MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 26 Januari 2018 15:47
Verifikasi Balon Diumumkan Melalui Laman KPU
PENGUMUMAN: Hasil verifi kasi dokumen persyaratan pencalonan kandidat yang akan maju Pilwali akan diumumkan melalui lama resmi KPU Tarakan. BANK DATA

PROKAL.CO, TARAKAN – Dokumen syarat pencalonan empat pasangan bakal calon (balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Tarakan 2018 masih diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).  Sesuai tahapan, KPU melakukan verifikasi syarat pencalonan pada 20-26 Januari. Selanjutnya, akan diumumkan di laman resmi terkait perbaikan. ”Kami akan umumkan syarat calon. Sampai dengan saat ini lengkap. Secara umum, semua berkas sudah diserahkan dan dilanjutkan verifikasi administrasi. Secara substansi pada prinsipnya mereka sudah lengkap tinggal menunggu waktu (pengumuman),” ungkap Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo, kemarin (23/1).

Dari beberapa syarat calon yang harus diverifikasi, yaitu ijazah. Disampaikan Teguh, pihaknya sudah memeriksa berkas delapan kandidat. Termasuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dinyatakan sudah lengkap. “Cuma pengolahan data yang punya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Nanti setelah ditetapkan baru kami laporkan ke KPK,” ujarnya.

Disampaikan, bagi balon yang berlatar belakang pejabat negara, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah tanda terima LHKPN dari KPK. Harta kekayaan itu akan diumumkan KPK setelah penetapan oleh KPU. “Dia dinyatakan lengkap oleh KPK, berarti sudah tidak ada masalah. Tinggal nanti KPK merilis berapa semua harta mereka,” bebernya.

Nah, yang kerap membatalkan calon saat penetapan, yaitu yang berkaitan dengan ijazah. Sejauh ini disampaikan Teguh, pihaknya sudah memeriksa. Tetapi jika nantinya ada yang perlu dikonfirmasi kepada pihak sekolah, hal itu akan dilakukan untuk memastikan legal tidaknya ijazah. “Nanti akan dilihat. Jika ada sesuatu yang sifatnya harus kami konfirmasi, kami akan datangi sekolahnya. Mungkin dua hari lagi kami akan diskusikan, apakah ada nanti yang dikonfirmasi terkait dokumen dan ijazah mereka,” kata dia.

Sementara itu, dia menambahkan, berkaitan dengan tahapan yang sudah berjalan, proses pencocokan dan penelitian (coklit) yang sudah dilakukan di hari pertama, Sabtu 20 Januari lalu, jumlahnya mencapai 4.426 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, jumlah pemilih yang sudah didata sebanyak 11.679 pemilih. “Secara periodik diperkirakan 10 hari, data tersebut akan dilaporkan terus kepada KPU RI,” pesannya.

RESMI, DPRD TARAKAN 30 KURSI

KPU RI akhirnya menetapkan jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan sebanyak 30 orang pada Pileg 2019 mendatang. Secara resmi, KPU RI sudah mengeluarkan surat keputusan (SK) nomor 13 tahun 2018 tentang Jumlah Penduduk dan Kursi Masing-Masing Wilayah. Termasuk Kota Tarakan yang bertambah lima kursi dari sebelumnya. “Sesuai tahapannya KPU RI sudah menetapkan berdasarkan data Kemendagri, jumlah penduduk Kota Tarakan yang akan dijadikan sebagai dasar penentuan kursi,” kata Teguh.

Sesuai ketentuan, dijelaskan Teguh, jika jumlah penduduk suatu daerah di atas 200 ribu jiwa, maka akan berpengaruh dengan jumlah daerah pemilihan (dapil) dan kursi di wilayah tersebut.

Lanjutnya, dari hasil simulasi semester pertama, jumlah penduduk Kota Tarakan sekira 221.802 jiwa, maka ditetapkan penambahan jumlah kursi di DPRD. “Maka, sesuai dengan perundangan yang ada, Kota Tarakan ditetapkan jumlah kursinya 30,” sebutnya.

Walaupun periode perhitungan penduduk yang digunakan Kemendagri masih periode pertama, tetapi dengan jumlah melampaui 200 ribu jiwa, maka hal itu bukan permasalahan kendati perhitungan periode berikutnya terjadi penambahan penduduk. “Saya pikir tidak masalah karena jumlah penduduk Tarakan di atas 200 ribu. Maka sudah pasti ditetapkan KPU RI jumlah kursinya 30,” Teguh memastikan. 

Sehingga, kata dia, hasil rancangan dapil dan jumlah kursi akan segera dirilis untuk dilakukan uji publik. Nah, untuk skenario dapil, Kecamatan Tarakan Barat dan Utara yang tadinya 1 dapil denagn kuota berjumlah 11 kursi, maka akan dipecah menjadi dua dapil. Secara teknis, memperhatikan jumlah kursi yang besar di 2 kecamatan yang berdekatan, mendekati 12 kursi menjadi pertimbangan harus dipecah. Sesuai pengaturannya 6-12 kursi.  “Disarankan mengutamakan jumlah kursi 6 sampai 12. Artinya, jika ada kecamatan yang bersebelahan maka itu diutamakan digabung jadi satu dapil. Tapi kalau lebih 12 kursi maka harus dipecah,” paparnya. 

Disinggung simulasi dapil yang akan dipecah, maka dengan perhitungan itu pihaknya sudah membuat skema. Tarakan Tengah 9 kursi. Tarakan Timur 7, Tarakan Barat 10, dan Tarakan Utara 4.

Sementara itu, Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami menambahkan, bersama komisioner kabupaten/kota, mereka menggelar rapat koordinasi penetapan dapil dan kursi masing-masing wilayah. “Untuk dapil dan jumlah kursi sudah kami gelar rakor KPU se-Kaltara tadi pagi (kemarin). Untuk Tarakan sesuai jumlah penduduk bertambah 30 kursi dan nantinya akan dilakukan uji publik,” kata Suryanata. (keg/lim)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 21:04

Pemkot Pengin Mengadu ke Kemendagri

TARAKAN - Rencana pengalihan sejumlah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Senin, 21 Mei 2018 17:43

Terduga Jaringan ISIS Sebut Dirinya Iseng

TANJUNG SELOR – Terduga teroris AS (22) yang beberapa waktu lalu diamankan Densus 88 Antiteror,…

Senin, 21 Mei 2018 12:49

Kadin Bingung Birokrasi Kewenangan di Laut

Beras 2.900 ton dari Vietnam. Begitu temuan aparat Kamis 19 April lalu. Kapal Vietnam Dong Thien Phu…

Senin, 21 Mei 2018 12:45

Hidup dari Pecahan Batu Kerikil

Tidak selamanya kehidupan layak dan dinikmati dengan nyaman. Sennang, nenek berusia 72 tahun di RT 61…

Senin, 21 Mei 2018 12:32

Tak Ada Bom, EF Dipulangkan

PRIA berinisial EF yang sempat membuat heboh Bandara Internasional Juwata Tarakan pada Jumat (18/5),…

Senin, 21 Mei 2018 12:29

Perketat Lingkungan, Poskamling Harus Aktif

TARAKAN – Mengantisipasi tindak kriminal di lingkungan rukun tetangga (RT), masing-masing Ketua…

Senin, 21 Mei 2018 11:16

Waspada Indekos dan Kontrakan

SEJAK penangkapan AS, terduga kelompok ISIS di Karang Anyar, Tarakan Barat, Kamis 17 Mei lalu, Pemerintah…

Senin, 21 Mei 2018 11:11

Pelunasan Tahap Kedua Menunggu Dua CJH

GELOMBANG kedua tahap pelunasan biaya haji kembali dibuka sejak 16 Mei lalu hingga 25 Mei mendatang.…

Senin, 21 Mei 2018 11:08

Jeli dan Perketat TPS

TARAKAN - Penggunaan lilin pada jari kelingking saat pemilihan memang harus dicegah. Pasalnya, jika…

Senin, 21 Mei 2018 11:02

Prioritaskan Dua Item di Musrenbang

TARAKAN – Di lingkungan RT 1, Kelurahan Kampung Enam memprioritaskan dua item dalam usulan Musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .