MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Februari 2018 20:45
PARAH..!! Simpan Sabu di Dubur, Supaya Enak Pakai Lotion
DIPERIKSA: Ketiga tersangka terduga kurir sabu saat diperiksa penyidik Satreskoba Polres Nunukan, Senin (5/2). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN — Diduga akan menyelundupkan narkotika golongan satu jenis sabu, tiga orang calon penumpang yang berencana menuju Sulawesi diamankan polisi, Jumat (2/2) lalu. Dibekuk di Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung, ketiganya tak berkutik ketika diperiksa personel Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan. Ditemukan barang bukti sabu yang disimpan dalam dubur mereka. Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, ketiga tersangka yang berinisial SR (25) SM (31) SP (27) langsung dibawa ke Mapolres Nunukan. “Barang bukti sebelumnya sudah dikeluarkan terlebih dahulu dari dubur mereka sebelum dibawa ke Mapolres Nunukan,” ungkap Karyadi kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai, Senin (5/2).

Setidaknya ada total enam bungkus sabu dibawa tersangka. Dari tersangka SR, ada tiga bungkus sabu. Untuk tersangka SM, ada dua bungkus  sabu, sementara SP hanya menyimpan satu bungkus. Dari enam bungkus tersebut, beratnya mencapai 300 gram.

Seluruh tersangka menyimpan sabu tersebut di dalam dubur mereka. Dengan menggunakan alat kontrasepsi jenis kondom, sabu pun terkemas rapi berbentuk roket. Sabu kemudian dimasukkan dengan menggunakan lotion. “Jadi tersangka ini menahan barang bukti di dalam anusnya untuk tidak keluar hingga sampai di tempat tujuan. Karena kalau tidak dikeluarkan oleh mereka sendiri, sabu tersebut tidak akan keluar sendiri,” kata Karyadi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sabu tersebut dibawa dari Tawau, Malaysia menggunakan jalur ilegal dan akan dibawa ke Sulawesi. Belum sempat dibawa ke tempat tujuan, sabu tersebut sudah lebih dahulu tercium anggota Satreskoba Polres Nunukan. 

Menjadi kurir sabu dan jika berhasil membawa sabu tersebut ke tempat tujuan, ketiganya diupah uang tunai sebesar Rp 10 juta. Sayang upah belum diterima ketiganya sudah mendekam di penjara.

Selain sabu, mereka juga membawa barang telepon genggam dan paspor namun dijadikan barang bukti. Ketiganya pun saat ini sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Nunukan. “Penyidik masih terus melakukan penyelidikan lebih mendalam guna pengembangan kasus. Jika ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan kembali,” janji Karyadi. (raw/lim)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:49

Korban Salah Catat Bermunculan

TARAKAN – Ternyata tak hanya Lukas Yusuf, saja yang syok akan tagihan airnya yang melonjak senilai…

Jumat, 23 Februari 2018 10:45

Oleng Kiri, Terperosok ke Selokan

TARAKAN – Warga yang tinggal di daerah Jalan Kusuma Bangsa tepatnya di dekat gedung Polisi Militer…

Jumat, 23 Februari 2018 10:43

Besar di Tarakan, Tahu Seluk-beluk Perkembangan Kota

Tiga di antara empat pasangan calon (paslon) Pilwali Tarakan sudah berdiskusi langsung dengan kru dan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:41

Menebus Dosa Proyek Raksasa

BEGITU banyak pertanyaan tentang siapa Robert Lai dan siapa Meiling yang sering saya sebut dalam tulisan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:40

Bila Negatif, Penyelidikan Dihentikan

TARAKAN – Meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis hasil lab atas makanan,…

Jumat, 23 Februari 2018 10:38

Anggaran Kurang-Kontur Tanah Jadi Penyebab

TARAKAN — Dari 5.000 sambungan jaringan gas (jargas) yang menjadi target Perusahaan Gas Negara…

Jumat, 23 Februari 2018 10:37

Butuh Perbaikan Jalan Akses ke Masjid

TARAKAN – Ketua RT 10, Kelurahan Selumit, Gunawan mengatakan, semenisasi jalan lingkungan layak…

Jumat, 23 Februari 2018 10:36

Jalan di Tarakan yang Rawan Kecelakaan

TARAKAN – Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi kecelakaan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…

Kamis, 22 Februari 2018 10:40

BPK Ungkap Risiko Bisnis Kelalaian PDAM

TARAKAN – Kejadian yang dialami Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .