MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Februari 2018 17:50
Dinas Pertanian Panen Padi di Lahan Demplot

Diperkirakan Hasil Panen Per Hektare Capai 5 Ton

PANEN: Kepala Dinas Pertanian beserta seluruh staf dan PPL saat berpose bersama di lokasi lahan demplot padi sawah menandai panen padi dengan luasan sekitar 4 hektare untuk mendukung program Rasda 2018 dan diyakini akan terpenuhi. WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU - Dinas Petanian Kabupaten Malinau melakukan panen hasil tanaman demplot atau lahan contoh Dinas Pertanian dengan luasan sekitar 4 hektare di Jalan Kampus Poltek Malinau, Kecamatan Malinau Utara pada Sabtu (3/2) pagi, akhir pekan kemarin.  Seluruh tenaga penyuluh lapangan (PPL) Dinas Pertanian beserta seluruh staf termasuk anak sekolah dari SMK Kecamatan Tulin Unsoi Kabupaten Nunukan yang sedang praktik lapangan atau magang di Dinas Pertanian juga ikut serta dalam panen tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Ir. Kristian Muned M.T. menjelaskan, padi yang dipanen tersebut merupakan hasil tanam pada musim tanam (MT3) di tahun 2017 lalu. Kristian Muned berkeyakinan bahwa kebutuhan Beras Daerah (Rasda) tahun ini dapat tercapai. Sebab, dari beberapa hasil ubinan yang dilakukan di wilayah Kecamatan Malinau Utara ini menunjukkan hasil panen mencapai sekitar 4,5 hingga 5,2 ton per hektare dari tiga lokasi yang dilakukan pengubinan oleh BPS tahun lalu.

Dinas Pertanian berkeyakinan, hasil panen lahan demplot Dinas Pertanian ini kemungkinan besar tidak akan jauh dari angka itu selama pola pertaniannya sama dengan yang diambil samplingnya. “Khusus yang (di lahan panen) ini, prediksi kami main di antara 4,5 hingga 5 ton per hektare. Ini juga sesuai kesepakatan, kami akan lempar untuk memenuhi kebutuhan Rasda. Bahkan, petani juga sudah banyak menjual gabahnya untuk mendukung program Rasda ini,” ungkap Kristian Muned.

Kristian Muned menambahkan, program Pemkab Malinau saat ini salah satunya adalah Rasda di samping program RT Bersih dan program wajib belajar 16 tahun. Untuk mewujudkan program Rasda itu, leading sector-nya berada di Dinas Pertanian. "Jadi, merupakan suatu tanggung jawab moral bagi Dinas Pertanian kepada pimpinan dalam memyukseskan program unggulan daerah tersebut. Itu yamg pertama," ungkap Kristian Muned kepada media ini di sela kegiatan panen.

Kedua, lanjutnya, maksud dari bertani dengan mengerahkan tenaga PPL dan Kepala Cabang Dinas Pertanian (KCDP) di 5 wilayah kecamatan di Ibu Kota Kabupaten Malinau ini tidak lain untuk memberi contoh serta memotivasi para petani padi Malinau. Sebab, lahan yang digunakan adalah lahan demplot milik Dinas Pertanian. PPL menurut Kristian Muned, tugas dan kewajibannya adalah tenaga penyuluh. Namun tenaga penyuluh perlu memberikan contoh nyata di lapangan yang hasilnya bisa di lihat petani dan dijadikan contohnya. “Artinya, memberikan contoh. Jadi, selain menyuluh, dia juga memberikan contoh dengan bertani yang baik dan benar sesuai aturan bertani baik, benar dan sehat supaya di peroleh hasil yang maksimal,” ungkap mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Malinau ini.

Ketiga, sambung Kristian Muned, lahan demplot yang ditanami padi ini merupakan tanah milik Dinas Pertanian dan berada di Jalan Kampus Poltek Malinau, Kecamatan Malinau Utara. Tanah ditanami ini baru sekitar 4 hektare saja dan selebihnya lahan lainnya ada yang dipinjam dan garap oleh warga. “Sedangkan selebihnya lagi juga ada yang belum tergarap,” tukasnya. (ida/fly)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 10:55

Yansen TP: Mutasi Adalah Hal yang Wajar

MALINAU - Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dalam sambutan dan arahannya di acara pelantikan dan pengambilan…

Kamis, 24 Mei 2018 10:54

Banyak Pejabat Dilantik Ulang, LOH KENAPA?

MALINAU - Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si melantik serta mengambil sumpah janji jabatan secara resmi…

Kamis, 24 Mei 2018 10:52

Pembangunan SDM Mental Spiritual Dianggap Penting

MALINAU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau seperti mottonya, warna pelangi yaitu meski berbeda-beda…

Kamis, 24 Mei 2018 10:47

11 Kecamatan Miliki TPP di Bawah Angka 2

MALINAU - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Malinau,…

Rabu, 23 Mei 2018 11:31

Semua WNI Berhak Hidup dan Menikmati Kemerdekaan

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan, jauh sejak Indonesia merdeka, kehidupan…

Rabu, 23 Mei 2018 11:19

Terkena Limbah Solar, Jadi Lahan Demplot

MALINAU – Limbah solar milik perusahaan tambang yang sempat dikhawatirkan masyarakat setempat…

Rabu, 23 Mei 2018 11:12

Ketua DPRD: Hargai Perbedaan Suku, Agama dan Latar Belakang

Menyikapi beberapa kejadian aksi yang tidak terpuji, yaitu aksi terorisme yang beberapa hari terakhir…

Selasa, 22 Mei 2018 12:33

Pemerintah dan Masyarakat Buat Pernyataan Bersama

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau bersama seluruh instansi vertikal, tokoh agama,…

Senin, 21 Mei 2018 12:13

Perusahaan Diminta Bantu Kembangkan Pertanian

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen T.P, M.Si meminta agar program demplot padi sawah milik PT…

Senin, 21 Mei 2018 12:11

PT BDMS-MA Sudah Siapkan Time Land dan Replikasinya

MALINAU-Deden Ramdan selaku Direksi  PT. BDMS-PT. MA mengungkapkan,  masih sangat dimungkinkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .