MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Februari 2018 11:13
Minta Guru Perketat Awasi Kantin
Wali Kota Tarakan, Sofian Raga

PROKAL.CO, TARAKAN – Insiden yang menimpa 60 pelajar SMPN 2 Tarakan, yang keracunan makanan mendapatkan perhatian khusus dari Wali Kota Tarakan Sofian Raga. Jajaran tenaga pendidik hingga pengelola makanan dan minuman di kantin sekolah seluruh Tarakan, dikumpulkan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, Kamis (8/2).

Wali Kota Tarakan, Sofian Raga mengatakan, peristiwa yang diduga keracunan makanan yang dialami 60 pelajar ini sangat disayangkan dan memprihatinkan.

“Hal seperti ini bisa terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu saya meminta kepada seluruh jajaran pendidikan, dan para penyedia jasa makan dan minuman dapat merenungkan kejadian kemarin (Rabu),” tutur Sofian kepada Radar Tarakan.

Ia melanjutkan, harus dilakukan upaya yang maksimal agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Apalagi anak-anak merupakan aset negara. Pengawasan jajanan di sekolah, khususnya kantin harus ditingkatkan lagi.

“Jumlah anak-anak yang menjadi korban  itu keadaannya fatal, kami semua mau ngomong apa? Saya sendiri tidak tahu harus menjawabnya seperti apa,” ungkapnya.

Dikatakan Sofian, sebenarnya banyak faktor yang dapat menjadi penyebab atas insiden ini. Oleh karena itu, tidak cukup hanya satu orang saja yang mengawasi. Mulai dari jajaran pendidikan, penyedia jasa makan dan minuman bahkan orang tua harus ikut berperan.

Dia tak ingin lagi mendengar laporan adanya korban hanya karena persoalan makan dan minuman di sekolah. Sehingga ia sangat menekankan agar pengawasan di kantin lebih diperketat. Agar menyediakan makanan yang sehat dan bergizi untuk generasi bangsa.

“Bapak dan ibu guru mampir lah ke kantin, lihat-lihat dan lebih bagus cicipi makanan itu sebelum dicicipi anak-anak. Jangan sampai mengurangi kepercayaan publik dan orang tua terhadap sekolah,” tegasnya.

Di sisi lain, Praktisi Gizi, Juwita menyebut kemungkinan besar yang terjadi disebabkan adanya bakteri pada makanan tersebut. Bakteri sendiri dapat tumbuh pada makanan yang disebabkan oleh beberapa faktor yakni tempat penyimpanan, kebersihan bahan makanan, dan pengolahannya.

"Kemungkinan besar itu disebabkan bakteri pada makanan tersebut, bisa jadi dia basi karena sudah terlalu lama, atau bisa juga bahannya tidak bagus atau tempat penyimpananya kotor, banyak  faktor penyebabnya," ujarnya.

Dirinya juga tidak ingin jauh berspekulasi mengenai santan sebagai bahan baku pembuat nasi uduk sebagai penyebabnya. Sebab, santan sendiri mengandung beragam manfaat untuk tubuh.

"Saya kira kalau pengelolaanya baik, tidak ada masalah ya. Hanya saja santan memang sensitf tidak bisa dibiarkan terlalu lama, dan kalau terlalu banyak mengkonsumsinya bisa bikin sakit perut," tambahnya.

Dirinya pun mengimbau agar makanan yang telah diolah agar disimpan pada wadah yang tertutup sehingga terhindar dari lalat, debu, dan kotoran lainnya. "Jangan lupa cuci tangan juga, karena bakteri juga banyak di tangan," tuturnya. (*/one/ega)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 23:57

BKSDA Sarankan Diserahkan ke LK

TARAKAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyarankan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan…

Selasa, 18 September 2018 23:44

Sehari Penukaran, Tembus 1.142 Kartu GPN

TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Utara terus mendorong penggunaan sistem…

Selasa, 18 September 2018 12:24

KASIHAN..!! Beruang Madu Kurus di Kandang Besi

TARAKAN – Sedih rasanya melihat nasib tiga ekor beruang madu di dua kandang di dalam Hutan Kota…

Selasa, 18 September 2018 12:22

Potensi PAD, Investasi dan Libatkan Pihak Ketiga

KRITIK datang dari pemerhati lingkungan di Kalimantan Timur (Kaltim). Mantan Direktur Kawasan Wisata…

Selasa, 18 September 2018 12:19

Dibatasi, Dolar Naik, hingga Kompetitor Menguat

Semarak Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tidak berdampak signifikan bagi usaha jasa percetakan seperti…

Selasa, 18 September 2018 12:13

DPT Dicermati untuk Kali Kedua

TARAKAN- Imbauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI agar dilakukan pencermatan ulang terhadap jumlah…

Selasa, 18 September 2018 12:11

Imunisasi MR Masih 46 Persen

TARAKAN – Pencapaian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih cukup…

Selasa, 18 September 2018 11:59

Dua Spesialis Congkel Jok Motor Terciduk

TARAKAN - Dua pelaku pencurian spesialis merusak jok motor berhasil diamankan pihak kepolisian dari…

Selasa, 18 September 2018 11:51

Dolar Naik, Material KPR Ikut Naik

TARAKAN- Naiknya kurs dolar masih menjadi polemik. Pasalnya berbagai usaha juga mengalami imbasnya,…

Selasa, 18 September 2018 11:48

Akses Menuju Pemakaman Rusak Parah

TARAKAN - Jalan lingkungan menuju ke arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Nasrani, Kelurahan Juata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .