MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Februari 2018 10:26
Berkas RN Segera Dilimpahkan ke Kejari

Kasus Pembakaran SMAN 2 Tanjung Selor

MASIH BERPROSES: Tim Labfor Surabaya tengah melakukan olah TKP pembakaran SMAN 2 Tanjung Selor. Dan saat ini Satreskrim terus melakukan pemberkasan. DOK/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meski hasil uji Laboratorium Forensik (Labfor) Surabaya hingga kini masih dalam proses penelitian. Satreskrim Polres Bulungan memastikan berkas kasus pembakaran SMAN 2 Tanjung Selor di Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur yang dilakukan oknum guru di sekolah itu sendiri berinisial RN (40) bakal terus berlanjut.

Kepada Radar Kaltara, Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasatreskrim AKP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, kelanjutan proses hukum pembakaran sekolah, menurutnya menjadi salah satu perkara yang sangat serius untuk ditanganinya saat ini. Pasalnya, dampak dari kejadian tersebut sempat mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) selaku wakil rakyat yang membuat tercorengnya dunia pendidikan di Kalimantan Utara (Kaltara).

Adapun, lanjutnya, sebagai wujud keseriusan pihak Satreskrim. Gede menjelaskan bahwa pihaknya saat ini telah mempersiapkan jadwal pelimpahan berkas RN ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Selor. “Kasus ini dalam waktu sebenarnya sudah akan kami limpahkan. Bahkan, sebelum uji lab keluar dijadwalkan pelimpahannya,” ungkapnya melalui pesan Whats App-nya kemarin.

Disinggung mengenai alasan pelimpahan sebelum uji lab keluar, Gede menjelaskan bahwa hal itu berdasarkan pada hasil penyidikan sementara dari para saksi yang dihimpun dan barang bukti yang ada. RN diduga kuat sebagai tersangka dalam pembakaran dua ruang tersebut.

“Tapi nanti kalau uji lab keluar, hasilnya tetap akan kami kirim ke JPU (Jaksa Penuntut Umum). Hanya saja, saat ini dari penyidikan sementara sudah bisa untuk dijadikan dasar pelimpahannya,” jelasnya.

Ditambahkan juga, apalagi sebelumnya dari hasil interogasi RN sendiri telah mengakui motif sakit hati kepada kepala sekolah karena kerap mempersulit setiap urusannya menjadi pemicu kejadian itu. Maka, menurutnya kasus tersebut layak untuk terus dilanjutkan ke tahapan selanjutnya.

“Kami bersyukur juga atas kerja sama masyarakat dalam menyampaikan informasi ke kami dengan segera. Sehingga kurang dari 2 x 24 jam kasus sudah kami ungkap,” ujarnya.

Sementara, seperti diberitakan sebelumnya terkait adanya motif sakit hati RN. Kepala SMAN 2 Tanjung Selor, Budi Nirwana secara tegas menyangkal pernyataan RN yang merasa sakit hati terhadapnya hingga nekat melakukan pembakaran dua ruangan sekolah.

Menurutnya, RN yang merupakan salah satu oknum guru di SMAN 2 itu selama ini untuk komunikasi ke pihaknya tak ada masalah. Oleh karenanya, atas aksi pembakaran tersebut sungguh di luar dugaannya. “Saya tidak tahu bentuk sakit hatinya itu bagaimana. Karena setiap orang punya ukuran sendiri,” ungkapnya kepada Radar Kaltara ditemui di sela-sela olah TKP oleh Tim Forensik berlangsung.

Dikatakan juga, mengenai urusan pekerjaan. Budi mengatakan, selama ini tak ada masalah. “Tidak ada seperti itu (masalah, Red). Sejauh ini KBM di sekolah ini normal saja sebelum kejadian ini,” akunya.

Terkait ditetapkannya RN sebagai tersangka ini lantaran pada saat di TKP. Tersangka atau RN menunjukkan sikap yang mencurigakan. Ia bukannya membantu memadamkan api. Tapi, justru hanya mondar-mandir di lokasi tersebut. Dan itu diketahui oleh salah seorang siswanya yang tengah berupaya memadamkan api.

Selain itu, dari bukti pemeriksaan dibarengi penggeledahan di rumah RN. Pihak kepolisian menemukan baju kaus merah dan celana pendek warna biru serta sepatu boots yang diduga digunakan tersangka pada saat awal melakukan pembakaran di TKP. Ditambah bukti lain, yakni satu unit motor Jupiter Z warna biru yang tercium sedikit aroma minyak tanah di bagian tengah bawah motor. (omg/eza)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:29

Caleg Tak Boleh Lamar CPNS

TANJUNG SELOR – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, menegaskan masyarakat yang sudah terdaftar…

Jumat, 21 September 2018 11:24

Oknum PNS Terlibat Judi Togel

TANJUNG SELOR – Kepolisian Resort (Polres) Bulungan melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)…

Jumat, 21 September 2018 11:21

Informasi Teknis CPNS Harus Valid

PEMPROV Kalimantan Utara (Kaltara) diingatkan secepatnya mematangkan persiapan rekrutmen calon pegawai…

Jumat, 21 September 2018 11:16

Kaltara Rawan KLB Campak dan Rubella

TANJUNG SELOR – Batas waktu pemberian vaksin Measles-Rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara)…

Jumat, 21 September 2018 11:12

Tiga Parpol Bersengketa Lolos ke DCT

TANJUNG SELOR  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengumumkan daftar…

Jumat, 21 September 2018 11:04

DPRD Harus Tahu Peruntukkan Anggaran

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2018…

Kamis, 20 September 2018 12:43

Gunakan Jalur Resmi, Perlu Sinergikan Puluhan Pengusaha

TANJUNG SELOR – Pekan lalu tepatnya Kamis (13/9), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)…

Kamis, 20 September 2018 12:40

Tingkatkan Ekonomi Warga, Bhabinkamtibmas Harus Berperan Aktif

TANJUNG SELOR – Tugas kepolisian sebagai abdi negara tak semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban…

Kamis, 20 September 2018 12:37

Jalan 603,91 Kilometer Prioritas KemenPU-PR

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Kamis, 20 September 2018 12:35

Modus Mengajari, Mawar Digauli Selama 3 Tahun

KASUS pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .