MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 24 Januari 2018 10:58
Tak Ada Niat, Ada Kesempatan

Curi HP di Dasbor Motor, Pasrah Diringkus Jatanras

PASRAH: AR dan JN setelah berhasil diamankan unit Jatanras bersama barang bukti dua unit HP android hasil curian, Selasa (23/1). JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Belum lama merasakan penggunaan hand phone (HP) android hasil curian, AR dan JN diringkus unit Jatanras Polres Tarakan, Selasa (23/1) di dua lokasi terpisah.

Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan, Ipda Taharman mengatakan, keduanya diringkus di dua lokasi berbeda dengan dua HP dari android hasil pencurian sebelumnya.

“AR pertama kali kami amankan pada pukul 03.00 Wita di sekitar Kelurahan Kampung Satu, sementara JN kami amankan saat dia bekerja di salah satu perusahaan pengolahan kayu di Tarakan pukul 04.00 Wita,” bebernya.

Keduanya diamankan unit Jatanras Polres Tarakan, karena sebelumnya melakukan tindakan pencurian dua HP android pada Sabtu (20/1).

“Awal mula AR dan JN melakukan pencurian, ketika keduanya sedang berbonceng motor pergi menuju Stadion Datu Adil untuk menemui seorang temannya di sana sekitar pukul 16.00 Wita,” ucapnya.

Ketika keduanya sedang menunggu temannya yang akan menemuinya di lokasi tersebut, tanpa sengaja keduanya mendengar suara nada dering HP di salah satu motor.

“Mendengar nada dering HP, keduanya langsung mengecek sumber suara tersebut yang ternyata datang dari dasbor motor dengan nomor plat KU 2620 GD, tanpa pikir panjang AR dan JN langsung mengambil HP yang ternyata berjumlah dua di dasbor motor tersebut,” ucapnya.

Merasa kehilangan, korban lantas langsung melaporkan pencurian dua unit HP android ke Mako Polres Tarakan.

“Mendapatkan laporan tersebut, kami langsung bergerak cepat dan akhirnya pada hari ini (kemarin, Red) keduanya bisa kita amankan,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan keduanya, HP android tersebut tidak untuk dijual, namun digunakan untuk komunikasi sehari-harinya yang diketahui AR bekerja sebagai supir truk sementara JN bekerja di salah satu perusahan pengolahan kayu di Tarakan.

“Keduanya dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana selama 5 tahun,” pungkasnya.(jnr/udn)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Menhan: Ancaman Nyata NKRI dari Dalam Negara

TARAKAN- Sekitar 300 anggota TNI mendapatkan arahan langsung dari Menteri…

Kamis, 13 Desember 2018 13:18

WASPADALAH..!! Kelompok Abu Sayyaf Berencana Lakukan Penculikan

TARAKAN – Status peningkatan kewaspadaan terhadap kapal yang akan berlayar menuju…

Kamis, 13 Desember 2018 13:14

Labkesda Berpeluang Terakreditasi

TARAKAN - Tahun ini Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tarakan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:13

YUK YANG MINAT..!! Pemerintah Jepang Tawarkan Beasiswa

TARAKAN- Pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi kembali diberikan. Kali ini…

Kamis, 13 Desember 2018 13:11

Gas Sei Menggaris Mampu Bertahan 25 Tahun

TARAKAN - Pasokan gas di Sei Menggaris sampai saat ini…

Kamis, 13 Desember 2018 11:56

Ditsabhara dan Ditpamobvit Gelar Rakernis

TARAKAN - Menghadapi Pemilu 2019 Polda Kalimantan Utara terus meningkatkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:54

Masih Ada Parpol Tak Pasang APK

TARAKAN - Meski telah melakukan proses penyerahan alat peraga kampanye…

Kamis, 13 Desember 2018 11:49

Dua Terdakwa Sabu 3,9 Kg Saling Membantah dalam Persidangan

TARAKAN – Sidang lanjutan dua terdakwa perkara sabu 3,9 kg…

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .