MANAGED BY:
SABTU
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 02 Februari 2018 12:55
Ratusan Akun Medsos Dibidik Panwaslu
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Upaya mengantisipasi hoax alias informasi palsu dalam pilkada terus dilakukan. Mulai tahun ini Bawaslu memiliki kewenangan memantau dan merekomendasikan pembekuan akun media sosial (medsos) yang melakukan kampanye hitam.

Kewenangan tersebut tertuang dalam memorandum of understanding (MoU) antara Bawaslu dengan KPU, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), serta sejumlah platform medsos mulai GoogleYouTubeFacebookTwitterBBMLineBigo LiveMe Tube, hingga Live Me.

Ketua Pantia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tarakan, Sulaiman mengatakan, pada dasarnya pihak yang baru melaksanakan hal tersebut barulah Bawaslu RI. Meski begitu, instruksi untuk melakukan pepembekuan akun medsos, belum diberikan Bawaslu RI kepada Panwaslu.

"Nah, kami tinggal menunggu perintah dari Bawaslu melalui Bawaslu Kaltara untuk melakukan itu (pembekuan akun medsos)," ujarnya.

Untuk diketahui, jenis akun yang dapat dibekukan oleh pihaknya ialah akun yang bersifat pemberi informasi fitnah, akun tanpa nama dan memancing isu sara di masyarakat. Hingga kini, Sulaiman mengaku sudah ada ratusan akun di Tarakan yang menjadi target untuk dibekukan. “Kami segera konsultasi dengan Bawaslu terlebih dulu,” ungkap Sulaiman.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, pihaknya akan membentuk satgas pemantau medsos. Nanti satgas tersebut memantau pergerakan pembicaraan pada setiap akun di dunia maya. "Ada satu unit yang memonitor medsos," ujarnya setelah MoU di kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (31/1).

Selain itu, Bawaslu di semua tingkat juga akan membuka posko pengaduan terkait informasi hoax. Baik secara tatap muka maupun melalui akun-akun bawaslu di medsos. Jika ada laporan atau temuan satgas, pihaknya akan menelisik lebih dalam konten yang diproduksi akun tersebut. "Konten (melanggar atau tidak) kami uji dengan parameter UU Pilkada dan PKPU," imbuhnya. Apabila unsur pelanggaran bisa dibuktikan, Bawaslu merekomendasikan pembekuan akun ke platform.

Terhadap pelakunya, Bawaslu bisa mengadukan dengan pasal pelanggaran pidana umum. Tak terkecuali jika dalang di balik konten tersebut pasangan calon.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, cara tersebut sudah dilakukan dengan lembaga lain sesuai bidangnya. Terkait jaringan narkoba di media sosial, misalnya pihaknya juga memberikan kewenangan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN).
"Untuk hal-hal yang berkaitan pelanggaran UU Pemilu, tentu yang paling kompeten dan punya kapasitas adalah Bawaslu," ujarnya. Rudi memastikan, platform media sosial harus langsung menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan Bawaslu.

"Tidak ada alasan kalau Bawaslu meminta, platform tidak melakukan takedown," imbuhnya.

Ketua KPU Arief Budiman menyambut baik kebijakan tersebut. Selama ini pengawasan tidak efektif. Sebab, penyelenggara dan pengawas hanya bisa menindak akun resmi calon. Padahal, yang biasa melakukan kampanye hitam adalah akun-akun fiktif atau tidak resmi

Meski belum diberikan perintah untuk melakukan pembekuan akun yang dianggap "nakal" di media sosial, namun hingga kini Panwaslu telah membidik seratus lebih jumlah akun di Kota Tarakan yang dianggap berpotensi untuk mengganggu keamanan pelaksanaan pilwali di Bumi Paguntaka ini. (*/shy/jpg/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:37

Kembali ke THM, Minibus Putih Ditembak

TARAKAN - Satreskrim Polres Tarakan melakukan penyelidikan perkara penembakan terhadap…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:36

HM yang Ancam Kapolri, Sempat Demo di Jakarta

TARAKAN – Diduga melayangkan ancaman melalui media sosial (medsos) kepada…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:31

Pemkot Dukung Penuh Pawai Pembangunan

TARAKAN - Rencana pelaksanaan pawai pembangunan oleh Radar Tarakan dan…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:28

Hibahkan 2 Hektare untuk Bangun BPOM

TARAKAN – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) berencana mendirikan…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:25

Lokasi Sekolah Baru Belum Final

ADANYA penambahan dua sekolah menengah pertama (SMP) pada 2019-2020, disambut…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:03

Koperasi di Kaltara Terlilit Utang Lama

TARAKAN - Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:01

Akses Embung Bengawan Dibenahi Sementara

TARAKAN- Kondisi akses jalan lingkungan menuju Embung Bengawan, Kelurahan Juata…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:55

Perbaikan hanya Janji Belaka

TARAKAN - Rusaknya jalan yang terdapat di Jalan Aki Balak…

Jumat, 19 Juli 2019 09:44

Ramaikan Pawai Pembangunan

TARAKAN – Pawai pembangunan akan dilaksanakan dalam 31 hari lagi,…

Jumat, 19 Juli 2019 09:42

Tingkatkan Pengawasan dan Ajak Kerja Sama Mitra di Perbatasan

TARAKAN – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus berupaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*