MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Februari 2018 20:45
PARAH..!! Simpan Sabu di Dubur, Supaya Enak Pakai Lotion
DIPERIKSA: Ketiga tersangka terduga kurir sabu saat diperiksa penyidik Satreskoba Polres Nunukan, Senin (5/2). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN — Diduga akan menyelundupkan narkotika golongan satu jenis sabu, tiga orang calon penumpang yang berencana menuju Sulawesi diamankan polisi, Jumat (2/2) lalu. Dibekuk di Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung, ketiganya tak berkutik ketika diperiksa personel Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan. Ditemukan barang bukti sabu yang disimpan dalam dubur mereka. Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, ketiga tersangka yang berinisial SR (25) SM (31) SP (27) langsung dibawa ke Mapolres Nunukan. “Barang bukti sebelumnya sudah dikeluarkan terlebih dahulu dari dubur mereka sebelum dibawa ke Mapolres Nunukan,” ungkap Karyadi kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai, Senin (5/2).

Setidaknya ada total enam bungkus sabu dibawa tersangka. Dari tersangka SR, ada tiga bungkus sabu. Untuk tersangka SM, ada dua bungkus  sabu, sementara SP hanya menyimpan satu bungkus. Dari enam bungkus tersebut, beratnya mencapai 300 gram.

Seluruh tersangka menyimpan sabu tersebut di dalam dubur mereka. Dengan menggunakan alat kontrasepsi jenis kondom, sabu pun terkemas rapi berbentuk roket. Sabu kemudian dimasukkan dengan menggunakan lotion. “Jadi tersangka ini menahan barang bukti di dalam anusnya untuk tidak keluar hingga sampai di tempat tujuan. Karena kalau tidak dikeluarkan oleh mereka sendiri, sabu tersebut tidak akan keluar sendiri,” kata Karyadi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sabu tersebut dibawa dari Tawau, Malaysia menggunakan jalur ilegal dan akan dibawa ke Sulawesi. Belum sempat dibawa ke tempat tujuan, sabu tersebut sudah lebih dahulu tercium anggota Satreskoba Polres Nunukan. 

Menjadi kurir sabu dan jika berhasil membawa sabu tersebut ke tempat tujuan, ketiganya diupah uang tunai sebesar Rp 10 juta. Sayang upah belum diterima ketiganya sudah mendekam di penjara.

Selain sabu, mereka juga membawa barang telepon genggam dan paspor namun dijadikan barang bukti. Ketiganya pun saat ini sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Nunukan. “Penyidik masih terus melakukan penyelidikan lebih mendalam guna pengembangan kasus. Jika ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan kembali,” janji Karyadi. (raw/lim)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .