MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Februari 2018 23:04
Pelayanan Puskesmas Kembali Dikeluhkan
PELAYANAN: Tampak pelayanan masyarakat di Puskesmas Nunukan. Minimnya SDM dinilai menjadi penyebab lambannya penanganan yang diberikan ke masyarakat.RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN — Pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Nunukan kembali dikeluhkan. Khususnya mengenai panjangnya antrean untuk mendapatkan pelayanan.

Sejumlah pasien banyak yang memilih pergi tanpa mendapatkan pelayanan lantaran mengaku tak sanggup menunggu lama. Baik untuk pemeriksaan kesehatan atau hanya sekadar pelayanan administrasi untuk kepentingan hal lain. “Bukan main antreannya panjang. Karena terlalu lama, makanya saya pulang saja,” ungkap Yanti, warga Kelurahan Nunukan Utara kepada media ini.

Ia mengatakan, sudah dua hari dirinya mendatangi Puskesmas Nunukan untuk memeriksakan giginya. Namun, hingga hari kedua ini dirinya belum juga mampu mendapatkan pelayanan. Apalagi, pihak Puskesmas membatasi nomor antrean. “Terpaksa saya ke dokter praktik swasta saja. Mau apalagi. Tidak dapat antrean juga,” keluhnya sembari berlalu. 

Andrian (34), warga Jalan Pelabuhan Baru mengaku, pelayanan Puskesmas Nunukan sejak beberapa bulan belakangan ini terjadi perubahan. Baik dari jumlah pasien yang berobat maupun pelayanan petugasnya. Ia mengakui antrean mendapatkan nomor sebelumnya tak pernah separah ini. “Mungkin karena pasien memang banyak atau apa. Saya juga mulai mengurangi berobat ke puskesmas. Hari ini saya datang karena sejak sebulan belum pernah periksa lagi,” ungkap Andrian saat ditemui dengan nomor antrean 56 di tangannya.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Puskesmas Nunukan dr. Ika Bihandayani mengakui kondisi ini dipengaruhi terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Puskesmas. Khususnya untuk tenaga dokter. “Ini masalah sejak dulu. Tapi sebisa mungkin kami atasi. Jumlah kunjungan tidak pernah sepi,” kata dr. Ika yang dikonfirmasi kemarin.

Menurutnya, kondisi ini merupakan gambaran hidup sehat tambah jauh. Puskesmas Nunukan sudah tidak sesuai fungsi. Karena, sebagian besar SDM yang ada disibukan hanya untuk pelayanan mengobati saja. 

Diungkapkan, upaya penambahan SDM sudah dilakukan sejak lama. Usulan disampaikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkaitan telah dilakukan berkali-kali agar ada solusi diberikan.  “Usulan penambahan dokter dan lainnya sudah dilakukan. Dinas terkait cukup memberi solusi. Tapi, masih belum terpenuhi semua karena memang tidak hanya Puskesmas Nunukan saja, unit pelayanan lain juga membutuhkan,” ujarnya. (oya/ash)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*