MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 23 Januari 2018 12:50
Rekor Awal Tahun, Empat Jam Padam
DIPERBAIKI : Petugas ULK PLN Tarakan memperbaiki gardu listrik PLN YDS 119 yang berada di Jalan Yos Sudarso, Tarakan, kemarin (22/1). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Meski sudah berganti tahun, namun persoalan pemadaman listrik masih terjadi. Padahal akhir tahun lalu, PT PLN Persero Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan memberikan harapan, pemadaman tidak terjadi terkecuali ada perawatan jaringan.

Berdasarkan informasi yang diterima Radar Tarakan memasuki hari ke 22 di Bulan Januari ini, sebanyak lima kali pemadaman di hari yang berbeda- beda, dengan durasi yang bervariasi 30 menit hingga kurang lebih 4 jam.

Salah seorang warga RT 26 Kelurahan Kampung 1, Nuril (23) mengatakan kemarin (22/1) terjadi pemadaman disekitar wilayah rumahnya yang dimulai dari pukul 15.00 wita hingga 19.00 wita.

“Ini durasi yang paling lama saya rasakan di awal tahun. Saya sebenarnya mau memasak namun tiba-tiba listrik padam,” ungkap Nuril, kepada Radar Tarakan.

Seingat Nuril, sudah sebanyak 5 kali pemadaman di wilayahnya sejak awal Januari. “Di sini memang sering padam, pekan lalu padam juga, mungkin ada lima kali dalam pertengahan bulan ini,” katanya sembari mengingat.

Senada dengan Suman (34), ia mengatakan pekan lalu baru saja pemdaman aliran listrik di daerahnya terjadi, tepatnya di RT 5, Kelurahan Lingkas Ujung ini. Kemarin pemadaman kembali ia rasakan. Biasanya hanya padam selama 30 menit, tetapi kali ini hingga pukul 17.00 Wita, listrik tak kunjung menyala di rumahnya. “Biasanya memang padam, tapi ini lebih lama,” ujarnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi Manajer PT PLN (Persero) ULK Tarakan, Totok Suharto mengatakan, pemadaman kali ini terjadi karena adanya pemindahan mesin pembangkit dengan pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) dengan daya 18 megawatt (MW). Ia tidak dapat memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam proses pengerjaan ini.

“Kita usahakan secepatnya, ini masih sementara dikerjakan. Jaringannya  perlu ditata," jelas Totok.

Upaya ini dilakukan demi meningkatkan keandalan listrik ke depannya. Ia juga tidak mengharapkan warga merasakan pemadaman aliran listrik. Tetapi ULK PLN terus mengupayakan memberikan pelayanan semaksimal mungkin. "Untuk mengoperasikannya sebentar saja. Tapi ini masih disiapkan dulu," ungkap Totok, saat dihubungi Radar Tarakan kemarin.

Sebenarnya sejak awal 2018, tepatnya 1 Januari, Tarakan sudah diwarnai pemadaman listrik. Sejauh ini berdasarkan hasil wawancara di lapangan, akibat pemadaman bervariasi dikarenakan permasalahan shut down dan gangguan jaringan.

Asisten Pelayanan dan Administrasi di PT PLN (Persero) Unit Layanan Khusus, Atmono Djoko Dwi menambahkan, memang belakangan ini pemadaman listrik terjadi dikarenakan gangguan jaringan. Entah itu disebabkan hujan yang disertai angin, sehingga ranting pohon menyentuh jaringan. Selain itu, hewan seperti monyet, ular dan tupai.

Seperti yang terjadi pada Sabtu (20/1) pagi hari. Rupanya seekor ular menyentuh jaringan dan tersengat di wilayah Kelurahan Karang Harapan. Hal ini lah yang menyebabkan listrik padam seketika.

Pemadaman bersifat temporer, PLN tetap akan meminimalisir gangguan jaringan seperti melakukan pemeliharaan. Mengingat panjangnya kabel jaringan, sehingga dilakukan secara periodik di beberapa lokasi.

“Setiap hari kami lakukan pemeliharaan tapi ada periode-periode karena panjang kan jaringan. Tapi kami tidak bisa memprediksi gangguan jaringan,” jelasnya.

Meskipun dilakukan pemeriksaan secara dini dan semaksimal mungkin untuk menghindari gangguan jaringan. Pihaknya tidak dapat menjamin listrik tidak padam yang disebabkan gangguan lokal seperti sentuhan hewan dan ranting dedaunan.

“Justru padam untuk proteksi diri supaya gangguan besar tidak terjadi. Istilahnya padam di lokal itu saja yang ada gangguan,” katanya.

Untuk diketahui jaringan kabel memiliki tegangan sebesar 20 ribu volt ampere (VA). Jarak aman right of way (ROW) atau pohon dan bangunan dengan kabel sutm (jaringan kawat tidak berisolasi dan berisolasi) adalah 2,5 meter. Apabila ada kabel lainnya, pohon maupun hewan yang menyentuh jaringan PLN dapat menyambar dan menyebabkan listrik padam.

Biasanya masyarakat beranggapan PLN harus mengeluarkan jadwal sebelum aliran listrik padam. Tetapi memang ada hal-hal yang tidak bisa diprediksi sehingga listrik padam begitu saja tanpa diduga. (*/one/nri)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:54

Kuota Angkutan Online Se-Kaltara 191 Unit

TARAKAN- Pengoperasian kendaraan online atau angkutan sewa khusus belum dibuka, kendati diketahui kuota…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:09

Inginkan Wilayah Pesisir Diperhatikan

TARAKAN—Hingga 2018, wilayah RT 2 Kelurahan Karang Anyar Pantai, belum mendapat bantuan perbaikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…

Senin, 20 Agustus 2018 23:43

SUDAH TAK WAJAR..!! Harga Ayam Potong di Tarakan

TARAKAN – Harga daging ayam di sejumlah pasar masih saja berpolemik. Berkaca dari Hari Raya Idulfitri…

Senin, 20 Agustus 2018 17:32

Sabu Dikirim via Kargo

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Bandara Internasional Juwata…

Senin, 20 Agustus 2018 17:30

Jaringan Tiga Kabupaten Blackout

TARAKAN - Ruang baterai Site Telkom Mamburungan Minggu (19/8) malam hangus terbakar. Belum diketahui…

Senin, 20 Agustus 2018 17:23

Dilanda Suhu Panas, Jamaah Lebih Banyak di Hotel

SUHU panas di Kota Makkah yang mencapai 46 derajat celcius membuat para jamaah calon haji diimbau untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .