU memeriksa dukungan parpol, berkas pribadi para calon, ijazah, hasil kesehatan dan sebagainya yang telah dinyatakan komprehensif. Dari tahapan itu beberapa berkas harus terlebih dulu diperbaiki. Setelah diperbaiki, KPU langsung mengadakan pleno penetapan.

“Kalau ada yang diragukan, kami akan konfirmasi. Tapi proses verifikasinya sudah selesai,” beber Teguh saat melakukan rapat pleno penetapan paslon terbuka kemarin (12/2).

Lebih lanjut lulusan ITB ini menjelaskan, tahapan akan dilanjutkan dengan pengambilan nomor. Hari ini para paslon dipersilakan oleh KPU Tarakan untuk membawa para pendukung, dengan catatan tidak lebih dari 30 orang. Yang nantinya diperbolehkan masuk ke dalam gedung Graha Pemuda di Jalan Sei Sesayap Kampung Empat.

“Di luar dari 30 orang itu, hanya boleh berada di luar ruangan. Nanti kami akan siapkan layar untuk tetap bisa menyaksikan proses pengambilan nomor urut,” jelas Teguh.

Tak hanya itu, massa pendukung paslon juga diperbolehkan oleh KPU membawa atribut dukungan untuk meramaikan. Yang menjadi catatan ialah, setiap paslon diwajibkan hadir saat melaksanakan pengambilan nomor urut. Namun, jika tidak sempat hadir, maka harus memberikan keterangan tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Tapi perlu diingat, besok (hari ini) itu bukan kampanye yang ada adu yel-yel ya,” tegasnya.

Terpisah, Calon Wali Kota Tarakan, dr. Khairul menyatakan, saat pengambilan nomor urut hari ini, ia menginginkan nomor urut 1. Sebab menurutnya angka tunggal adalah angka yang baik.

“Tapi, nomor berapa pun saya pikir sama saja. Namun, kalau nomor yang lain, saya pikir agak sulit menyesuaikan dengan simbol yang selama ini kami perkenalkan,” tutur dr. Khairul, Minggu (11/2).

Tim paslon Oke sudah menyiapkan simbol-simbol yang pas untuk kampanye dengan semua kemungkinan nomor yang didapatkan. Sebab bagi Khairul, nomor berapapun akan sama saja baginya, dan keberuntungan sudah digariskan kepada setiap manusia. Sehingga ia tak percaya kepada hal-hal yang bersifat ramalan.

Sama halnya, dengan Calon Wali Kota Tarakan H. Badrun menyatakan nomor berapapun yang dia dapatkan, asalkan membawa keberuntungan. “Memangnya ada nomor baik atau tidak baik? Kalau saya lebih suka nomor ganjil, karena nomor ganjil itu pasti ada solusi. Itu adalah nomor yang berorientasi pada solusi,” bebernya.

Saat dihubungi Radar Tarakan, Calon Wakil Wali Kota Tarakan dari pasangan Sobat, Sabar Santuso mengatakan dia beserta pasangannya, menyerahkan nomor undian kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Itu terserah Allah lah. Nanti kalau saya sebutkan takut kecewa kalau tidak sesuai fakta,” singkatnya saat dihubungi media ini.

Sementara itu, Calon Wali Kota Tarakan Hj. Umi Suhartini mengatakan bahwa dirinya menginginkan nomor satu. Sebab nomor satu merupakan nomor yang ia idam-idamkan untuk maju menjadi calon wali kota. "Kami ingin nomor satu, memang sudah suka nomor itu," singkat ibu lima anak ini.

Di sisi lain, semua pasti mengidamkan nomor urut 1, yang dipercaya sebagai nomor keberuntungan. Namun, dalam dunia psikologi nomor urut dinilai tidak berpengaruh besar dalam meningkatkan semangat dan optimisme bakal calon wali kota dan wakil wali kota.

Psikolog Klinis Arief  Wahyu, S.Psi, CHt, menyebutkan jika semangat dan optimistis untuk memenangkan pilkada itu, tergantung pada masing-masing semangat dari para paslon.

"Secara singkat kalau bicara soal nomor urut secara psikologis tidak berpengaruh. Tergantung bagaimana mempresepsikan nomor tersebut," tutur Arief sapaan akrabnya.

Namun, Arief menyebut tidak menutup kemungkinan dari sudut pandang  keilmuan yang lain terdapat pemaknaan tersendiri terhadap nomor urut tersebut. “Dalam dunia psikologi selama ini saya belum pernah tahu, tapi dari sudut pandang lain mungkin ada," singkat Arief.

BELUM TEMUKAN PELANGGARAN

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tarakan, Sulaiman mengatakan, selama pelaksanaan tahapan pilwali dilaksanakan, dia belum menemukan kecurangan-kecurangan. Untuk itu, Panwaslu akan tetap melakukan pengawalan secara ketat, seperti pengiriman rekomendasi terhadap verifikasi yang harus difaktualkan, dan sebagainya.

Menyoal terkait syarat pencalonan seperti ijazah, kata Sulaiman, merupakan sebuah hal yang substansi sehingga pihaknya harus mengetahui dua hal, seperti pelanggaran administrasi dan pidana.

“Makanya kami mengimbau kepada KPU untuk melakukan verifikasi secara faktual terkait pemeriksaan ijazah itu,” bebernya.

Namun hingga kini, ia mengakui ijazah yang dimiliki setiap paslon ialah asli. Sebab, pihaknya memiliki bukti keterangan yang diberikan langsung oleh setiap sekolah maupun universitas. (*/shy/nri/ddq)


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 23:32

Anak Petani yang Mendambakan Pebisnis

Sebanyak 34 pelajar dari Kalimantan Utara mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok dengan…

Senin, 24 September 2018 23:17

173 CDOB Serbu Istana dan DPR RI

NUNUKAN - Ratusan calon daerah otonomi baru (CDOB) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional Percepatan…

Senin, 24 September 2018 14:15

Karena Jari, Badan Binasa

Penyebaran informasi hoaks dengan tindakan, ucapan, dan tulisan mudah ditemui, apalagi di tahun politik.…

Senin, 24 September 2018 14:13

Dipicu Pemahaman Linguistik dan Kejiwaan

PENGGUNAAN kata-kata kebencian atau ujaran kebencian sering kali tidak disadari karena pemahaman akan…

Senin, 24 September 2018 14:11

Tiga Laka, Seorang Menderita Patah Kaki

TARAKAN – Di tengah peringatan Hari Lalu Lintas, kecelakaan justru berentetan terjadi. Minggu…

Senin, 24 September 2018 14:09

Defisit Pengaruhi Pemasukan Baznas

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan berupaya mencapai target pendapatan di tahun ini sebesar…

Senin, 24 September 2018 14:08

Butuh Kegigihan Meyakinkan Restu Orang Tua

Sebanyak 34 pelajar dari Kalimantan Utara mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok dengan…

Senin, 24 September 2018 13:22

Akui Minim Personel dan Alat

TARAKAN – Pengamanan pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 mendatang diakui masih minim. Terlebih…

Senin, 24 September 2018 13:16

Sulap Embung Jadi Tempat Wisata

TARAKAN – Terkait rencana pengembangan pariwisata di lokasi Embung Persemaian oleh Dinas Pariwisata…

Senin, 24 September 2018 13:13

Kerusakan Semakin Parah dan Terancam Putus

TARAKAN – Tak ada habis-habisnya permasalahan kerusakan jalan di lingkungan masyarakat. Ada saja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .