MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 29 Januari 2018 12:06
Pemohon Paspor Ditolak, Diduga Afiliasi Teroris
DIPERKETAT: Pemeriksaan dokumen calon penumpang yang ingin berangkat ke Tawau, Malaysia di Imigrasi Kelas II Nunukan, kemarin (28/1). RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Ratusan pemohon paspor pada 2017 lalu tidak disetujui atau ditolak Imigrasi Kelas II Nunukan. Alasannya, saat dilakukan proses wawancara sebanyak 217 pemohon paspor tersandung persoalan penyalahgunaan dokumen keimigrasian. Seperti ingin bekerja di Malaysia hingga dicekal Pemerintah Malaysia. “Sifatnya penundaan. Karena terindikasi ingin bekerja tidak melalui prosedur yang telah ditetapkan,” ujar Kepala Imigrasi Klas II Nunukan, Ferry Herling South kepada Radar Nunukan, Minggu, (28/1).

Dijelaskan, tak hanya persoalan ingin menjadi TKI di Malaysia, sejumlah pemohon juga diduga bakal bergabung dengan kelompok teroris. Sehingga, pemohon pembuatan paspor tidak dilayani. “Ada juga diduga teroris. Tapi masih dugaan.  Sistem Imigrasi ini seluruh Indonesia. Jadi bakalan ketahuan. Yang tidak bisa ke luar negeri,” jelas mantan Kepala Imigrasi Kelas II Tahuna, Sulawesi Utara itu.

Sementara, Kepal Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan pada Imigrasi Kelas II Nunukan Bimo Mardi Wibowo menyampaikan bagi pemohon yang ingin bekerja di Malaysia sebagai TKI sebaiknya memanfaatkan sistem Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP). Sebab, melalui LTSP para pemohon mendapatkan sejumlah manfaat. “Jadi melalui LTSP sejumlah persyaratan dapat dilengkapi pemohon. Sehingga, paspor yang dimiliki digunakan sesuai dengan yang diinginkan,” tambahnya.

LTSP juga melibatkan sejumlah instansi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan, Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Nunukan, Imigrasi dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan. Dengan begitu, mulai tempat kerja untuk TKI jelas dan sebelum berangkat mendapatkan pelatihan. “Kalau di LTSP banyak manfaat yang didapatkan. Melalui pelatihan, pemeriksaan kesehatan dan sejumlah dokumen dari instansi terkait,” ungkap Bimo sapaan akrabnya.

Sementara, Kepala Tempat Pemeriksan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Nasution menegaskan, pemeriksaan paspor terhadap calon penumpang yang ingin berangkat juga dilakukan. Jika ingin berangkat tanpa surat resmi seperti dokumen pendukung dari Disnakertrans dan perusahaan penyalur tenaga kerja. “Sebelum berangkat paspor penumpang diperiksa. Jika alasan bertemu keluarga kami kroscek keluarganya di mana?” tambahnya. (akz/lim)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*