MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 27 Januari 2018 11:15
Kasus P19, Tapi Masih Stagnan

Dua Bulan Masih Menunggu Audit

AKBP Dearystone Supit - Kapolres Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah ditetapkan P19 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan, pada Oktober tahun 2017 lalu terkait kasus dugaan penggelapan PT Idec Wood, yang menetapkan mantan Kepala Unit Pertokoan Koperasi Idec, EL sebagai tersangka. Namun EL kembali dibebaskan demi hukum, karena masa tahanannya habis, sementara kasusnya hingga saat ini masih stagnan.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Taharman saaat ditemui pewarta, Kamis (25/1) kemarin, menuturkan penyidik hingga saat ini masih menunggu hasil audit dari tim penyelesai.

“Tim penyelesai itu dari PT Idec, hingga saat ini belum menyerahkan data audit terbaru. Sehingga  kami belum bisa melangkahkan ke Kejaksaan, karena sesuai petunjuk Jaksa, auditnya kan harus audit investigasi,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Sebelum ini, PT Idec sendiri sebenarnya sudah pernah menyerahkan hasil audit hingga nilai kerugian koperasi mencapai Rp 27 miliar dan khusus dari unit pertokoan dengan tersangka EL ini, nilai kerugiannya mencapai Rp 4 miliar.

“Dari audit sebelumnya hanya audit berdasarkan data satu pihak, itu tidak bisa dan harus audit investigasi itu,” imbuhnya.

Pria dengan balok satu di pundaknya ini menambahkan, jika audit diulang, berarti berganti tim audit dan diperkirakan jumlah kerugian PT Idec akan berubah.

“Kami juga masih menunggu, tidak bisa pastikan kapan kasus ini bisa selesai, tanya pihak Idec saja. Saya saja sampai menyurat ke PT Idec menanyakan sudah sampai di mana hasil auditnya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus yang berkaitan dengqn salah satu perusahaan plywood terbesar di Tarakan dan Kaltara ini berawal dari dugaan korupsi di koperasi yang dikelola oleh Ambo, dengan dana dari potongan gaji para karyawan.

Ada beberapa unit, di antaranya konsinyasi, pertokoan dan simpan pinjam. Penyidikan polisi kemudian mengerucut ke penggelapan dalam jabatan di unit pertokoan, dengan tersangka EL, sebagai kepala unit pertokoan dan kerugiannya sampai Rp 4 miliar. namun penyidik memastikan unit lainnya juga dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan barang bukti.

Penggelapan yang dilakukan EL baru diketahui saat tim audit PT Idec menemukan ada selisih barang dan laporan dari yang sudah dilaporkan EL. Termasuk tagihan tanpa barang juga ada ditemukan. EL dijerat dengan Pasal 374 KUHP yaitu penggelapan dalam jabatan, ia sempat menjadi tahanan di Rutan Polres Tarakan, namun karena masa tahanan habis sementara berkas belum siap limpah ke Kejaksaan, akhirnya dikeluarkan demi hukum.(jnr/nri)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .