MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 10 Februari 2018 09:56
Data Warga Miskin Telan Rp 900 Juta
TAK TERDATA: Salah satu warga miskin yang menggunakan kayu bakar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Nunukan Tengah. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Sebanyak 58.627 kepala keluarga (KK) bakal diverifikasi dan validasi ulang Dinas Sosial (Dinsos) Nunukan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan angka riil warga miskin.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinsos Nunukan Mesak Adianto, S.Sos, mengatakan, dalam penentuan kriteria warga miskin dasarnya Surat Keputusan (SK) Mensos RI nomor: 146/HUK/2013.

Dalam SK itu disebutkan 10 kriteria penting. Salah satunya, tentang pekerjaan atau mata pencaharian warga tersebut. Apakah memiliki pekerjaan atau tidak. Jika pun memiliki pekerjaan, namun tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari, utamanya kebutuhan keluarga maka termasuk miskin. Apa lagi yang memang tidak memiliki pekerjaan. (lihat grafis).  “Kriteria ini akan disinkronkan dengan kondisi warga yang bersangkutan ketika proses verifikasi dan validasi data. Setelah dimiliki maka akan segera dilaporkan ke Kementerian Sosial (Kemensos) secara online,” kata Mesak kepada Radar Tarakan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/2).

Kendati demikian, pendataan ulang ini masih terkendala dengan dana yang dimiliki. Usulan anggaran sebesar Rp 900 juta saat ini belum dicairkan. Sehingga, jadwal memulai proses verifikasi dan validasi data belum dapat dilakukan di awal Februari ini. “Secara dokumen, dananya ada tapi secara fisik sampai saat ini yang belum ada.  Dana sebesar Rp 900 juta itu diperuntukkan bagi 19 kecamatan di Kabupaten Nunukan,” jelasnya.

Untuk proses verifikasi dan validasi ini, lanjutnya, pihaknya menggunakan pola lain. Artinya, dalam proses pencacahan data ini ada pekerja sosial yang dilibatkan. Mulai dari tingkat kelurahan hingga desa. Bukan lagi dari ketua rukun tetangga (RT) setempat. Para petugas sosial ini sebelum diterjunkan ke masyarakat diberikan pelatihan yang melibatkan Badan Penyelenggara Statistik (BPS) Nunukan.  “Secara mekanisme, ketua RT tetap dilibatkan. Petugas pendata itu wajib melaporkan ke camat, lurah dan pastinya yang punya wilayah. Pak RT kan lebih memahami wilayahnya. Sudah pasti dilibatkan juga ketua RT itu,” tegasnya menyikapi permintaan ketua RT untuk dilibatkan dalam proses pendataan warga miskin di edisi lalu.

Dikatakan, verifikasi dan validasi data miskin ini bersifat pemeriksaan ulang saja. Bukan mendata mulai dari awal. Menurutnya, data yang dimiliki saat ini memang mendapat protes sejumlah masyarakat. Bahkan, tak hanya di Kabupaten Nunukan saja. Di sejumlah daerah lain juga demikian. Sebab, keakuratan data di lapangan dinilai sudah tidak tepat lagi. Sebab, penerima bantuan banyak yang termasuk warga mampu. Sementara, ada warga kurang mampu justru tak tersentuh bantuan. “Ditargetkan, November data valid itu sudah dimiliki. Jadi, ketika ada bantuan masuk maka data itu yang digunakan,” pungkasnya. (oya/lim)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 12:41

Sosok Mayat Ditemukan Depan Kantor Imigrasi

NUNUKAN - Sosok mayat tiba-tiba ditemukan di depan Kantor Imigrasi Kelas II B Nunukan. Jalan Ujang Dewa, …

Kamis, 22 Februari 2018 10:37

Dugaan Pungli PTSL Bakal Ditelusuri ORI

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menindaklanjuti…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

Masak Air Ditinggal, Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Amukan si jago merah melalap satu rumah warga di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Bukit Indah,…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Sekolah Tanpa Kursi dan Meja Direspons

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mendistribusikan bantuan ke Sekolah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Desak Perusahaan Berkantor di Nunukan

NUNUKAN – Upaya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan agar perusahaan besar berkantor…

Rabu, 21 Februari 2018 11:13

Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:54

NAH KENAPA INI..??? Kejari SP3 Kasus Rumjab Bupati

NUNUKAN - Hilangnya rumah jabatan (rujab) Bupati Nunukan sampai saat ini penuh misteri. Entah, pembongkaran…

Rabu, 21 Februari 2018 10:51

Nyatakan Oposisi, Mesra dengan Demokrat

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memilih sikap oposisi terhadap pemerintahan Hj. Asmin Laura-H. Faridil…

Rabu, 21 Februari 2018 10:49

Sidak Pasar, Setop Dominasi Sembako Malaysia, MEMANGNYA BISA..??

NUNUKAN – Guna memastikan harga dan stok sembilan bahan pokok (sembako) stabil dan mampu memenuhi…

Selasa, 20 Februari 2018 10:51

Pemilik Kue Berisi Narkoba DPO

NUNUKAN – Percobaan penyelundupan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu skala internasional,dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .