MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 02 Februari 2018 12:55
Ratusan Akun Medsos Dibidik Panwaslu
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Upaya mengantisipasi hoax alias informasi palsu dalam pilkada terus dilakukan. Mulai tahun ini Bawaslu memiliki kewenangan memantau dan merekomendasikan pembekuan akun media sosial (medsos) yang melakukan kampanye hitam.

Kewenangan tersebut tertuang dalam memorandum of understanding (MoU) antara Bawaslu dengan KPU, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), serta sejumlah platform medsos mulai GoogleYouTubeFacebookTwitterBBMLineBigo LiveMe Tube, hingga Live Me.

Ketua Pantia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tarakan, Sulaiman mengatakan, pada dasarnya pihak yang baru melaksanakan hal tersebut barulah Bawaslu RI. Meski begitu, instruksi untuk melakukan pepembekuan akun medsos, belum diberikan Bawaslu RI kepada Panwaslu.

"Nah, kami tinggal menunggu perintah dari Bawaslu melalui Bawaslu Kaltara untuk melakukan itu (pembekuan akun medsos)," ujarnya.

Untuk diketahui, jenis akun yang dapat dibekukan oleh pihaknya ialah akun yang bersifat pemberi informasi fitnah, akun tanpa nama dan memancing isu sara di masyarakat. Hingga kini, Sulaiman mengaku sudah ada ratusan akun di Tarakan yang menjadi target untuk dibekukan. “Kami segera konsultasi dengan Bawaslu terlebih dulu,” ungkap Sulaiman.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, pihaknya akan membentuk satgas pemantau medsos. Nanti satgas tersebut memantau pergerakan pembicaraan pada setiap akun di dunia maya. "Ada satu unit yang memonitor medsos," ujarnya setelah MoU di kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (31/1).

Selain itu, Bawaslu di semua tingkat juga akan membuka posko pengaduan terkait informasi hoax. Baik secara tatap muka maupun melalui akun-akun bawaslu di medsos. Jika ada laporan atau temuan satgas, pihaknya akan menelisik lebih dalam konten yang diproduksi akun tersebut. "Konten (melanggar atau tidak) kami uji dengan parameter UU Pilkada dan PKPU," imbuhnya. Apabila unsur pelanggaran bisa dibuktikan, Bawaslu merekomendasikan pembekuan akun ke platform.

Terhadap pelakunya, Bawaslu bisa mengadukan dengan pasal pelanggaran pidana umum. Tak terkecuali jika dalang di balik konten tersebut pasangan calon.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, cara tersebut sudah dilakukan dengan lembaga lain sesuai bidangnya. Terkait jaringan narkoba di media sosial, misalnya pihaknya juga memberikan kewenangan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN).
"Untuk hal-hal yang berkaitan pelanggaran UU Pemilu, tentu yang paling kompeten dan punya kapasitas adalah Bawaslu," ujarnya. Rudi memastikan, platform media sosial harus langsung menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan Bawaslu.

"Tidak ada alasan kalau Bawaslu meminta, platform tidak melakukan takedown," imbuhnya.

Ketua KPU Arief Budiman menyambut baik kebijakan tersebut. Selama ini pengawasan tidak efektif. Sebab, penyelenggara dan pengawas hanya bisa menindak akun resmi calon. Padahal, yang biasa melakukan kampanye hitam adalah akun-akun fiktif atau tidak resmi

Meski belum diberikan perintah untuk melakukan pembekuan akun yang dianggap "nakal" di media sosial, namun hingga kini Panwaslu telah membidik seratus lebih jumlah akun di Kota Tarakan yang dianggap berpotensi untuk mengganggu keamanan pelaksanaan pilwali di Bumi Paguntaka ini. (*/shy/jpg/nri)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…

Kamis, 22 Februari 2018 10:30

Rp 70 M untuk Bangun Balai POM

Tarakan - Guna meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi masyarakat terhadap obat dan makanan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:28

Dua Kali Longsor, Penanganan Masih Sementara

TARAKAN - Musibah longsor kembali terjadi di Tarakan, tepatnya di RT 4 Kelurahan Pamusian. Longsor yang…

Kamis, 22 Februari 2018 10:27

Tak Banyak Usulan, Infrastruktur Masih Baik

TARAKAN - Ketua RT 9, Kelurahan Pamusian, Eddy Suyono mengatakan, infrastruktur di wilayahnya dapat…

Rabu, 21 Februari 2018 11:12

Lima Kelurahan Belum Terpasang Jargas

TARAKAN - Sebagai salah satu kota yang memiliki sumber daya minyak dan gas (migas), menjadikan Bumi…

Selasa, 20 Februari 2018 10:49

Berani Laporkan Penjualan di Atas HET!

TARAKAN – Meski sebagian wilayah Bumi Paguntaka sudah dipasangi jaringan gas (jargas), namun keberadaan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:47

Tergerak dari Keluh Kesah Ibu-Ibu di Selawatan

Manajemen dan kru Radar Tarakan yang dipimpin Direktur Utama Anny Susilowati pun akhirnya berkesempatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:44

Tampung Bom dengan Bungker Darurat

TARAKAN – Seiring bergantinya tahun, penemuan bom Perang Dunia ke II semakin banyak ditemukan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:43

UNBK Digelar Semi Online

TARAKAN - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilaksanakan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:42

Simpan Sabu di Kantong Pop Ice, AS Dibekuk

TARAKAN – Aksi AS, pelaku diduga pengedar sabu-sabu akhirnya digagalkan Satreskoba Polres Tarakan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .