MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Februari 2018 10:37
Dua Bupati Tanpa Rumjab
MUBAZIR: Guest house yang dibangun untuk digunakan tamu dari luar kota yang terletak di kawasan eks rumah jabatan di Jalan Ujang Dewa, Nunukan Selatan hingga saat ini masih kosong. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid segera menapaki tahun kedua memimpin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Ironisnya, Bupati tak kunjung mendapatkan hak rumah jabatan sejak mengambil alih kepemimpinan Drs. H. Basri di 2016 lalu.

Laura berikut keluarga besarnya justru mendiami rumah dinas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan milik ayahnya di Jalan Ujang Dewa, Sedadap, Nunukan Selatan. Dalam rangkuman data Radar Nunukan (Radar Tarakan Group), rumah dinas bupati dibongkar pada 2012 silam. Kala itu, pemerintahan Basri memilih untuk menggantikan rumah dinas menjadi guest house atau rumah peristirahatan para tamu daerah.

Anggaran guest house senilai Rp 3 miliar muncul dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Nunukan 2012. Berbagai kontroversi dan penolakan muncul saat itu. Bahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan sempat menyidik pembongkaran rumah dinas kendati tidak ditemukan kerugian negara. Pembangunan Guest House berlanjut. Pada 4 Mei 2015, pemerintah kembali menyuntikkan anggaran senilai Rp 1,6 miliar. Judul kegiatan yakni lanjutan pembangunan guest house. Nomor kontrak 640/16/SPPP-LPGH/DPU-CK/V/2015.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan Andi Herianto, S.T, mengaku di 2018 ini anggaran pembangunan untuk rumah dinas bupati tidak diadakan. Sebab, kondisi keuangan daerah yang saat ini mengalami defisit. “Tidak ada anggaran pembangunan itu (rumah jabatan),” singkatnya saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, kemarin (7/2).

Mengenai guest house yang belum ditempati, lanjutnya, lantaran mebelnya belum ada. Jika ingin digunakan sebagai rumah jabatan bupati tentunya tidak sesuai. Karena, kondisi bangunannya hanya diperuntukkan untuk tamu daerah saja. “Ya, tidak cocok buat rumah jabatan. Makanya, Bupati itu pilih rumah jabatan yang sekarang ini. Karena dinilai lebih baik,” ungkapnya.

Dikatakan, untuk pengadaan mebel dan perlengkapan lainnya itu menjadi tanggung jawab instansi lain. Karena, sejak pembangunannya selesai, bangunan guest house itu diserahkan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Nunukan.

Sebelumnya, Kepala Bagian Umum dan Protokol pada Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Sirajudin mengatakan, rumjab yang saat ini digunakan Bupati telah dipinjampakai selama dua tahun. Jangka waktu itu dapat saja berubah. Tergantung keputusan Bupati. Apakah akan menempati bangunan tersebut atau tidak. Menurut Sirajudin, keputusan ada di tangan Bupati. Namun yang jelas, rumjab yang saat ini digunakan Bupati dianggap masih layak ditempati. “Bupati selama ini tak terlalu mempermasalahkan soal rumah jabatannya,” bebernya.

Dikatakan, untuk rencana pembangunan rumjab yang baru tentunya harus ada mekanisme. Apalagi, pembongkaran yang dilakukan selama ini diduga karena adanya kesalahan. Sehingga, untuk pembangunan tidak dapat dilakukan kembali. “Untuk wacana pembangunan rumah jabatan yang baru, belum pernah terdengar,” bebernya. (oya/lim)

loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 12:19

Ditinggal Kerja, Rumah Dilahap Api

NUNUKAN – Rumah salah seoang warga di Jalan Membunut, Nunukan Selatan ludes dilahap sijago merah…

Senin, 21 Mei 2018 12:15

Lima Bulan, 1.000 BMI Dihalau

NUNUKAN – Sejak awal Januari hingga Mei setiap pekan tepatnya hari Kamis pemerintah Malaysia selalu…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:46

Warga di Sini Jadi Incaran Buaya dan Ular Sembakung

NUNUKAN – Warga di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung membutuhkan perhatian dari pemerintah. Sebab…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .