MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Februari 2018 10:04
Relokasi Menyesuaikan Jumlah Peserta Didik

Disdikbud: Di Mana Ada Permukiman, Pendidikan Harus Masuk

KERJA BAKTI: Kondisi SDN 15 Tanjung Palas setelah dibersihkan pasca banjir yang terjadi Selasa (6/2) lalu. IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Banjir yang kerap terjadi di RT 10 Sungai Urang, Tanjung Palas, Bulungan saat hujan dengan intensitas tinggi menjadi perhatian khusus sejumlah pihak, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan.

Menyikapi hal itu, Disdik Bulungan sudah berencana untuk merelokasi dua sekolah yang ada di daerah tersebut, yakni SDN 15 Tanjung Palas dan SMPN 2 Satu Atap (Satap) Tanjung Palas ke daerah yang lebih tinggi.

Namun, rencana itu hingga kini belum direalisasikan dengan alasan masih melihat perkembangan jumlah peserta didiknya. Apakah memungkinkan untuk direlokasi atau seperti apa. Karena yang ada saat ini peserta didik SDN 15 hanya 32 orang dan SMPN 2 Satap hanya ada 6 orang.

Kepala Disdikbud Bulungan, Jamaluddin Saleh mengatakan, guna memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal kepada masyarakat secara merata, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya. “Di mana ada permukiman, pendidikan harus masuk. Ini yang sudah kita lakukan sekarang,” ujar Jamal kepada Radar Kaltara akhir pekan kemarin.

Selain itu, kata Jamal, jika ada permasalahan yang muncul seperti banjir pada Selasa (6/2) lalu, semua pihak harus sinergi untuk menyelesaikannya. Tapi untuk merelokasi keluar dari tempat itu tidak bisa, karena sejak lama masyarakat sudah bermukim di daerah tersebut.

Sehingga pelayanan tetap harus diberikan, dan khusus pendidikan leading sector-nya tidak hanya pemerintah daerah dalam hal ini Disdikbud. Tapi harus menjadi tanggung jawab bersama termasuk masyarakat itu sendiri.

Sementara, Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Bulungan, Suparmin menambahkan, terkait dengan relokasi itu masih akan diperhitungkan dengan melihat jumlah peserta didiknya seiring dengan perkembangannya. “Kita lihat dan perlu hitung-hitungan untuk itu. Tidak bisa serta merta langsung direlokasi begitu saja,” jelasnya.

Artinya, akan dilihat dulu perkembangan daerah itu seiring dengan sudah dibukanya jalan penghubung sekitar 3 kilometer (km) dari jalan poros Trans Kaltara menuju RT 10 Sungai Urang tersebut. “Kita akan pertahankan. Karena kita lihat akses ke daerah itu sudah mulai terbuka. Jikapun ada relokasi bangunan sekolah, tetap di daerah tersebut, tapi ditempat yang lebih tinggi,” sebutnya.

Disinggung mengenai merger peserta didik ke sekolah terdekat, dirinya menegaskan itu tidak dilakukan oleh pihaknya. “Kasihan masyarakat di situ kalau harus dimerger. Mereka pasti susah. Jadi tetap kita pertahankan,” pungkasnya. (iwk/eza)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 18:01

Bandara Ini Ramah untuk Ibu Menyusui dan Difabel

TANJUNG SELOR - Langkah peningkatan kualitas pelayanan untuk moda transportasi udara dari dan ke Ibu…

Senin, 21 Mei 2018 17:58

Tak Penuhi Syarat, Satu Balon DPD RI Gugur

TANJUNG SELOR – Satu dari 33 bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perwakilan Kaltara…

Senin, 21 Mei 2018 12:27

Lewati Masa Perbaikan, Balon Langsung Gugur

TANJUNG SELOR – Hingga memasuki hari terakhir penerimaan berkas perbaikan syarat dukungan bakal…

Senin, 21 Mei 2018 12:25

Eksportir Diminta Pahami Teknis Standar Mutu

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop…

Senin, 21 Mei 2018 12:21

Sempat Mangkrak, Ice Flake Mangkupadi Beroperasi

TANJUNG SELOR – Setelah sekian lama mangkrak karena belum adanya aliran listrik, akhirnya ice…

Senin, 21 Mei 2018 10:48

SDA di Perbatasan Dijual Ilegal ke Malaysia

TANJUNG SELOR - Meski memiliki sumber daya alam (SDA) yang berlimpah, tak menjamin akan dijual di daerah…

Senin, 21 Mei 2018 10:35

Selama Ramadan Stok Sembako Dijamin Aman

NUNUKAN – Memasuki awal bulan suci Ramadan, stok sembilan bahan pokok (sembako) dipastikan aman.…

Minggu, 20 Mei 2018 17:35

Taman Sungai Kayan Akan Dipadukan dengan Kapal Wisata

TANJUNG SELOR - Keberadaan taman di tepian Sungai Kayan atau Taman Sungai Kayan (TSK) dan Taman Kaltara…

Minggu, 20 Mei 2018 17:31

Dua Tahun Wilayah Ini Tak Punya Dokter

TANJUNG SELOR – Sejak dua tahun terakhir, Puskesmas Desa Long Bang, Kecamatan Peso Hilir mengalami…

Sabtu, 19 Mei 2018 17:16

Waspada Takjil Tak Layak Konsumsi

TANJUNG SELOR – Seperti tahun-tahun sebelumnya, di Bumi Tenguyun –sebutan lain Bulungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .