MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Februari 2018 12:06
Zakat dari Gaji ASN Bukan Hal Baru
UNTUK ZAKAT: Pemotongan gaji sebesar 2,5 persen untuk zakat telah dilakukan sejak tahun 2013 lalu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sepertinya pembahasan aturan mengenai pemotongan gaji aparatur sipil negara (ASN) yang muslim sebesar 2,5 persen makin ramai diperbincangkan. Di Nunukan sendiri ternyata hal ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu.

Pemotongan gaji ASN muslim itu pun diklaim sebagai zakat, bukan paksaan dari pemerintah. Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalisasi potensi zakat Indonesia yang sangat besar. Diungkapkan Penyelenggara Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan Sayid Abdullah pemotongan gaji PNS muslim sebesar 2,5 persen untuk zakat penghasilan telah bergulir jauh sebelum adanya Inpres. Namun, program ini sebenarnya bukan hal baru. “Kalau di Nunukan sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2009, hal ini sesungguhnya Nunukan lebih maju dari pada daerah lain, karena terbukti dengan terbitnya Peraturan Daerah (Perda) nomor  9 tahun 2013 tentang pengelolaan zakat di Nunukan, dan perda itu sampai saat ini belum dicabut,” ungkap Sayid kepada Radar Nunukan, kemarin (12/2).

Dengan terbitnya Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2011 pengganti UU 38 tahun 1999, semakin menegaskan apa yang sudah diprogramkan di Nunukan sejak 2013. “Kalau untuk pemotongan itu sudah dahulu dilakukan di tahun 2009 khususnya kalau untuk kantor Kemenag, hanya saja yang lagi giat-giatnya kemarin pemotongan dimulai setelah terbit Perda di 2013 ditambah lagi dengan terbentuknya Baznas,” tutur Sayid.

Sejauh ini, belum ada ASN yang menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut. Apalagi pihaknya juga telah mendapatkan informasi saat di mana sudah ada beberapa lembaga telah menandatangani MoU terkait pengumpulan zakat satu pintu. “Kami berharap tidak adanya pro dan kontra yang terjadi di Nunukan seperti yang terjadi di beberapa daerah. Dan semoga ini menjadi ladang amal untuk ASN dengan keikhlasan mereka,” beber Sayid. (raw/lim)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54
Dugaan Penyelundupan Beras di Nunukan

TERUNGKAP..!! Ada Beberapa Oknum Dapat "Jatah" ..??

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .