MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Februari 2018 12:06
Zakat dari Gaji ASN Bukan Hal Baru
UNTUK ZAKAT: Pemotongan gaji sebesar 2,5 persen untuk zakat telah dilakukan sejak tahun 2013 lalu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sepertinya pembahasan aturan mengenai pemotongan gaji aparatur sipil negara (ASN) yang muslim sebesar 2,5 persen makin ramai diperbincangkan. Di Nunukan sendiri ternyata hal ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu.

Pemotongan gaji ASN muslim itu pun diklaim sebagai zakat, bukan paksaan dari pemerintah. Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalisasi potensi zakat Indonesia yang sangat besar. Diungkapkan Penyelenggara Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan Sayid Abdullah pemotongan gaji PNS muslim sebesar 2,5 persen untuk zakat penghasilan telah bergulir jauh sebelum adanya Inpres. Namun, program ini sebenarnya bukan hal baru. “Kalau di Nunukan sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2009, hal ini sesungguhnya Nunukan lebih maju dari pada daerah lain, karena terbukti dengan terbitnya Peraturan Daerah (Perda) nomor  9 tahun 2013 tentang pengelolaan zakat di Nunukan, dan perda itu sampai saat ini belum dicabut,” ungkap Sayid kepada Radar Nunukan, kemarin (12/2).

Dengan terbitnya Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2011 pengganti UU 38 tahun 1999, semakin menegaskan apa yang sudah diprogramkan di Nunukan sejak 2013. “Kalau untuk pemotongan itu sudah dahulu dilakukan di tahun 2009 khususnya kalau untuk kantor Kemenag, hanya saja yang lagi giat-giatnya kemarin pemotongan dimulai setelah terbit Perda di 2013 ditambah lagi dengan terbentuknya Baznas,” tutur Sayid.

Sejauh ini, belum ada ASN yang menyatakan keberatan atas kebijakan tersebut. Apalagi pihaknya juga telah mendapatkan informasi saat di mana sudah ada beberapa lembaga telah menandatangani MoU terkait pengumpulan zakat satu pintu. “Kami berharap tidak adanya pro dan kontra yang terjadi di Nunukan seperti yang terjadi di beberapa daerah. Dan semoga ini menjadi ladang amal untuk ASN dengan keikhlasan mereka,” beber Sayid. (raw/lim)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 10:35

Sabu Dalam Dubur Ketahuan Lagi

NUNUKAN – Polisi lagi-lagi mengamankan kurir narkoba jenis sabu-sabu. Barang bukti dimasukkan…

Senin, 19 Februari 2018 10:15

Warga Enggan Bayar Biaya Sertifikat

NUNUKAN – Pembuatan sertifikat tanah melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) atau program…

Senin, 19 Februari 2018 10:13

Wajib Dua Ribu KTP, H. Hafid Calon DPR RI

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Nunukan hadir dalam program Obrol Parpol di Kantor Radar Nunukan,…

Senin, 19 Februari 2018 09:49

Belum Ada Solusi, Jalan Terus Dikeluhkan

NUNUKAN – Menjadi Lokasi Prioritas (Lokpri) I dan II tak membuat Krayan keluar dari kesulitan.…

Senin, 19 Februari 2018 09:40

Telur Palsu Meresahkan

NUNUKAN – Telur palsu diduga kini telah beredar di Kabupaten Nunukan. Keresahan masyarakat semakin…

Senin, 19 Februari 2018 09:38

TKI Ilegal Dipicu Migrasi Keluarga

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tak juga mereda.  Salah satu pemicunya karena…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:18

Pintu Resmi Libur, Jalur Tikus Diincar

NUNUKAN -  Aktivitas jalur penyeberangan resmi Nunukan-Tawau, Malaysia, Jumat (16/2)  libur,…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:54

Berharap Tanpa Gangguan Kriminal

NUNUKAN – Ratusan lampion serta belasan lilin raksasa kembali mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:53

Lihat Pemuda Candu Lem, Laporkan!

BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan mengimbau masyarakat melaporkan jika melihat atau…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:31

Jalan Lingkar Diguyur Rp 22 M, Tapi Jangan Asal

NUNUKAN – Jalan Lingkar di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat yang mengalami longsor pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .