MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Februari 2018 09:57
Bupati dan Ketua DPRD Teken Nota Kesepakatan

Untuk Membangun Malinau yang Lebih Baik Secara Bersama-sama

KEBERSAMAAN: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan Ketua DPRD Malinau Wempi W Mawa, SE saat menandatangani nota kesepakatan rancangan awal RPJMD Perubahan 2016-2021 di ruang Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau, Jumat (9/2). AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Harmonisasi dan dinamisasi serta semangat membangun antara eksekutif dan legislatif di Pemerintahan Kabupaten Malinau sangat terlihat, Jumat (9/2) lalu. Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan Ketua DPRD Malinau Wempi W Mawa, SE menandatangani nota kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan 2016-2021 di ruang Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau.

Acara penandatanganan ini layaknya seperti sidang paripurna di DPRD Malinau, karena yang memimpin jalannya acara adalah Ketua DPRD Malinau, serta dihadiri Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah, S.Pd, M.Si dan Wakil Ketua DPRD beserta anggota DPRD lainnya, serta dihadiri juga oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malinau, para Asisten dan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau.

Dalam sambutannya, Bupati Malinau Yansen TP menyebutkan bahwa agenda penandatanganan nota kesepakatan tersebut merupakan upaya strategis dalam tata hubungan yang baik yang terus dibangun dalam rangka menciptakan tata pemerintahan yang baik. “Pemerintahan daerah adalah eksekutif dan legislatif, untuk itu kedua lembaga ini dapat terus bermitra dalam rangka bersama bekerja untuk memajukan masyarakat Kabupaten Malinau” ujar Bupati.

Disebutkan lebih lanjut, dengan adanya kesepahaman pemikiran merupakan bentuk kedewasaan yang patut disyukuri, untuk itu dirinya meminta semua pihak untuk terus wujudkan komunikasi yang lebih baik agar fungsi-fungsi pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Sementara itu, terkait alasan perubahan RPJMD 2016-2021, diungkapkan Bupati, bahwa saat ini kondisi makro ekonomi daerah sangat berbeda dengan saat penyusunan awal RPJMD, sehingga diperkirakan sulit dicapai dengan kondisi saat ini. Maka dengan itu, RPJMD perlu disesuaikan, karena harus segera dilaksanakan.

Alasan lainnya, yaitu juga adanya perubahan kebijakan nasional dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah serta ditetapkannya Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Malinau, sehingga menyebabkan terjadinya perubahan nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pada kesempatan itu, Bupati mengucapkan terima kasih kepada DPRD Malinau yang secara bersama-sama semangat membangun Malinau. Ia berharap, sesuai dengan salah satu target daerah tahun 2018 yaitu memampukan desa mengelola pemerintahan desa, juga didukung oleh DPRD Malinau. “Mari mampukan desa untuk menjalankan pemerintahan,” pungkasnya. (ags/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*