MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Februari 2018 09:36
8 Tahun Loloskan Barang Haram

Oknum Avsec Tertangkap Tangan Membawa Sabu-Sabu

OKNUM AVSEC: AR (menggunakan jaket hitam dan topi) merupakan oknum Avsec Bandara Juwata Tarakan yang tertangkap tangan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltim bekerja sama dengan Polres Tarakan membawa sabu seberat 1 kg. JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Peredaran sabu-sabu di Kaltim-Kaltara kian memprihatinkan. Selain melalui jalur laut, barang haram ini kerap lolos melalui jalur udara. Polisi membuktikannya dengan menangkap salah seorang oknum petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Juwata Tarakan yang sudah delapan tahun terakhir membantu meloloskan sabu-sabu dari Tarakan untuk diterbangkan.

Kamis (8/2), oknum Avsec yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Perhubungan di Bandara Juwata Tarakan berinisial AR (48) ini diciduk Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltim yang bekerja sama dengan Polres Tarakan di area Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Kaltim.

AR langsung diamankan saat tiba di bandara pukul 17.00 Wita, yang sebelumnya berangkat dari Tarakan. Di tubuh AR, petugas menemukan sabu-sabu dengan berat sekitar 1 kg. Saat itu juga AR langsung dibawa ke Mapolda Kaltim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.  

Berdasarkan keterangan AR, dia mengakui jika dia sering meloloskan sabu-sabu yang dibawa oleh kurir dari Bandara Juwata Tarakan menuju ke berbagai daerah di luar Kaltara termasuk Kaltim. Tindakan itu sudah dilakukannya sejak 2010.

Direktur Reskoba Polda Kaltim, Kombes Pol Drs. Akhmad Shaury mengatakan, dari pengakuan AR dia tergiur dengan upah yang diberikan saat harus meloloskan sabu-sabu melalui bandara.

“Untuk berapa upah yang ia terima, saya tidak perlu ungkapkan. Rata-rata jumlah yang sering diloloskan AR antara 1 kg hingga 2 kg,” ungkap Akhmad.

Terkait dari mana AR mendapatkan barang haram tersebut, berdasarkan informasi yang diberikan AR, ia mendapatkan dari seseorang yang ada di Tarakan dan memintanya untuk dibawa ke Balikpapan menemui sang pemesan. Nantinya AR harus mengantarkan barang haram tersebut ke tempat pemesan yang ditentukan. Dan AR akan diberikan upah jika sudah menyerahkan barang tersebut.

Dari informasi tersebut Ditreskoba Polda Kaltim, terbang dari Balikpapan ke Tarakan untuk mencari siapa pemilik sabu-sabu itu, namun hingga kini keberadaan sang pemilik belum diketahui.

“Kami masih melakukan penyelidikan dari mana dia mendapatkan barang ini dan untuk siapa pemesannya. Apakah masuk dalam jaringan dari warga binaan, kami masih selidiki,” jelas Akhmad.

Pria dengan 3 melati di pundaknya ini sangat menyesalkan terkait lolosnya 1 kg sabu-sabu di Bandara Juwata Tarakan. Dalam waktu dekat, Polda Kaltim akan memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam hal keamanan.

“Kemungkinan semua yang terkait akan diperiksa, termasuk avsec yang bertugas saat pelaku berangkat dari Tarakan menuju Balikpapan," tutur Akhmad.

Lebih lanjut dia menjelaskan, AR sudah menjadi target operasi, setelah sebelumnya petugas mendapatkan informasi dari masyarakat terkait rencana pengiriman sabu-sabu dari Tarakan menuju Balikpapan. Gerak-gerik AR memang sudah diikuti oleh petugas, hingga diringkus di sekitar area Bandara Balikpapan.

“AR terbukti kedapatan membawa sabu-sabu sehingga kami jerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 pada UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. AR juga terbukti positif menggunakan narkoba,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Teknik dan Operasi M. Auriyadin Saleh selaku Plh Kepala Bandara Juwata Tarakan membenarkan jika AR adalah ASN Bandara Juwata Tarakan yang berposisi sebagai Avsec. “AR merupakan pegawai kami yang berposisi sebagai Avsec,” ucapnya.

Terkait keberangkatan AR dari Tarakan menuju Balikpapan dengan membawa sabu seberat 1 kg, pihaknya memastikan bahwa AR tidak dalam rangka perjalanan dinas.

“Saya sudah berkoordinasi dengan bagian kepegawaian Bandara Juwata Tarakan, yang bersangkutan berangkat tidak dalam rangka kegiatan dinas, tapi urusan pribadi,” bebernya.

Terkait proses hukum yang menjerat AR, pihaknya menyerahkan semuanya ke pihak yang berwajib. “Kami menunggu perkembangan selanjutnya dari kasus yang menjerat AR,” singkatnya.(jnr/nri/ddq)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 11:02

BPN Bagikan 150 Sertifikat PTSL, Ada Biaya Tambahan

TARAKAN - Wajah H. Hania (60) semringah. Warga RT 14…

Jumat, 22 Februari 2019 11:00

Rangsang Minat Baca dengan Mengangkat Kearifan Lokal

Menjadi seorang penulis merupakan impian Iqbal Ardianto sejak dulu. Motivasi…

Jumat, 22 Februari 2019 10:58

DILARANG..!! Tapi Request ‘Tetangga’ Dominan Kepiting Bertelur

TARAKAN – Pada pembukaan pengiriman kepiting atau open season yang…

Jumat, 22 Februari 2019 09:56

Sidang Ditunda, Pledoi Terduga Agus Salim Sudah Siap

TARAKAN – Sidang terduga terorisme yang melibatkan Agus Salim dengan…

Jumat, 22 Februari 2019 09:52

Turbo Terbakar, Pasokan Listrik Tak Pengaruh

TARAKAN — Satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 22 Februari 2019 09:50

JEMBATAN HOROR..!! Lihat Nih, Layak Ngga Dilewati?

TARAKAN – Jembatan kayu di wilayah RT 7, Kelurahan Pantai…

Jumat, 22 Februari 2019 09:49

Siswa Patra Dharma Wakili Kaltara di OSN

TARAKAN - Untuk sekian lama, akhirnya Kota Tarakan bisa kembali…

Jumat, 22 Februari 2019 00:53

Kepedulian terhadap Pesisir Masih Rendah

TARAKAN – Ada yang berbeda di Pantai Amal, Kamis (21/2).…

Kamis, 21 Februari 2019 13:59

Metode Sainte Lague di Pemilu 2019

TARAKAN - Ada yang beda dari proses perhitungan kursi suara…

Kamis, 21 Februari 2019 13:58

Persentase Masyarakat Miskin Turun

TARAKAN – Kriteria kemiskinan di Tarakan saat ini hanya menggunakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*