MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 23 Januari 2018 12:45
Enam Kelurahan Rawan Kecurangan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Kecurangan pada proses pemilihan umum (Pemilu), menjadi atensi khusus yang harus disikapi oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tarakan jelang Pilwali Tarakan pada 27 Juni mendatang.

Ketua Panwaslu Tarakan, Sulaiman mengatakan saat ini pihaknya sudah memetakan daerah yang dianggap rawan kecurangan, saat nanti digelarnya pesta demokrasi di Bumi Paguntaka lima bulan ke depan.

"Itu (politik uang) pernah terjadi, saya pernah pidanakan pelaku politik uang. Saya sendiri yang tangkap," ujarnya mengingat kejadian 2014 lalu saat dirinya masih tercatat sebagai Ketua Panwascam Tarakan Barat.

Dari hasil pengalaman beberapa tahun lalu, alumnus Fakultas Hukum UBT ini memetakan daerah yang dianggap rawan terjadinya kecurangan. Salah satunya, Kelurahan Karang Anyar Pantai (lihat grafis) yang pernah dia pergoki langsung para pelaku politik uang.

Untuk lebih menguatkan data Panwaslu Tarakan, Sulaiman juga sudah menugaskan kepada pengawas di lapangan, untuk mengumpulkan catatan-catatan kecurangan yang pernah terjadi di setiap kelurahan saat pesta demokrasi sebelumnya. Yang menjadi data acuan Panwaslu nantinya. 

 “Informasi itulah kami jadikan sebagai tempat yang menurut informasi itu kita jadikan sebagai daerah rawan," bebernya.

Lebih lanjut Sulaiman menjelaskan,  dengan adanya proses gugatan parpol ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan persiapan menghadapi Pilwali Tarakan, maka beban pekerjaan dinilianya makin bertambah. Sehingga pihaknya harus benar-benar terus mengawasi proses yang sedang berjalan. "Dengan jumlah pengawas yang minim secara rasio 1 berbanding 40 tidak memenuhi. Tetapi tetap dituntut pengawasan yang ekstra," ungkapnya.

Salah satunya proses dan tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang mulai dilakukan 20 Januari lalu. Pasca coklit oleh petugas, pihaknya akan kembali mendata apakah proses yang sudah dilakukan sesuai dengan aturan dan teknis.

Jika ditemukan kesalahan teknis coklit, maka Panwaslu akan segera merekomendasikan kepada KPU Tarakan, bahwa proses yang dilakukan tidak sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada, sehingga harus diulang.  "Misalnya ada informasi dalam proses administrasi yang tidak sesuai kita lakukan rekomendasi," tegasnya.

Panwaslu mengharapkan, masyarakat bisa terlibat aktif mengawasi proses yang sedang berjalan walau bukan sebagai pengawas dan penyelenggara di lapangan. Sebab tanpa peran serta masyarakat, pengawasan pihaknya bisa saja tidak maksimal.

"Harapan kami masyarakat mau terlibat aktif mengawasi, melek politik," pesannya. (keg/nri)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:49

Korban Salah Catat Bermunculan

TARAKAN – Ternyata tak hanya Lukas Yusuf, saja yang syok akan tagihan airnya yang melonjak senilai…

Jumat, 23 Februari 2018 10:45

Oleng Kiri, Terperosok ke Selokan

TARAKAN – Warga yang tinggal di daerah Jalan Kusuma Bangsa tepatnya di dekat gedung Polisi Militer…

Jumat, 23 Februari 2018 10:41

Menebus Dosa Proyek Raksasa

BEGITU banyak pertanyaan tentang siapa Robert Lai dan siapa Meiling yang sering saya sebut dalam tulisan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:40

Bila Negatif, Penyelidikan Dihentikan

TARAKAN – Meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis hasil lab atas makanan,…

Jumat, 23 Februari 2018 10:38

Anggaran Kurang-Kontur Tanah Jadi Penyebab

TARAKAN — Dari 5.000 sambungan jaringan gas (jargas) yang menjadi target Perusahaan Gas Negara…

Jumat, 23 Februari 2018 10:37

Butuh Perbaikan Jalan Akses ke Masjid

TARAKAN – Ketua RT 10, Kelurahan Selumit, Gunawan mengatakan, semenisasi jalan lingkungan layak…

Jumat, 23 Februari 2018 10:36

Jalan di Tarakan yang Rawan Kecelakaan

TARAKAN – Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi kecelakaan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:43

Pura-Pura Antar Teman

TARAKAN - Dalam 21 adegan rekonstruksi pada Rabu (21/2), terungkap bahwa Abdul Rajak (48) berhasil lolos…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…

Kamis, 22 Februari 2018 10:40

BPK Ungkap Risiko Bisnis Kelalaian PDAM

TARAKAN – Kejadian yang dialami Lukas Yusuf (42), warga RT 17 Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .