MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Februari 2018 09:36
8 Tahun Loloskan Barang Haram

Oknum Avsec Tertangkap Tangan Membawa Sabu-Sabu

OKNUM AVSEC: AR (menggunakan jaket hitam dan topi) merupakan oknum Avsec Bandara Juwata Tarakan yang tertangkap tangan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltim bekerja sama dengan Polres Tarakan membawa sabu seberat 1 kg. JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Peredaran sabu-sabu di Kaltim-Kaltara kian memprihatinkan. Selain melalui jalur laut, barang haram ini kerap lolos melalui jalur udara. Polisi membuktikannya dengan menangkap salah seorang oknum petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Juwata Tarakan yang sudah delapan tahun terakhir membantu meloloskan sabu-sabu dari Tarakan untuk diterbangkan.

Kamis (8/2), oknum Avsec yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Perhubungan di Bandara Juwata Tarakan berinisial AR (48) ini diciduk Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltim yang bekerja sama dengan Polres Tarakan di area Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Kaltim.

AR langsung diamankan saat tiba di bandara pukul 17.00 Wita, yang sebelumnya berangkat dari Tarakan. Di tubuh AR, petugas menemukan sabu-sabu dengan berat sekitar 1 kg. Saat itu juga AR langsung dibawa ke Mapolda Kaltim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.  

Berdasarkan keterangan AR, dia mengakui jika dia sering meloloskan sabu-sabu yang dibawa oleh kurir dari Bandara Juwata Tarakan menuju ke berbagai daerah di luar Kaltara termasuk Kaltim. Tindakan itu sudah dilakukannya sejak 2010.

Direktur Reskoba Polda Kaltim, Kombes Pol Drs. Akhmad Shaury mengatakan, dari pengakuan AR dia tergiur dengan upah yang diberikan saat harus meloloskan sabu-sabu melalui bandara.

“Untuk berapa upah yang ia terima, saya tidak perlu ungkapkan. Rata-rata jumlah yang sering diloloskan AR antara 1 kg hingga 2 kg,” ungkap Akhmad.

Terkait dari mana AR mendapatkan barang haram tersebut, berdasarkan informasi yang diberikan AR, ia mendapatkan dari seseorang yang ada di Tarakan dan memintanya untuk dibawa ke Balikpapan menemui sang pemesan. Nantinya AR harus mengantarkan barang haram tersebut ke tempat pemesan yang ditentukan. Dan AR akan diberikan upah jika sudah menyerahkan barang tersebut.

Dari informasi tersebut Ditreskoba Polda Kaltim, terbang dari Balikpapan ke Tarakan untuk mencari siapa pemilik sabu-sabu itu, namun hingga kini keberadaan sang pemilik belum diketahui.

“Kami masih melakukan penyelidikan dari mana dia mendapatkan barang ini dan untuk siapa pemesannya. Apakah masuk dalam jaringan dari warga binaan, kami masih selidiki,” jelas Akhmad.

Pria dengan 3 melati di pundaknya ini sangat menyesalkan terkait lolosnya 1 kg sabu-sabu di Bandara Juwata Tarakan. Dalam waktu dekat, Polda Kaltim akan memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam hal keamanan.

“Kemungkinan semua yang terkait akan diperiksa, termasuk avsec yang bertugas saat pelaku berangkat dari Tarakan menuju Balikpapan," tutur Akhmad.

Lebih lanjut dia menjelaskan, AR sudah menjadi target operasi, setelah sebelumnya petugas mendapatkan informasi dari masyarakat terkait rencana pengiriman sabu-sabu dari Tarakan menuju Balikpapan. Gerak-gerik AR memang sudah diikuti oleh petugas, hingga diringkus di sekitar area Bandara Balikpapan.

“AR terbukti kedapatan membawa sabu-sabu sehingga kami jerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 pada UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. AR juga terbukti positif menggunakan narkoba,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Teknik dan Operasi M. Auriyadin Saleh selaku Plh Kepala Bandara Juwata Tarakan membenarkan jika AR adalah ASN Bandara Juwata Tarakan yang berposisi sebagai Avsec. “AR merupakan pegawai kami yang berposisi sebagai Avsec,” ucapnya.

Terkait keberangkatan AR dari Tarakan menuju Balikpapan dengan membawa sabu seberat 1 kg, pihaknya memastikan bahwa AR tidak dalam rangka perjalanan dinas.

“Saya sudah berkoordinasi dengan bagian kepegawaian Bandara Juwata Tarakan, yang bersangkutan berangkat tidak dalam rangka kegiatan dinas, tapi urusan pribadi,” bebernya.

Terkait proses hukum yang menjerat AR, pihaknya menyerahkan semuanya ke pihak yang berwajib. “Kami menunggu perkembangan selanjutnya dari kasus yang menjerat AR,” singkatnya.(jnr/nri/ddq)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 21:45

FINAL! DPT Tarakan 154.706 Pemilih

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih menunggu petunjuk teknis…

Selasa, 13 November 2018 15:34

Detik-Detik Mualim Tugboat Fortunesius 101 Terjebak dalam Kamar

TARAKAN – AR bernafas panjang. Anak buah kapal (ABK) Fortunesius…

Selasa, 13 November 2018 14:23

Mualim Kapal Terjebak dalam Kamar

TARAKAN – Dua awak tugboat atau kapal tunda Fortunesius 101…

Selasa, 13 November 2018 14:22

Diduga Menyeret Pejabat Pemkot

TARAKAN - Hasil perhitungan kerugian negara dugaan korupsi pengadaan lahan…

Selasa, 13 November 2018 14:21

Berharap Campur Tangan Pemerintah

TARAKAN - Persoalan harga udang windu atau udang tiger yang…

Selasa, 13 November 2018 14:18

Nelayan Keluhkan Solar Subsidi Cepat Ludes

NELAYAN kecil mengeluhkan jumlah bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.…

Selasa, 13 November 2018 13:52

Pelabuhan Tengkayu II Resmi Diambil Alih Pemprov

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara resmi mengambil alih aset…

Selasa, 13 November 2018 13:41

Ini Penyebab Tenggelamnya Tugboat Fortunesius 101

TARAKAN - Usai dievakuasi, keenam anak buah kapal (ABK) tugboat…

Selasa, 13 November 2018 11:45

Membacok karena Sakit Hati

TARAKAN – Hasil pemeriksaan terhadap pelaku penganiayaan terhadap korban bernama…

Selasa, 13 November 2018 11:44

PDAM Yakini Masih Terjadi Pencurian Air

TARAKAN – PDAM Tirta Alam meyakini sepanjang tahun 2018 masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .