MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Februari 2018 12:10
Dua Sandera Dibebaskan Denjaka di Sebatik
SELAMATKAN SANDERA: Latihan keadaan khusus pasukan Denjaka TNI AL menyelamatkan warga Sebatik yang disandera oleh teroris di terminal penumpang, Pelabuhan Sei Pancang Sebatik Utara, Senin (12/2) dini hari. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Detasemen Jalanmangkara (Denjaka) berhasil menyelamatkan dua warga Sebatik yang disandera teroris di dua tempat. Operasi penyergapan detasemen penanggulangan teror aspek laut TNI Angkatan Laut itu, diawali di Kantor UPP Kelas III-B Sebatik, Senin (12/2) sekira pukul 04.00 Wita. Lokasi kedua di terminal penumpang Pelabuhan Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara sekira pukul 06.00 Wita. Tokoh masyarakat yang disandera akhirnya dapat diselamatkan dalam operasi berdurasi sekira 10 menit.

Direktur Latihan Keadaan Khusus Denjaka Kolonel Wurjanto mengatakan, itu merupakan rangkaian latihan keadaan khusus Denjaka melalui program kerja Korps Marinir Tahun Anggaran (TA) 2017. “Dalam rangka memelihara kemampuan pasukan khusus, sehingga perlu dilakukan latihan keadaan khusus di pulau terluar seperti di Pulau Sebatik,” kata Wurjanto kemarin saat upacara penutupan latihan.

Selain melaksanakan operasi anti teror, latihan tersebut dilakukan dalam rangka kesiapsiagaan prajurit Denjaka menangani teroris di Pulau Sebatik yang merupakan titik terdekat dari negara tetangga, Malaysia dan Filipina.

Latihan keadaaan khusus yang dilaksanakan di Sebatik dimulai pada 3 hingga 16 Februari. Latihan yang dilakukan adalah latihan posko dan lapangan. Prajurit TNI AL dilibatkan sebanyak 146 orang termasuk pasukan Denjaka.

Sementara, Komandan Korps Marinir TNI AL Mayor Jenderal TNI Mar Bambang Suswantono mengatakan, latihan keadaan khusus secara umum berjalan dengan lancar. “Tujuan pelaksanaan latihan dalam rangka menjaga teror aspek laut khusus di pulau terluar di Indonesia,” kata.

Menurutnya, untuk menjaga teror aspek laut sangat dibutuhkan strategi dan taktis prajurit Denjaka. Selama latihan dilaksanakan tentu ditemukan kekurangan, terutama dari segi sarana prasarana. Ke depan latihan keadaan khusus akan dapat ditingkatkan jika ditemukan kekurangan dalam pelaksanaannya.

Lanjut dia, memperhatikan lingkungan strategis tentunya harus disadari bahwa selalu siap siaga terutama pasukan tempur yang telah disiapkan, khususnya pasukan anti teror. Hal tersebut perlu dilakukan, untuk mengantisipasi ancaman teroris di laut. “Tidak menutup kemungkinan acaman teroris dapat bergeser ke berbagai daerah wilayah NKRI, khususnya di laut termasuk pulau-pulau kecil seperti Sebatik ini,” ujarnya.

Untuk itu, pasukan khusus anti teror dari TNI AL harus selalu menyiapkan diri dari segala kemungkinan yang terjadi di laut. Pesannya kepada prajurit Denjaka yang telah melaksanakan latihan di Sebatik, agar terus menggali ilmu pengetahuan baik taktik maupun teknik. “Hal-hal yang ditemukan selama latihan, agar dapat dijadikan bahan evaluasi untuk pelaksanaan latihan yang akan datang, agar lebih baik dalam menyiapkan pasukan anti teror Denjaka” pesannya.

Tidak menutup kemungkinan ke depannya, Denjaka akan ditempatkan di beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bambang menilai, jika kondisi membutuhkan, tentunya pengiriman Denjaka segera dilakukan. “Jika kondisi memungkinkan, pengiriman pasukan Denjaka dilakukan,” ujarnya.

Lanjutnya, sebelum melakukan pengiriman, Satgas Marinir yang ditempatkan di Sebatik lebih dulu melakukan penanggulangan. Jika eskalasi memuncak, pasukan Denjaka dikerahkan. Sebab, Denjaka memang dipersiapkan untuk melaksanakan misi dan menyelesaikan dengan cepat dan tepat. Sehingga, latihan dilakukan guna meningkatkan keterampilan, kemampuan, kesiapsiagaan pada tugas mengatasi terorisme. “Denjaka setiap saat siap. Karena perintah melaksanakan misi tidak diketahui kapan. Bahkan, komandannya juga tidak akan mengetahui kapan akan dilakukan,” tambahnya.

Sebelumnya, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII  Laksamana TNI Sigit Setiyanta berencana menambah personel dari jumlah yang ada sekira 600 personel menjadi seribu. Itu disampiakan usai melakukan kunjungan kerja di Lanal Nunukan. Tekatnya menambah personel hingga ke sejumlah pos perbatasan di Sebatik. “Jumlah personel akan ditingkatkan ke depannya menjadi sekitar 1.000 personel,” sebutnya.

Saat ini, dari pengamatannya di sejumlah pos perbatasan, seluruhnya telah mengalami peningkatan perbaikan. Untuk fasilitas pendukung kapal, persenjataan dan personel, dirinya juga berjanji ke depan secara bertahap melengkapi standar pengamanan. “Lanal Nunukan dan Satgas Marinir telah melasanakan tugas utama seperti patroli pengamanan laut atau Operasi Perisai Amlabat dengan menggerakkan tiga kapal patroli dan dua kapal KJRI, serta satu pesawat inti,” pungkasnya. (nal/akz/lim)


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 13:50

Unggas Masih Dilarang Masuk

NUNUKAN – Flu burung yang menyerang ribuan unggas di Sabah, Malaysia membuat Balai Karantina Pertanian…

Senin, 24 September 2018 13:43

Penjemput Jemaah Haji Padati PLBL Liem Hie Djung

NUNUKAN – Tak berbeda jauh dengan tahun lalu, jemaah haji yang baru tiba di Pelabuhan Lintas Batas…

Senin, 24 September 2018 13:39

Gangguan Jaringan Internet Hal yang Wajar

NUNUKAN – Gangguan jaringan internet yang sering bermasalah, dianggap hal yang wajar terjadi di…

Senin, 24 September 2018 13:37

Data Pemilih yang Masih Bermasalah Segera Diselesaikan

Dengan berubahnya Data Pemilih Tetap (DPT) pasca dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Senin, 24 September 2018 13:27

Dipergoki Orang Tua, RL Langsung Dibui

AKSI bejat RL (inisial), pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur harus berakhir di jeruji besi.…

Senin, 24 September 2018 13:19

Aksi Jambret Terekam CCTV

NUNUKAN – Aksi penjambretan terjadi di depan Rumah Makan (RM) Arema, Jalan TVRI, Kelurahan Nunukan…

Senin, 24 September 2018 12:16

Surga Tersembunyi, Air Terjun Urbol Alung

AKHIR pekan telah tiba! Sudah saatnya nih Anda bersantai ria bersama kerabat atau teman dekat. Nah,…

Senin, 24 September 2018 10:42

KUA-PPAS APBD-P Segera Ditetapkan

NUNUKAN – Penentapan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafom anggaran sementara (PPAS)…

Senin, 24 September 2018 10:40

Nasib Korban Penculikan Belum Diketahui

NUNUKAN – Dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban peculikan di perairan Pulau Gaya…

Senin, 24 September 2018 09:57

Lokasi Pemasangan APK Disepakati

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan penempatan alat peraga kampanye (APK) untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .