MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Februari 2018 23:30
Belanja di Warung, Rp 35,9 Juta Disita
461 LEMBAR: Kapolres Bulungan menunjukkan barang bukti pengungkapan kasus dua warga Balikpapan, kemarin (6/2). SAMSUL UMARDHANY/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, JAJARAN Kepolisian Resor (Polres) Bulungan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pemalsuan uang. Dua orang pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dikatakan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan laporan masyarakat yang menjadi korban. “Jadi saat ini sudah kami amankan dan sudah menetapkan Rudianto dan Edy Riyanto yang merupakan warga Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai tersangka,” terangnya di Mapolres Bulungan, Selasa (6/2).

 

Kasus ini terungkap, berawal dari informasi masyarakat, mengenai ada dua orang pengendara sepeda motor bebek membeli barang berupa rokok dan makanan ringan di sebuah warung di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara. “Kejadiannya pada tanggal 29 Januari 2018 lalu,” ungkapnya.

Kemudian, salah satu pemilik warung curiga dengan uang yang diberikan kedua pelaku. Korban bernama Candra Putra meinformasikan ke kepolisian. “Dibantu oleh Polsek Tanjung Palas Utara dan Unit Jatanras Polres Bulungan, keduanya ditemukan pada saat melewati Polsek Tanjung Palas, diketahui dari ciri-ciri dan infomasi yang ada, bahwa orang yang membelanjakan uang palsu tersebut adalah kedua pelaku,” jelasnya. “Jadi hari itu juga langsung bergerak dan ditemukan serta kami lakukan pemeriksaan, kemudian kami amankan barang bukti yang ada, di Balikpapan pada Senin,” timpalnya.

Mengenai modusnya, kata dia, tersangka melakukan kegiatan di malam hari dengan bertransaksi di warung kecil. “Misalkan uang palsu Rp 100 ribu dibelanjakan sebesar Rp 20 ribu, otomatis pedagang mengembalikannya dengan 80 uang asli dari itu ia akan mendapatkan keuntungan, jadi cukup besar untungnya,” sebut Fachry.

Adapun barang bukti yang diamankan, lanjutnya ialah upal dengan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 204 lembar atau senilai Rp 10,2 juta dan pecahan Rp 100 ribu sebanyak 257 lembar atau senilai 25,7 juta, uang asli Rp 4,6 juta, 4 bungkus makanan ringan, sebuah ikat pinggang, 26 bungkus rokok berbagai merek, sepasang kaus kaki, sebuah tas coklat dan satu unit motor Suzuki Satria FU dengan nomor polisi KT 3867 YE. “Mengenai berapa banyak yang menjadi korbannya, berdasarkan hasil pemeriksaan, hanya ada beberapa tempat saja di Desa Pimping. Jadi mereka ini orang baru yang juga baru memulai aksinya di Bulungan,” jelasnya. 

Upal tersebut merupakan hasil cetakan sendiri yang dilakukan keduanya di Balikpapan empat bulan lalu. “Dari hasil penyelidikan, keduanya bisa membuat upal dengan cara otodidak, dengan bantuan informasi media elektronik, seperti Youtube maupun Google,” jelasnya.

Lebih lanjut, kepolisian melanjutkan dengan pengembangan, berharap jika warga menemukan kasus serupa, agar bisa melapor ke kepolisian. “Hati-hati bertransaksi pada malam hari, karena penerangan kurang, kami anjurkan untuk seluruh pedagang, agar bisa menggunakan pendeteksi uang, ultra violet, untuk memeriksa uang dari hasil jual beli,” imbuhnya.

“Untuk jaringan, belum kami temukan, pelaku juga baru melakukan pada malam hari itu di Desa Pimping, akan kami lakukan pendalaman dan pengembangan,” sambungnya.

Soal pasal yang disangkakan, kedua tersangka dijerat pasal 36 ayat 1 juncto pasal 26 ayat 3 dan pasal 36 ayat 2 juncto pasal 26 ayat 2 dan pasal 36 ayat 1 juncto pasal 26 ayat 1 Undang-Undang nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dan atau pasal 244 KUHP, yang mana ancaman hukumannya adalah 15 tahun penjara. “Akan kami tahap keduakan ke Kejari (Kejaksaan Negeri) Tanjung Selor,” jelasnya. (sny/lim)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 10:25

Oknum ASN Hadirkan Saksi Meringankan

TANJUNG SELOR – Sidang kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum kepala instansi vertikal di…

Kamis, 22 Februari 2018 10:16

Cegah Konflik, Raperda Zona Wilayah Pesisir Dikebut

TANJUNG SELOR – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau…

Kamis, 22 Februari 2018 10:14

Manfaatkan Sungai sebagai Sumber Daya Listrik

Sejak menjadi Provinsi Kaltara, wilayah utara Kalimantan ini terus berkembang. Kendati demikikan, infrastruktur…

Kamis, 22 Februari 2018 10:13

500 Kepala Keluarga Terbebas dari Ancaman Air Bersih

TANJUNG SELOR – Warga Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara akhirnya lepas dari ancaman…

Kamis, 22 Februari 2018 10:12

Cekcok dengan Suami, IRT Nekat Minum Pembersih Lantai, YA WASSALAM.....

TANJUNG SELOR - Diduga karena permasalahan rumah tangga, seorang ibu rumah tangga (IRT) nekat mengakhiri…

Kamis, 22 Februari 2018 10:11

Program Food Estate Ditangani ‘Keroyokan’

TANJUNG SELOR – Menjadikan Bulungan sebagai daerah lumbung pangan berbasis industri masih jauh…

Rabu, 21 Februari 2018 11:05

Bosan Dijanji, SBSI Kembali ‘Bersuara’

TANJUNG SELOR - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) yang ada di Bulungan kembali menyuarakan aspirasi…

Rabu, 21 Februari 2018 11:03

Komisi VII Minta Solusi Jangka Pendek

TANJUNG SELOR – Persoalan listrik di Kalimantan Utara (Kaltara) hingga kini masih terus dikeluhkan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:01

Oknum Penjual Abate Masih Berkeliaran

TANJUNG SELOR – Abate, salah satu obat yang berfungsi mematikan jentik atau larva dari nyamuk…

Rabu, 21 Februari 2018 11:00

Tolak Revisi UU MD3 Disahkan, Mahasiswa ‘Turun’ ke Jalan

TANJUNG SELOR - Sejumlah mahasiswa dari beberapa organisasi kemahasiswaan yang ada di Tanjung Selor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .