MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Februari 2018 10:36
1,1 Kg Sabu Ditinggal di Tengah Razia
TANGKAPAN KAKAP: Kapolres Tarakan, AKBP Deary Stone didampingi Kasatreskoba Polres Tarakan, Iptu Bahrul Ulum saat menggelar press release terkait penangkapan pelaku AI dengan barang bukti sabu 1,1 kg, Rabu (7/2). JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Sempat berhasil kabur dengan meninggalkan barang bukti sabu seberat 1,1 kg di dalam jok motor saat pelaksanaan razia kendaraan bermotor pada Jumat (2/2), AI akhirnya diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan pada Selasa (6/2). AI bersembunyi di rumah kontrakannya di Jalan Seroja I, RT 39 Kelurahan Karang Anyar, sekitar pukul 06.00 Wita. Polisi kembali mengamankan sabu-sabu di rumah kontrakan AI seberat 2,88 gram.

Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone mengungkapkan bahwa AI sempat kabur saat terjaring razia petugas Satlantas Polres Tarakan. “Sebelum melakukan razia, kami sudah mendapatkan informasi intelijen bahwa ada kurir yang membawa sabu dalam jumlah besar pada malam hari, sehingga kami menggelar razia,” tuturnya.

Saat dilakukan razia di depan Mapolres Tarakan sekira pukul 21.00 Wita, AI yang mengendarai motor matik dihentikan petugas Satlantas dan lantas menanyakan kelengkapan surat kendaraan bermotor. “Saat itu petugas menanyakan surat kendaraan bermotor, namun oleh AI mengaku tidak bisa membuka jok motor karena tidak membawa kuncinya,” ujarnya.

Di saat petugas lengah, AI melarikan diri dengan meninggalkan motor matik miliknya yang saat itu masih dalam pemeriksaan. “Dia langsung kabur meninggalkan motornya, petugas Satlantas lantas membawa motor matik tersebut ke Mapolres Tarakan. Setelah diperiksa ternyata di dalamnya jok motor tersebut ditemukan paketan kotak berisi dua bungkus plastik berwarna coklat,” tuturnya.

Barang yang diduga narkoba jenis sabu tersebut lantas dibawa untuk dilakukan pengujian. “Setelah diuji ternyata narkoba, beratnya sekitar 1,1 kg,” ucapnya.

Setelah dipastikan isi paketan kotak tersebut merupakan narkoba jenis sabu, Satreskoba Polres Tarakan bergerak mencari keberadaan AI. Sempat buron selama 3 hari, AI akhirnya diringkus Satreskoba Polres Tarakan, Selasa (6/2) di rumah kontrakannya. Berdasarkan informasi yang diterima, AI merupakan satu jaringan dengan pasangan suami istri MN dan S yang sebelumnya ditangkap di Balikpapan saat membawa sabu seberat 1,24 kg. “Iya dia ini masih satu jaringan dengan yang tertangkap di Balikpapan beberapa waktu lalu, sabu yang dibawa pasangan suami istri itu merupakan sabu yang didapatkan dari AI,” bebernya.

Terkait akan dibawa ke mana sabu 1,1 kg yang ditinggalkan sebelumnya di jok motor, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Masih kami selidiki lagi, soal dia (AI) dapat dari mana dan mau diantarkan ke mana,” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa AI akan dikenakan pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 Udang-Undang Republik Indonesia (RI) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara minimal 6 tahun dan maksimal hukuman mati. “AI juga dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah sebelumnya dilakukan tes urine,” ucapnya.

“Keberhasilan pengungkapan ini tidak diukur dengan jumlah tangkapannya, tapi bagaimana mengungkap jaringannya, pengungkapan kali ini saya apresiasi karena jajaran saya berhasil mengungkap jaringannya beserta barang bukti yang lumayan banyak. Kita berharap ke depan bisa mengungkap lagi kasus serupa, karena narkoba ini merupakan musuh bersama,” pungkasnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .