MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 29 Januari 2018 12:35
Tekad Perbanyak Penerbangan Internasional

Mengenal Elfi Amir, Kepala Bandara Juwata Tarakan

Elfi Amir

PROKAL.CO, Pergantian jabatan pada sebuah intansi memang hal yang lumrah. Kini estafet kepemimpinan Bandara Juwata Tarakan kini telah berada di tangan Elfi Amir. Melanjutkan perjuangan Hemi Pramuraharjo yang sebelumnya bertugas di Bumi Paguntaka.

YUSTINA LUMBAA

ELFI Amir merupakan pria kelahiran Bukit Tinggi, 29 Desember 1961 silam. Elfi sapaan akrabnya, memiliki segudang pengalaman yang didapatkannya  pada kariernya di bagian perhubungan udara.

Berawal dari mengenyam pendidikan Diploma II dengan jurusan keselamatan penerbangan. Setelah itu Elfi, melanjutkan pendidikan di Diploma III hingga Diploma IV dengan mengambil jurusan yang sama. Meski sudah menyelesaikan pendidikan diplomanya. Elfi merasa tak puas diri. Dia kembali menlanjutkan kuliah strata 1 hingga mengambil gelar magister pada jurusan ekonomi manajemen.

“Awal saya pendidikan  latihan penerbangan di Curug, Tanggerang itu selesai tepat pada 1982 lalu. Setelah itu saya bertugas di Tanjung Pinang sebagai pengatur lalu lintas udara,”  tutur Elfi.

Setelah bertugas di Tanjung Pinang selama 3 tahun, kemudian Elfi dipindahkan ke Batam selama 26 tahun dan memang cukup lama selama perjalanan kariernya. Di Batam, Elfi juga bertugas sebagai pengatur lalu lintas udara. Kemudian di tahun 1999, dia menjadi Pimpoksi PLLU. Setelah itu, di tahun 2005 menjadi kepala kelompok teknisi, lalu di tahun 2011 di promosikan menjadi Kepala Bandara di Cut Nyak Dien Nagan Raya di Aceh Barat selama sebelas bulan.

Setelah itu, Elfi kembali dipromosikan menjadi Kepala Bandara H.A.S Hanandjoeddin Tanjung Pandang di Bangka Belitung selama satu tahun. Setelah itu di tahun 2013, Elfi lalu bertugas ke Jakarta sebagai Kasubit manajemen Lalu Lintas Penerbangan. Dalam tugasnya kali ini, elfi bertanggung jawab terhadap ruang udara dan pelayanan lalu lintas penerbangan. Selanjutnya kembali terjadi restrukturasiorganisasi di Dirjen Perhubungan Udara, 2016 dirinya mendapatkan rotasi ke Kasubit personil navigasi penerbangan.

“Jadi saya membawahi personel, baik itu pengatur lalu lintas penerbangan, pengatur komunikasi penerbangan, penerangan informasi aurotika, tehknik telekomunikasi, dan perancang prosedur. Jadi memang ada lima bidang yang saya pimpin  di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Di akhir 2017, tanggal 27 Desember kembali Elfi di promosikan sebagai Kepala Bandara Juwata Tarakan. Beberapa pengalaman karier yang telah dilewatinya, semua dijalani dengan sungguh-sungguh dan ikhlas. Karena dia percaya sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas itu dapat membuahkan hasil yang manis.

Dalam perjalanan kariernya pun sudah tentu terdapat kendala dan rintangan. Sejak pertama kali penempatan Elfi memang lebih banyak bertugas di daerah yang tak begitu luas.

Karena kali ini juga dia kembali bertugas sebuah pulau kecil yang indah, dirinya merasa tertantang dan untuk bisa melakukan yang terbaik. Memiliki beberapa pengalaman di sebuah kepulauan, Elfi yakin dapat memberikan yang terbaik untuk Tarakan. Baginya, menjadi kepala bandara ataupun menjadi kasubit atau yang lainnya menurutnya semua sama. Dia akan melakukan yang terbaik.

“Sama saja, walau ada perbedaan. Kalau menjadi Kabandara itu memimpin dalam satu tempat saja, kalau berada di Jakarta, memang wawasannya lebih luas dari Sabang sampai Merauke. Tetapi, di mana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Itu pegangan hidup saya,” jelasnya.

Walaupun kembali menjadi Kabandara, dia bersyukur karena tentu golongan jabatan akan menjadi naik. Sebagai Kasubit sebagai eselon III A, tetapi di Tarakan II B, tentu ini adalah suatu peningkatan dan mendapatkan jabatan yang sangat baik. Sebagaimana mengembangkan Bandara Juwata Tarakan untuk menjadi yang lebih baik, karena menurutnya memang sudah baik tetapi tetap harus perlu peningkatan untuk ke depannya.

“Semuanya itu amanah dan pastinya menjadi tantangan untuk menjadi lebih baik lagi. Dan pasti peningkatan itu sangat perlu,” tuturnya.

Dirinya sendiri memang merasa untuk peningkatan Bandara Juwata Tarakan banyak tantangan yang harus dihadapinya. Karena itu Elfi ingin mulai dari menarik airlines baik dari Indonesia maupun pihak asing untuk masuk ke Tarakan. Tetapi memang harus ada dukungan dari pemerintah daerah juga, di mana memang ekonomi dan pariwisata yang sudah cukup maju sehingga harus bersama-sama berjuang untuk membuat banyak orang datang ke Tarakan.

“Harus dipikirkan, apa yang harus di jual dan promosikan dari Tarakan, agar orang lain datang,” ujarnya.

Tantangan selanjutnya, yakni penerbangan domestik dan penerbangan luar negeri yang harus terus ditingkatkan. Ini yang memang menjadi tantangan semuanya, bagaimana menarik penerbangan asing ke Tarakan, maupun penerbangan lokal.

Karena menurutnya, jika bandara setaraf kelas satu utama masih jauh dari harapan. Harus banyak penerbangan dan orang-orang yang ditarik masuk agar setiap penerbangan dapat ramai di Tarakan. Sehingga harus memasarkan Bandara Juwata Tarakan bersama-sama dengan instansi yang ada di Kota Tarakan untuk dapat dikembangkan.

“Kalau bisa memang semua meeting pejabat itu dilakukan di Tarakan, jadi harus diberikan kemudahan. Tentu yang memberikan kemudahan dari asosiasi apa saja di Tarakan. dengan melakukan promosi ke semua Kementerian yang ada di Jakarta, agar jika ada meeting dapat dilakukan di Tarakan,” jelasnya.

Dengan begitu, banyak orang yang akan datang ke Tarakan, pastinya memerlukan transportasi udara dan airlines sehingga akan banyak penerbangan. Semua harus bersinergi, bagian pariwisata juga harus lebih giat lagi. Maju atau tidaknya sebuah kota tergantun, dari semua stakeholder, sehingga harus saling bersinergi dan bersama-sama mewujudkan apa yang ingin dicapai. (***/nri)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:08

Deadline Ganti Rugi Belum Pasti

TARAKAN – Gangguan sistem jaringan yang sempat dirasakan kurang lebih 200 pelanggan karena tidak…

Jumat, 20 Juli 2018 12:05

Lakukan Perbaikan Optimis Raih WTP

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Sofian Raga berharap laporan keuangan selanjutnya bisa mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 12:04

Kesbangpol Belum Lakukan Verifikasi

TARAKAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto menegaskan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:29

Sisihkan APBD untuk Lansia

Tarakan—Angka harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu seiiring…

Jumat, 20 Juli 2018 11:28

Penutup Gorong-Gorong Rusak

TARAKAN – Rutin mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan setiap…

Jumat, 20 Juli 2018 11:26

JR Otak Curanmor di Tiga Lokasi

TARAKAN – Selain sebagai pelaku pencurian 38 aki tower milik Telkomsel dan XL, JR yang sebelumnya…

Jumat, 20 Juli 2018 11:23

Usai Menegur, Kepala MS Berdarah

TARAKAN – Niat hanya menegur tetangganya, RA, yang menambatkan kapalnya tidak di lokasi semestinya,…

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

CELAKA INI..!! Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .