MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 30 Januari 2018 11:08
Pesan Berantai Revisi UU ASN
HOAKS: Pesan berantai yang dikirim ke group medsos honorer Nunukan terkait revisi UU ASN tidaklah benar. DOKUMEN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya sejumlah aparatur sipil negera (ASN), yang bekerja di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kembali mendapatkan pesan berantai disejumlah media sisoal (Medsos), tentang aturan atau Revisi Undang-undang (RUU) ASN pengangkatan honorer k2 dan pegawai kontrak.

Bahkan pesan ini diakui berasal dari sejumlah pejabat di lingkungan OPD Kabupaten Nunukan. Namun, masih banyak yang belum percaya lantaran pesan-pesan sejenisnya sering tersebar melalui medsos.

Seperti yang diungkapkan Hermanto, warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Nunukan Tengah, yang juga mengaku mendapatkan pesan tersebut. Namun, dirinya tidak begitu percaya dengan informasi tersebut.

“Bosan sudah dapat pesan seperti itu, nanti ujung-ujungya hoaks. Tapi kalau kita ini percaya tidak percaya Mas, karena sebenarnya berharap juga,” kata Manto sembari tertawa.

Memang di dalam pesan tersebut disebutkan Revisi UU ASN telah diresmikan menjadi RUU Usulan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI). Atas revisi tersebut peluang pengangkatan sejumlah honorer k2 dan pegawai kontrak semakin besar. Bahkan pesan itu mengatasnamakan Ketua Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsi.

Namun, pesan ini malah jadi lelucun. Manto mengaku, pesan yang diterima di group medsosnya menjadi lelucon teman-temannya. “Ada yang bilang informasi itu hanya untuk buat senang hatinya pegawai honorer saja. Nantilah kita lihat perkembangannya, benar atau tidak,” tuturnya bertanya-tanya.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Pembinaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Hamseng mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima informasi terkait hal tersebut. Meski begitu, pihaknya tetap menunggu aturannya jika memang telah dirubah.

“Ya, belum ada terima informasinya tuh, kita tunggu saja aturannya kalau memang sudah dirubah,” singkat Hamseng. (raw/nri)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 21:45

FINAL! DPT Tarakan 154.706 Pemilih

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih menunggu petunjuk teknis…

Selasa, 13 November 2018 15:34

Detik-Detik Mualim Tugboat Fortunesius 101 Terjebak dalam Kamar

TARAKAN – AR bernafas panjang. Anak buah kapal (ABK) Fortunesius…

Selasa, 13 November 2018 14:23

Mualim Kapal Terjebak dalam Kamar

TARAKAN – Dua awak tugboat atau kapal tunda Fortunesius 101…

Selasa, 13 November 2018 14:22

Diduga Menyeret Pejabat Pemkot

TARAKAN - Hasil perhitungan kerugian negara dugaan korupsi pengadaan lahan…

Selasa, 13 November 2018 14:21

Berharap Campur Tangan Pemerintah

TARAKAN - Persoalan harga udang windu atau udang tiger yang…

Selasa, 13 November 2018 14:18

Nelayan Keluhkan Solar Subsidi Cepat Ludes

NELAYAN kecil mengeluhkan jumlah bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.…

Selasa, 13 November 2018 13:52

Pelabuhan Tengkayu II Resmi Diambil Alih Pemprov

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara resmi mengambil alih aset…

Selasa, 13 November 2018 13:41

Ini Penyebab Tenggelamnya Tugboat Fortunesius 101

TARAKAN - Usai dievakuasi, keenam anak buah kapal (ABK) tugboat…

Selasa, 13 November 2018 11:45

Membacok karena Sakit Hati

TARAKAN – Hasil pemeriksaan terhadap pelaku penganiayaan terhadap korban bernama…

Selasa, 13 November 2018 11:44

PDAM Yakini Masih Terjadi Pencurian Air

TARAKAN – PDAM Tirta Alam meyakini sepanjang tahun 2018 masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .