MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Februari 2018 11:54
Tunggu Hasil Laboratorium BPOM
TAK BERDAYA: Salah seorang siswa SMP Negeri 2 Tarakan yang terbaring lemas di pembaringan ala kadarnya pasca dugaan keracunan Rabu (77/2) lalu saat diperiksa petugas Puskesmas Karang Rejo. JOHAN/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Dugaan keracunan makanan yang dialami siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tarakan, Rabu  (7/02) lalu sampai saat ini masih belum diketahui penyebabnya. Sampel makanan sendiri sudah diserahkan dan dikirim ke laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda, Minggu (11/02).

Pengelola Surveilines Dinas Kesehatan Tarakan, Junarti mengatakan, dalam investigasi awal memang didapatkan 55 siswa yang diduga keracunan. Dan ternyata setelah turun kembali ke lapangan, korban bertambah menjadi 65 siswa dugaan keracunan karena gejala yang muncul tidak langsung bersamaan.

“Memang gejalanya itu ada yang munculnya siang, ada juga malam hari. Tidak semuanya sama, pastinya berbeda-beda,” kata Junarti.

Pihaknya sendiri sudah mengirimkan sampel makanan ke BPOM Samarinda dan biasanya menurut pengalaman kasus keracunan makanan, pihaknya harus menunggu selama tujuh hingga sepuluh hari. Untuk sampel yang dikirim yakni nasi uduk, mie goreng, daging ayam, sambal dan juga kerupuk.

“Jadi kami kirim yang memang dianggap menjadi resiko dari semua makanan yang ada di kantin. Bukan hanya makanan yang dicurigai saja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Misdawati mengatakan untuk kantin sekolah maupun tempat makanan yang ada di Tarakan memang selalu diberikan pembinaan secara rutin tetapi memang semua itu harus didukung dengan pengawasan di lapangan yang juga harus dilakukan stake holder terkait.

“Tidak mungkin kami semua yang mengawasi, kami memang sudah memberikan pembinaan tetapi koordinasinya paling tidak juga dilakukan oleh lintas sektor yang ada,” ujarnya.

Pihaknya sendiri juga memang melakukan pengecekan terhadap kantin maupun tempat makan yang ada di Tarakan. Karena syarat kantin sehat dengan melihat secara fisik, cara packing makanan, etalase, bahkan saluran air yang ada.

“Kami memang memberikan pembinaan seperti cara menyajikan makanan seperti apa atau packing-nya. Hanya sekadar itu, kalau ada masalah maka akan kami sampaikan,” jelasnya.

Pihaknya sendiri memang ke depannya akan terus melakukan pembinaan, walaupun memang tidak dalam hal pengelolaan. Juga melakukan perketatan pengawasan pembinaan terhadap semua rumah makan dan juga kantin sekolah akan semakin ditingkatkan.

“Kami itu selalu ada jadwal rutinnya, tetapi memang hanya sekadar pembinaan saja,” pungkasnya. (*/naa/zia)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 20:05

Gerakan Menghadap Laut, Sisir Pantai Binalatung

TARAKAN – Berbagai kegiatan digalakkan dalam peringatan HUT ke-73 RI. Seperti yang digelar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:43

Pawai Obor Semarakkan Kemerdekaan

SEMARAK Dirgahayu Republik Indonesia ke-73 masih terasa. Semangat perlombaan terus digelar masyarakat.…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .