MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Februari 2018 12:10
Dua Sandera Dibebaskan Denjaka di Sebatik
SELAMATKAN SANDERA: Latihan keadaan khusus pasukan Denjaka TNI AL menyelamatkan warga Sebatik yang disandera oleh teroris di terminal penumpang, Pelabuhan Sei Pancang Sebatik Utara, Senin (12/2) dini hari. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Detasemen Jalanmangkara (Denjaka) berhasil menyelamatkan dua warga Sebatik yang disandera teroris di dua tempat. Operasi penyergapan detasemen penanggulangan teror aspek laut TNI Angkatan Laut itu, diawali di Kantor UPP Kelas III-B Sebatik, Senin (12/2) sekira pukul 04.00 Wita. Lokasi kedua di terminal penumpang Pelabuhan Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara sekira pukul 06.00 Wita. Tokoh masyarakat yang disandera akhirnya dapat diselamatkan dalam operasi berdurasi sekira 10 menit.

Direktur Latihan Keadaan Khusus Denjaka Kolonel Wurjanto mengatakan, itu merupakan rangkaian latihan keadaan khusus Denjaka melalui program kerja Korps Marinir Tahun Anggaran (TA) 2017. “Dalam rangka memelihara kemampuan pasukan khusus, sehingga perlu dilakukan latihan keadaan khusus di pulau terluar seperti di Pulau Sebatik,” kata Wurjanto kemarin saat upacara penutupan latihan.

Selain melaksanakan operasi anti teror, latihan tersebut dilakukan dalam rangka kesiapsiagaan prajurit Denjaka menangani teroris di Pulau Sebatik yang merupakan titik terdekat dari negara tetangga, Malaysia dan Filipina.

Latihan keadaaan khusus yang dilaksanakan di Sebatik dimulai pada 3 hingga 16 Februari. Latihan yang dilakukan adalah latihan posko dan lapangan. Prajurit TNI AL dilibatkan sebanyak 146 orang termasuk pasukan Denjaka.

Sementara, Komandan Korps Marinir TNI AL Mayor Jenderal TNI Mar Bambang Suswantono mengatakan, latihan keadaan khusus secara umum berjalan dengan lancar. “Tujuan pelaksanaan latihan dalam rangka menjaga teror aspek laut khusus di pulau terluar di Indonesia,” kata.

Menurutnya, untuk menjaga teror aspek laut sangat dibutuhkan strategi dan taktis prajurit Denjaka. Selama latihan dilaksanakan tentu ditemukan kekurangan, terutama dari segi sarana prasarana. Ke depan latihan keadaan khusus akan dapat ditingkatkan jika ditemukan kekurangan dalam pelaksanaannya.

Lanjut dia, memperhatikan lingkungan strategis tentunya harus disadari bahwa selalu siap siaga terutama pasukan tempur yang telah disiapkan, khususnya pasukan anti teror. Hal tersebut perlu dilakukan, untuk mengantisipasi ancaman teroris di laut. “Tidak menutup kemungkinan acaman teroris dapat bergeser ke berbagai daerah wilayah NKRI, khususnya di laut termasuk pulau-pulau kecil seperti Sebatik ini,” ujarnya.

Untuk itu, pasukan khusus anti teror dari TNI AL harus selalu menyiapkan diri dari segala kemungkinan yang terjadi di laut. Pesannya kepada prajurit Denjaka yang telah melaksanakan latihan di Sebatik, agar terus menggali ilmu pengetahuan baik taktik maupun teknik. “Hal-hal yang ditemukan selama latihan, agar dapat dijadikan bahan evaluasi untuk pelaksanaan latihan yang akan datang, agar lebih baik dalam menyiapkan pasukan anti teror Denjaka” pesannya.

Tidak menutup kemungkinan ke depannya, Denjaka akan ditempatkan di beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bambang menilai, jika kondisi membutuhkan, tentunya pengiriman Denjaka segera dilakukan. “Jika kondisi memungkinkan, pengiriman pasukan Denjaka dilakukan,” ujarnya.

Lanjutnya, sebelum melakukan pengiriman, Satgas Marinir yang ditempatkan di Sebatik lebih dulu melakukan penanggulangan. Jika eskalasi memuncak, pasukan Denjaka dikerahkan. Sebab, Denjaka memang dipersiapkan untuk melaksanakan misi dan menyelesaikan dengan cepat dan tepat. Sehingga, latihan dilakukan guna meningkatkan keterampilan, kemampuan, kesiapsiagaan pada tugas mengatasi terorisme. “Denjaka setiap saat siap. Karena perintah melaksanakan misi tidak diketahui kapan. Bahkan, komandannya juga tidak akan mengetahui kapan akan dilakukan,” tambahnya.

Sebelumnya, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII  Laksamana TNI Sigit Setiyanta berencana menambah personel dari jumlah yang ada sekira 600 personel menjadi seribu. Itu disampiakan usai melakukan kunjungan kerja di Lanal Nunukan. Tekatnya menambah personel hingga ke sejumlah pos perbatasan di Sebatik. “Jumlah personel akan ditingkatkan ke depannya menjadi sekitar 1.000 personel,” sebutnya.

Saat ini, dari pengamatannya di sejumlah pos perbatasan, seluruhnya telah mengalami peningkatan perbaikan. Untuk fasilitas pendukung kapal, persenjataan dan personel, dirinya juga berjanji ke depan secara bertahap melengkapi standar pengamanan. “Lanal Nunukan dan Satgas Marinir telah melasanakan tugas utama seperti patroli pengamanan laut atau Operasi Perisai Amlabat dengan menggerakkan tiga kapal patroli dan dua kapal KJRI, serta satu pesawat inti,” pungkasnya. (nal/akz/lim)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54
Dugaan Penyelundupan Beras di Nunukan

TERUNGKAP..!! Ada Beberapa Oknum Dapat "Jatah" ..??

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .