MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 24 Januari 2018 11:17
DPRD: Jika Konfl ik, Baru Ditambah
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN -Anggaran pengamanan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Tarakan 2018 hanya disetujui Rp 3,8 miliar. Anggaran tersebut sejatinya lebih rendah dari permohonan anggaran yang diajukan Polres Tarakan sebelumnya sebesar Rp 9,5 miliar. Ketua DPRD Tarakan Salman Aradeng mengungkapkan bahwa anggaran tersebut sudah sesuai. Jika selam Pilkada kondisi kondusif, maka tidak dibutuhkan tambahan pengamanan dari luar. Tambahan anggaran dapat ditinjau ulang atau diadakan apabila terjadi gangguan keamanan yang membuat keadaan kacau. “Selama enggak butuh bantuan pasukan dari luar, ya aman saja,” ungkap Salman.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Michael Hence Royke Supit menilai anggaran tersebut di luar jika terjadi kontijensi atau perlu perkuatan dari luar Tarakan. “Anggaran Rp 3,8 miliar ini hanya khusus untuk pengamanan rutin selama pelaksanaan Pilkada dan sudah termasuk pengamanan oleh TNI yang dilibatkan. Dan jika, ada konflik atau kerusuhan, maka itu akan ada anggarannya tersendiri,” katanya.

Lanjutnya, begitu juga dengan TNI. Jika terjadi konflik berarti TNI juga pasti akan ditambah. “Seperti usulan kami beberapa waktu lalu yang Rp 9 miliar itu. Kalau ditambah dengan anggaran untuk bantuan keamanan operasional (BKO) dari TNI dan Polri nilainya mencapai sekitar Rp 8 miliar sampai Rp 9 miliar itu,” ujarnya.
Penyesuaian anggaran jika ada BKO ini, menurut Supit juga sudah tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Meski demikian, ia berharap pelaksanaan Pilkada hingga waktu pencoblosan Juni mendatang berjalan dengan aman.

Supit mengungkapkan potensi gangguan dapat terjadi kapan saja. Ia mencontohkan saat pendaftaran pasangan calon (paslon) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Sei Sesayap, sempat terjadi gesekan antar pendukung. “Semua indikasi konflik akan kami tindaklanjuti, bahkan sesuai arahan Kapolri dan Kapolda Kaltim, kami mengutamakan kegiatan preventif dan persuasif. Sebisa mungkin kami akan mengadakan koordinasi dengan tokoh agama, masyarakat dan adat untuk mencegah terjadinya konflik,” bebernya.

Rencananya, dalam waktu dekat setelah penetapan calon dan akan dilakukan deklarasi damai bersama semua paslon maupun tim suksesnya. “Nanti waktunya bersamaan dengan penetapan paslon itu lebih bagus. Saat ditetapkan langsung upacara dan tim sukses hadir, dibuatkan deklarasi damai,” bebernya.


Pengamanan pelaksanaan Pilkada ini, kata dia, sudah mulai dilakukan. Di antaranya pengamanan kantor KPU, kantor Panwaslu dan para komisioner. Tidak hanya itu, sebelum penetapan paslon 12 Februari nanti, sudah ada beberapa calon yang meminta pengamanan. “Sudah ada yang dikawal, semua sepertinya termasuk rumah paslonnya,” imbuhnya.

TEGASKANBAISBUKAN PEMECAH SUARA

Pasangan H. Badrun dan Muhammad Ince Rifai (Bais) yang dinilai hanya sebagai pemecah suara ditepis Partai Golkar. Menurut Ketua DPD II Golkar Tarakan Tigor Nainggolan, untuk maju menjadi bakal calon, bukanlah sebuah perkara yang main-main. “Wah, saya tidak pernah mendapat keterangan dari Bais, bahwa ingin maju di Pilwali untuk main-main,” ungkap Tigor Nainggolan, kemarin (23/1).

“Jadi, Pak Badrun dan Ince itu serius mau maju,” tegas mantan anggota DPRD Tarakan tersebut.

Sebagai bukti keseriusan itu, Badrun yang menjabat sebagai Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara mundur dari jabatannya. Malah Tigor mempertanyakan, jika dinilai sebagai pemecah suara, lantas kandidat siapa yang dirugikan dan diuntungkan? “Jadi, jangan dibilang kalau kami ini hanya pemecah suara. Pernahkah Pak Badrun menyatakan bahwa masuknya ia di Pilwali hanya untuk memecah suara?” tanya Tigor sembari meluruskan sejumlah informasi yang berkembang.

“Kalau Pak Badrun bilang hanya ingin memecah suara, kami pastikan tidak akan mendukung Badrun. Tapi nyatanya tidak begitu, Bais ini serius,” sambungnya.

Untuk itu, sebagai partai pengusung, Tigor menegaskan bahwa baik PDIP maupun Golkar mendukung penuh Bais untuk menang. “Tidak ada istilah pecah suara. Kami akan berjuang keras untuk memenangkan Bais, kalau ada yang ngomong kami pemecah suara, itu tidak benar,” tuturnya.

Bagi Tigor, untuk maju menjadi calon wali kota bukanlah sebuah perkara mudah. Sebab itu, setiap calon yang menyatakan siap maju di Pilwali, harus bersikap serius. Meski calon yang lain telah melaksanakan kampanye sejak lama, namun Tigor mengaku pasangan Bais justru baru ingin mulai mendekatkan diri kepada masyarakat. “Jadi kalau orang sudah satu tahun mulai, dan kami baru mulai, itu karena kami sedang menunggu momen yang tepat untuk mengatur strategi,” terangnya.

Tigor menegaskan, Partai Golkar dan PDIP merupakan sebuah partai besar dan kenyang pengalaman politik. “Jadi jangan main-main dengan partai itu. Nah, kursi kami sudah enam. Jadi Golkar dan PDIP merupakan partai yang sudah dewasa, strategi kami beda dengan yang lain, kami juga bisa membaca situasi calon lain. Jadi jangan dipikir kami diam,” tegasnya. (eru/*/shy/lim)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 20:05

Gerakan Menghadap Laut, Sisir Pantai Binalatung

TARAKAN – Berbagai kegiatan digalakkan dalam peringatan HUT ke-73 RI. Seperti yang digelar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:43

Pawai Obor Semarakkan Kemerdekaan

SEMARAK Dirgahayu Republik Indonesia ke-73 masih terasa. Semangat perlombaan terus digelar masyarakat.…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .