MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Februari 2018 23:28
PLTA Peso Beroperasi, 80 Persen Konsumsi Listrik dari EBT

Strategi Keberlangsungan Energi di Kalimantan Utara

MAHAL: Pembangkit listrik di Kaltara yang masih didominasi penggunaan bahan bakar energi fosil. DOK/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Miris, pembangkit listrik di Provinsi Kalimantan Utara masih didominasi bahan bakar fosil yang terbatas dan mahal, misalnya batu bara, minyak dan gas (migas). Persentasenya mencapai 98,78 persen.

----

PEMERINTAH tak punya waktu banyak, selain segera merealisasikan pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Pembangkit di Kaltara saat ini 47,46 persen di antaranya merupakan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Sebanyak 33,55 persen merupakan pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG). Sebanyak 17,5 persen pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). “Ini digunakan oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) dan pemegang izin usaha seperti perhotelan, swalayan, dan pertokoan termasuk perusahaan-perusahaan di Kaltara,” jelas Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Utara Yosua Batara Payangan, kemarin (6/2).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menginginkan secara bertahap penggunaan pembangkit listrik dengan EBT. Sebab, selain biayanya lebih murah, juga lebih aman dan ramah lingkungan. “Kalau fosil sewaktu-waktu minyaknya bisa habis. Termasuk mahal dan karena membakar, karbondioksida yang dihasilkan juga banyak,” urai dia.

Menilik potensi sumber daya alam (SDA) di Kaltara dipastikan aman. Menjamin keberlangsungan dalam jangka waktu yang lama. “Selama matahari, air sungai, dan pepohonan masih terjaga dengan baik. Termasuk ramah lingkungan,” tegas Yosua.

Persentasi pembangkit dengan EBT masih kecil. Terdiri dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 1,22 persen dan pembangkit listrik mikro hidro (PLTMH) 0,27 persen. “Energi baru terbarukan ini dibangun oleh pemerintah baik Pemprov maupun kabupaten untuk masyarakat di pedesaan,” tuturnya.

Yosua optimistis penggunaan EBT dapat terealisasikan sesuai dengan rencana. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peso tahap pertama 900 Megawatt (MW) sudah dimulai. “Kalau PLTA ini selesai maka 80 persen bisa menggunakan EBT,” katanya.

Keberadaan dan seluruh tahapan pembangunan PLTA harus didukung semua pihak, baik pemerintah maupun elemen masyarakat. “Pemprov terus mendorong pelaksana mempercepat pembangunan PLTA itu,” imbuhnya. (isl/lim)

loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 18:01

Bandara Ini Ramah untuk Ibu Menyusui dan Difabel

TANJUNG SELOR - Langkah peningkatan kualitas pelayanan untuk moda transportasi udara dari dan ke Ibu…

Senin, 21 Mei 2018 17:58

Tak Penuhi Syarat, Satu Balon DPD RI Gugur

TANJUNG SELOR – Satu dari 33 bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perwakilan Kaltara…

Senin, 21 Mei 2018 12:27

Lewati Masa Perbaikan, Balon Langsung Gugur

TANJUNG SELOR – Hingga memasuki hari terakhir penerimaan berkas perbaikan syarat dukungan bakal…

Senin, 21 Mei 2018 12:25

Eksportir Diminta Pahami Teknis Standar Mutu

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop…

Senin, 21 Mei 2018 12:23

Ingin Tidur Nyenyak dan Gunakan Pakaian Layak

Pasangan suami istri (pasutri) Nasir dan Ube merupakan salah satu keluarga yang hidup di bawah garis…

Senin, 21 Mei 2018 12:21

Sempat Mangkrak, Ice Flake Mangkupadi Beroperasi

TANJUNG SELOR – Setelah sekian lama mangkrak karena belum adanya aliran listrik, akhirnya ice…

Senin, 21 Mei 2018 10:48

SDA di Perbatasan Dijual Ilegal ke Malaysia

TANJUNG SELOR - Meski memiliki sumber daya alam (SDA) yang berlimpah, tak menjamin akan dijual di daerah…

Senin, 21 Mei 2018 10:35

Selama Ramadan Stok Sembako Dijamin Aman

NUNUKAN – Memasuki awal bulan suci Ramadan, stok sembilan bahan pokok (sembako) dipastikan aman.…

Minggu, 20 Mei 2018 17:35

Taman Sungai Kayan Akan Dipadukan dengan Kapal Wisata

TANJUNG SELOR - Keberadaan taman di tepian Sungai Kayan atau Taman Sungai Kayan (TSK) dan Taman Kaltara…

Minggu, 20 Mei 2018 17:31

Dua Tahun Wilayah Ini Tak Punya Dokter

TANJUNG SELOR – Sejak dua tahun terakhir, Puskesmas Desa Long Bang, Kecamatan Peso Hilir mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .