MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 02 Februari 2018 12:52
Rp 8 Miliar untuk Perbaikan Sekolah
PELAYANAN: Kadisdikbud Ilham Nor saat meresmikan dimulainya perbaikan salah satu sekolah. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Dana alokasi khusus (DAK) untuk pendidikan di Tarakan tahun ini sebesar Rp 8 miliar yang dibagi untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dana DAK ini ada yang dilakukan sendiri juga ada melakukan swakelola yang melibatkan komite sekolah serta masyarakat sekitar.

“DAK ini alokasi yang sudah di khususkan memang untuk pembangunan fisik, tetapi lebih kepada rehabilitasi ruang belajar sekolah saja,” kata Ilham Nor, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tarakan.

Rehabilitasi sekolah sendiri dilakukan hanya pada SD saja, sedangkan untuk SMP sifatnya lebih kepada pembangunan ruang kelas baru (RKB). RKB dilakukan di SMP 9, sehingga hanya dilakukan pembangunan secara fisik saja.

“Untuk pembangunan baru belum dapat dilakukan,” ujarnya.

Karena memang DAK sudah dialokasikan khusus untuk penambahan kelas dan juga rehabilitasi maka tidak diperbolehkan untuk menggunakannya untuk keperluan yang lainnya. Rehabilitasi sendiri seperti perbaikan kelas yang rusak, dan dilakukan pengecetan.

“Sifatnya fisik memang, tetapi hanya yang kecil-kecil saja. Karena anggaran itu dibagi untuk beberapa sekolah,” ungkapnya.

Untuk swakelola sendiri, sistemnya masyarakat yang mengerjakannya tetapi bekerja sama dengan pihak komite sekolah. Anggaran yang diberikan juga dari pemerintah, walaupun masyarakat yang mengerjakannya.

“Memang ada dua sistem dana, yakni DAK dan tata kelola. Perbedaaannya hanya pada pengerjaannya saja,” tuturnya.

Pengerjaannya juga hanya rehabilitasi sekolah saja, pihak sekolah yang merencanakan dengan memanfaatkan masyarakat untuk meminimalkan anggaran yang ada.

“Kalau menggunakan tukang lagi kan pasti mahal, jadi lebih baik gunakan masyarakat sekitar agar anggaran yang dikeluarkan dapat dikelola maksimal,” tambahnya.

Karena dana ini dibagi-bagi untuk beberapa sekolah, sehingga dana yang didapatkan bervariasi tergantung dari kebutuhan sekolah. Ada yang mendapat cukup banyak dan ada yang hanya secukupnya saja tergantung kerusakan kelas.

“Ada yang diperbaiki dua kelas, ada tiga kelas. Jadi memang kebutuhannya tidak sama,” pungkasnya. (*/naa/udn)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 21:45

FINAL! DPT Tarakan 154.706 Pemilih

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih menunggu petunjuk teknis…

Selasa, 13 November 2018 15:34

Detik-Detik Mualim Tugboat Fortunesius 101 Terjebak dalam Kamar

TARAKAN – AR bernafas panjang. Anak buah kapal (ABK) Fortunesius…

Selasa, 13 November 2018 14:23

Mualim Kapal Terjebak dalam Kamar

TARAKAN – Dua awak tugboat atau kapal tunda Fortunesius 101…

Selasa, 13 November 2018 14:22

Diduga Menyeret Pejabat Pemkot

TARAKAN - Hasil perhitungan kerugian negara dugaan korupsi pengadaan lahan…

Selasa, 13 November 2018 14:21

Berharap Campur Tangan Pemerintah

TARAKAN - Persoalan harga udang windu atau udang tiger yang…

Selasa, 13 November 2018 14:18

Nelayan Keluhkan Solar Subsidi Cepat Ludes

NELAYAN kecil mengeluhkan jumlah bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.…

Selasa, 13 November 2018 13:52

Pelabuhan Tengkayu II Resmi Diambil Alih Pemprov

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara resmi mengambil alih aset…

Selasa, 13 November 2018 13:41

Ini Penyebab Tenggelamnya Tugboat Fortunesius 101

TARAKAN - Usai dievakuasi, keenam anak buah kapal (ABK) tugboat…

Selasa, 13 November 2018 11:45

Membacok karena Sakit Hati

TARAKAN – Hasil pemeriksaan terhadap pelaku penganiayaan terhadap korban bernama…

Selasa, 13 November 2018 11:44

PDAM Yakini Masih Terjadi Pencurian Air

TARAKAN – PDAM Tirta Alam meyakini sepanjang tahun 2018 masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .