MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 10 Februari 2018 09:51
Akhirnya, KM Catlleya Express Muncul
RENCANA MENUJU JIRAN: KM Catlleya Express sempat tidak melayani rute Nunukan-Parepare dalam beberapa pekan. DOK/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sempat tak sandar di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada Jumat (2/2), KM Cattleya pun dikaitkan dengan pelayaran internasional menuju Lahad Datu, Malaysia dari Pelabuhan Tanjung Silopo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (31/1) lalu. Kini, KM Catlleya Express tiba di Nunukan, melayani salah satu rute terpadat dari Sulawesi maupun sebaliknya. 

Sejumlah buruh pelabuhan khawatir. Udin salah seorang buruh menceritakan, menurunnya penumpang dari Parepare ke Nunukan membuat pendapatannya menurun. “Penumpang sempat sepi. Kurang TKI yang berangkat ke Tawau lewat Nunukan. Tapi katanya sudah kembali lagi,” ucapnya.

Sementara Kepala Kantor Kesyabandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Agus Subagio menjelaskan kapal tersebut sempat disewa seorang pengusaha. “Informasinya itu, pekan lalu memang disewa jadi tidak bisa masuk. Tapi sudah melayani kembali dengan rute Nunukan-Parepare. Aktivitas pelayanan kembali seperti biasa,” ujar Agus Subagio kepada Radar Nunukan, Jumat (9/2).

Lanjut Agus, sapaan akrabnya, masyarakat tak perlu khawartir. Khususnya buruh pelabuhan. “Hanya sekali tidak masuk. Minggu ini sudah normal kembali. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi tersebut,” tambahnya.

Sedangkan, Kepala Pelaksana Fungsi Penerangan Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Firma Agustina menjelaskan, pelayaran KM Catlleya Express karena adanya kerjasama yang dilakukan antara unit kepelabuhan di Lahad Datu, Malaysia dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman). “Acara di Pelabuhan Tanjung Silopo, Polman hanya penandatanganan kesepakatan bersama saja,” kata Firma.

Sedangkan, kapal kerja sama tersebut terealisasi belum dapat dipastikan. Sebab jalur transportasi laut antarnegara harus memenuhi berbagai macam persyaratan. “Masing-masing pelabuhan harus menyiapkan fasilitas dulu, karena ini menyangkut pelayaran internasional,” pungkasnya. (akz/lim)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 14:07

Positif Narkoba, Dua ASN Dipecat

NUNUKAN – Terbukti positif menggunakan narkoba, dua Aparatur Sipil Negara…

Selasa, 18 Desember 2018 14:05

Perangi Produk Malaysia dengan Rumah Pangan Kita

NUNUKAN – Ketergantungan warga perbatasan terhadap produk Malaysia masih sangat…

Selasa, 18 Desember 2018 14:04

BPN Belum Ambil Langkah

NUNUKAN - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nunukan, siap melakukan pengukuran…

Senin, 17 Desember 2018 20:54

BREAKING NEWS! Pesawat Susi Air Tergelincir di Krayan

NUNUKAN – Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 8342…

Senin, 17 Desember 2018 12:57

TEGAS..!! Dua Wilayah Outstanding Boundary Problem Milik NKRI

NUNUKAN –  Dua dari 5 titik sengketa sebagai wilayah perbatasan…

Senin, 17 Desember 2018 12:39

Kades Jangan Campuri Pemilu

NUNUKAN –  Proses pemilihan umum (pemilu) 2019 mulai terasa, para…

Senin, 17 Desember 2018 12:37

BMI Harus Waspada Penculikan

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) mengeluarkan surat edaran kepada…

Senin, 17 Desember 2018 12:34

Warga Protes Dikenakan Pajak Restoran

NUNUKAN – Penolakan warga terhadap penarikan pajak restoran 10 persen…

Senin, 17 Desember 2018 11:43

Terjun dari Lantai Dua, Nyawa MS Tak Tertolong

NUNUKAN – Pria berinisial MS (25) nekat lompat dari lantai…

Senin, 17 Desember 2018 09:54

Bawaslu Mewaspadai Mobilisasi BMI

NUNUKAN –Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan menegaskan akan melakukan pengawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .