MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Februari 2018 10:13
Wisata Kilometer 16 ‘Makan’ Korban

Beradu Tahan Napas, Tersangkut di Celah Batu

TENGGELAM: Joko saat dievakuasi tim gabungan dari dalam air dengan kondisi yang sudah tidak bernyawa di Pemandian Wisata Kilometer 16 Tanjung Selor, Minggu (11/2). SAMSUL UMARDHANY/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Seorang pria tewas tenggelam saat berekreasi di lokasi pemandian wisata Kilometer 16, Tanjung Selor. Korban sempat tenggelam selama dua jam 30 menit sebelum ditemukan sekitar pukul 15.30 Wita, Minggu (11/2)

Dari pantauan Radar Kaltara di lapangan sekira pukul 14.00 Wita, tim pencari yang tergabung dari personel Kepolisian, BPBD Kaltara dan Bulungan, PMI, serta dibantu wisatawan yang saat itu berkunjung di objek wisata tersebut sempat kesulitan karena lokasi tenggelamnya korban berada di kedalaman sekitar 3 hingga 4 meter serta korban terselip di sela bebatuan yang ada di dalam air.

Namun berkat usaha yang dilakukan para pencari, korban yang diketahui bernama Joko, warga Tarakan ini berhasil ditarik dari dalam air sekira pukul 15.30 Wita dan langsung dilarikan ke rumah sakit dr. H. Soemarno Sostroatmodjo Tanjung Selor.

Dikatakan Arif (18), salah seorang wisatawan yang saat itu juga sedang berekreasi di objek wisata tersebut, peristiwa nahas tersebut terjadi sekira pukul 13.18 Wita, namun untuk detail kejadiannya ia tak mengetahui persis.

“Saya tahunya ada yang tenggelam sekira jam 1 siang itu, mengenai bagaimana ia bisa tenggelam saya tidak tahu persis karena lokasi yang berbeda, setelah tahu baru saya ke titik, ternyata sudah banyak wisatawan yang lainnya ikut menyaksikan proses evakuasi,” bebernya saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, informasi awal yang diterima media ini melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Bulungan, Aiptu Sudarno mengatakan, pihaknya memang sedikit terlambat untuk datang ke lokasi, karena laporan juga terlambat. “Karena kondisi perjalanan yang jauh dan juga sulitnya akses komunikasi di TKP, makanya laporan juga terlambat ke kami,” sebutnya.

Disinggung mengenai kronologis kejadian, kata dia, dari data yang dihimpun pihaknya saat itu, korban bersama tiga orang temannya yang lain baru saja selesai mendekorasi acara pernikahan dan hendak berliburan di tempat tersebut.

“Setelah sampai dan menikmati pemandian yang ada di lokasi, Joko bersama dua orangnya yang ada, hendak berlomba menyelam, satu orang bertugas melihat waktu, korban dengan temannya yang biasa dipanggil Riki lah yang berlomba menyelam,” sebutnya.

Namun, lanjut ia katakan, setelah sekira 30 detik lamanya menyelam, si Riki keluar dari dalam air, namun tidak dengan korban. Diduga kata dia, korban menyelam terlalu dalam, sebab tempat dimana korban tenggelam dalamnya diperkirakan mencapai 3 meter lebih,” jelasnya.

“Hanya itu data sementara yang kami punya, dan masih kami cari data-data yang lain,” sebutnya.

Sementara itu, menurut Kasat Sabhara Polres Bulungan AKP Sugeng Irianto yang memimpin jalannya evakuasi, mengaku kesulitan menarik korban dari dalam air, mengingat titik lokasi tenggelamnya korban memiliki kedalaman yang lumayan dalam.

“Kita sempat meraba-meraba dengan kayu di mana lokasi pastinya sebelum diselam untuk ditarik, tapi sulit ditemukan, setelah terus berusaha kita temukan lokasinya, mau diselam juga tak banyak yang tahan napasnya karena tubuh korban juga berat, ternyata di dasar air ada celah batu dan masuk di celah tersebut dan tersangkut,” urainya.

Dengan dibantu dari personel BPBD serta masyarakat dan wisatawan yang ada, menggunakan alat seadanya, korban berhasil diangkat dari dasar air. “Berkat usaha pihak-pihak yang ada, bisa kita angkat ke permukaan,” sebutnya.

Kembali dikatakannya, tenggelamnya pria tersebut, berawal dari adanya ide untuk adu ketahanan napas dengan cara menyelam dengan temannya. Menurut keterangan temannya yang bersama menyelam, kata Sugeng, korban sebelumnya duduk di atas batu, lalu kemudian menyelam bersama. “Jadi korban ini tidak melompat, hanya duduk di atas batu lalu menyelam, mungkin terlalu dalam ia menyelam,” sebutnya.

Dari keterangan teman-teman korban salah satunya Khairul, yang berhasil dihimpun media ini, kejadian tersebut memang berawal dari ide mereka sendiri untuk berlomba menyelam untuk sekadar hiburan. Namun dirinya belum dapat memberikan komentar terlalu jauh, karena masih belum menyangka hal tersebut terjadi.

“Saya sendiri menyelam sekira 30 detik, lalu keluar dari dalam air, tapi si korban justru tidak muncul-muncul, karena lama akhirnya kami meminta pertolongan,” singkatnya.

Terkait kasus ini, dikatakan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Ketiga orang teman korban akan kami mintai keterangan lebih lanjut,” singkatnya.

Sementara itu, Thomas pengelola wisata pemandian tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum dapat memberikan keterangan lebih lenjut, sebab ia mengakui informasi kejadian tersebut baru ia terima pada sore harinya. Disinggung mengenai apakah sejauh ini pihaknya tidak memasang rambu atau tanda kedalaman pada titik tertentu, dikatakannya memang belum dipasang. “Karena objek wisata ini juga masih dalam tahap pengembangan,” singkatnya. (sny/eza)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 18:01

Bandara Ini Ramah untuk Ibu Menyusui dan Difabel

TANJUNG SELOR - Langkah peningkatan kualitas pelayanan untuk moda transportasi udara dari dan ke Ibu…

Senin, 21 Mei 2018 17:58

Tak Penuhi Syarat, Satu Balon DPD RI Gugur

TANJUNG SELOR – Satu dari 33 bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perwakilan Kaltara…

Senin, 21 Mei 2018 12:27

Lewati Masa Perbaikan, Balon Langsung Gugur

TANJUNG SELOR – Hingga memasuki hari terakhir penerimaan berkas perbaikan syarat dukungan bakal…

Senin, 21 Mei 2018 12:25

Eksportir Diminta Pahami Teknis Standar Mutu

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop…

Senin, 21 Mei 2018 12:23

Ingin Tidur Nyenyak dan Gunakan Pakaian Layak

Pasangan suami istri (pasutri) Nasir dan Ube merupakan salah satu keluarga yang hidup di bawah garis…

Senin, 21 Mei 2018 12:21

Sempat Mangkrak, Ice Flake Mangkupadi Beroperasi

TANJUNG SELOR – Setelah sekian lama mangkrak karena belum adanya aliran listrik, akhirnya ice…

Senin, 21 Mei 2018 10:48

SDA di Perbatasan Dijual Ilegal ke Malaysia

TANJUNG SELOR - Meski memiliki sumber daya alam (SDA) yang berlimpah, tak menjamin akan dijual di daerah…

Senin, 21 Mei 2018 10:35

Selama Ramadan Stok Sembako Dijamin Aman

NUNUKAN – Memasuki awal bulan suci Ramadan, stok sembilan bahan pokok (sembako) dipastikan aman.…

Minggu, 20 Mei 2018 17:35

Taman Sungai Kayan Akan Dipadukan dengan Kapal Wisata

TANJUNG SELOR - Keberadaan taman di tepian Sungai Kayan atau Taman Sungai Kayan (TSK) dan Taman Kaltara…

Minggu, 20 Mei 2018 17:31

Dua Tahun Wilayah Ini Tak Punya Dokter

TANJUNG SELOR – Sejak dua tahun terakhir, Puskesmas Desa Long Bang, Kecamatan Peso Hilir mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .