MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Februari 2018 12:06
Zakat dari Gaji ASN Bukan Hal Baru
UNTUK ZAKAT: Pemotongan gaji sebesar 2,5 persen untuk zakat telah dilakukan sejak tahun 2013 lalu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sepertinya pembahasan aturan mengenai pemotongan gaji aparatur sipil negara (ASN) yang muslim sebesar 2,5 persen makin ramai diperbincangkan. Di Nunukan sendiri ternyata hal ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu.

Pemotongan gaji ASN muslim itu pun diklaim sebagai zakat, bukan paksaan dari pemerintah. Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalisasi potensi zakat Indonesia yang sangat besar. Diungkapkan Penyelenggara Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan Sayid Abdullah pemotongan gaji PNS muslim sebesar 2,5 persen untuk zakat penghasilan telah bergulir jauh sebelum adanya Inpres. Namun, program ini sebenarnya bukan hal baru. “Kalau di Nunukan sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2009, hal ini sesungguhnya Nunukan lebih maju dari pada daerah lain, karena terbukti dengan terbitnya Peraturan Daerah (Perda) nomor  9 tahun 2013 tentang pengelolaan zakat di Nunukan, dan perda itu sampai saat ini belum dicabut,” ungkap Sayid kepada Radar Nunukan, kemarin (12/2).

Dengan terbitnya Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2011 pengganti UU 38 tahun 1999, semakin menegaskan apa yang sudah diprogramkan di Nunukan sejak 2013. “Kalau untuk pemotongan itu sudah dahulu dilakukan di tahun 2009 khususnya kalau untuk kantor Kemenag, hanya saja yang lagi giat-giatnya kemarin pemotongan dimulai setelah terbit Perda di 2013 ditambah lagi dengan terbentuknya Baznas,” tutur Sayid.

Sejauh ini, belum ada ASN yang menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut. Apalagi pihaknya juga telah mendapatkan informasi saat di mana sudah ada beberapa lembaga telah menandatangani MoU terkait pengumpulan zakat satu pintu. “Kami berharap tidak adanya pro dan kontra yang terjadi di Nunukan seperti yang terjadi di beberapa daerah. Dan semoga ini menjadi ladang amal untuk ASN dengan keikhlasan mereka,” beber Sayid. (raw/lim)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 12:48

Minim Suntikan PAD

NUNUKAN – Kontribusi PT Nusa Serambi Persada (NSP) kepada pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:47

Puluhan Algaka Ditertibkan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban Alat…

Rabu, 12 Desember 2018 12:46

Pemerintah Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah kini getol memburu pelaku wajib pajak yang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:43

Operasi Kembali, Mengutang Kantong Darah

NUNUKAN – Setelah sempat terhenti, pelayanan donor darah di Palang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:36

Pelaku dan Barang Bukti Penyelundup Kayu Dilimpahkan ke Polres

NUNUKAN – Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan melimpahkan berkas perkara…

Selasa, 11 Desember 2018 15:25

Sertifikasi Profesi Berpengaruh Tinggi

NUNUKAN – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon Pegawai Negeri…

Selasa, 11 Desember 2018 15:23

Setelah Mangkir Dua Kali, ZK Diperiksa Satu Jam

NUNUKAN – Meski sempat mangkir dua kali dari panggilan Badan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:20

Honorer Dipertahan hingga 5 Tahun

NUNUKAN – Pengangkatan pegawai honorer di 2019 dipastikan sudah tidak…

Selasa, 11 Desember 2018 15:03

Kasus Kecelakaan Meninggal Dunia Meningkat

NUNUKAN – Kasus kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan pengendara meninggal…

Senin, 10 Desember 2018 13:06

ASTAGA..!! Rumah Sakit Pratama di Sebuku Ditutup..!! Kenapa Ya..?

NUNUKAN – Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Sebuku diketahui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .