MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 23 Januari 2018 12:18
Rusak Parah, Jalan Seperti Kolam Lumpur

Bustani: Inilah Kondisi Jalan Tempat Kami

BERJUANG: Untuk melewati jalan ke arah Tanjung Palas – Tanjung Palas Tengah. Masyarakat terpaksa harus bersusah payah karena jalan rusak parah dan berlumpur. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meski tak jauh dari pusat Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor. Infrastruktur jalan dari arah Tanjung Palas – Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah sejauh ini masih belum dilirik pemerintah setempat.

Padahal, diketahui selama puluhan tahun jalan yang dilalui warga untuk aktivitas sehari-hari itu sangat memprihatinkan. Di mana terdapat belasan titik jalan yang sulit dilalui karena kerusakannya yang begitu parah, terlebih jika musim penghujan.

Berdasarkan penelusuran pewarta di lokasi, rerata masyarakat yang melintasi jalan tersebut harus rela mendorong kendaraannya. Bahkan, di antaranya juga ada yang berjalan kaki terlebih dahulu agar kendaraan yang ditumpanginya dapat melintas.

Akibatnya, pakaian yang awalnya dikenakan rapi terkadang harus kotor dengan lumpur. Keringat bercucuran, tak jarang masyarakat harus berjalan kaki yang cukup jauh setiap melintas jalan rusak tersebut. Ditambah, sepatu ataupun sandal yang digunakan terpaksa dilepas agar mereka dapat terus berjalan ke tempat tujuan.

“Ini kami mau ke Salimbatu. Jalannya begini, sangat rusak. Jangan lewat sini, jalannya berlubang dan licin,” ungkap wanita berhijab yang enggan namanya dikorankan seraya menunjukkan jalan yang dimaksud kepada awak media.

Memang saat mencoba melewati jalan yang tampak jelas seperti lautan berlumpur. Itu cukup sulit dilewati. Bahkan, rombongan mobil sejenis angkot itu harus turun dan berjalan kaki. “Ini sudah lama begini kondisinya. Mudahanlah ada pemerintah bergerak membantu perbaikannya,” ungkapnya kembali seraya berharap jalan dapat mulus seperti di kota-kota.

Sementara, Bustani (45), warga asli Desa Salimbatu yang ditemui saat di perkampungan mengatakan, bahwa kondisi jalan yang mengalami kerusakan yang cukup parah itu sekiranya dapat segera diperbaiki. Sebab, menurutnya selama ini tak hanya berdampak pada akses perdagangan yang menjadi lamban. Melainkan, akses membawa masyarakat yang sakit dan harus dirujuk ke Tanjung Selor terkadang menjadi beban tersendiri. “Kami tak mengada-ngada, inilah kondisi jalan di tempat kami,” ungkapnya.

Dikatakan juga, mengenai upaya-upaya perbaikan secara swadaya sudah kerap dilakukan warga. Namun, dengan keterbatasan material dan biaya, sehingga perbaikan hanya bersifat sementara. “Paling hanya menimbun. Untuk proses lebih jauhnya jelas tak sampai ke sana. Oleh karena itu, diharapkan adanya perhatian ke daerahnya. Khususnya soal jalan,” keluhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan Adriani menegaskan, pihaknya selama ini bukan tak memperhatikan warga di Desa Salimbatu. Hanya saja pihaknya saat ini masih terkendala soal anggaran. “Kalau ada anggarannya semua jalan yang rusak pasti akan kami perbaiki,” tegasnya.

Untuk memperbaiki jalan, kata Adriani, jelas butuh anggaran yang cukup besar. “Jalan yang perlu diperbaiki juga tak hanya jalan di  Salimbatu. Di perkotaan juga masih banyak yang sudah rusak, berlubang. Tapi belum bisa diperbaiki. Karena memang untuk anggarannya belum ada,” jelasnya.

“Jadi kami harap masyarakat bisa bersabar dulu, kalau ada anggaran pasti kami perbaiki,” sambungnya.

Apalagi saat ini tidak hanya infrastruktur jalan yang menjadi tugas utama DPUPR. Namun ada tugas lain yang belum terselesaikan. “Jadi kami saat ini masih fokus untuk beberapa tugas yang belum diselesaikan,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan Faisal Fikry mengatakan, jika pihak terkait beralasan tak ada anggaran. Maka, dalam hal ini pihaknya menanyakan besaran anggaran yang diterima diperuntukkan untuk apa. “Harus jelas. Karena kita tahu bagaimana kondisi jalan di Desa Salimbatu. Tidak ada anggaran dan anggaran ke mana,” ungkapnya.

Dikatakan juga, jalan yang rusak memang bukan suatu keinginan masyarakat sendiri. Hanya saja, pihaknya selaku wakil rakyat meminta pemerintah dapat mencari langkah-langkah dalam penyelesaiannya. “Misal dengan menggandeng pihak swasta untuk perbaikannya. Atau anggaran lain yang bisa dialihkan ke sana (Jalan Salimbatu, Red),” ujarnya.

“Tapi, tetap ingat akan aturan dan Undang-Undang yang berlaku. Jangan sampai memaksakan juga. Namun, berbenturan dengan hukum,” pungkasnya.(omg/eza)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 21:36

Pembebasan Lahan Bandara Mandek

TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan belum dapat menyelesaikan…

Minggu, 19 Agustus 2018 21:34

Masyarakat Resah, Pedagang ‘Menjerit’

TANJUNG SELOR – Meski uji sampel dugaan beras plastik dari hasil inspeksi mendadak (sidak) oleh…

Sabtu, 18 Agustus 2018 20:37

CANTIK..!! Ini Dia Calon Ibu Kota Provinsi Kaltara yang Baru

TANJUNG SELOR – Peralihan status Tanjung Selor dari Ibu Kota Kabupaten Bulungan menjadi Ibu Kota…

Sabtu, 18 Agustus 2018 20:36

Bawaslu Minta Bacaleg Menahan Diri

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltara belum lama ini telah menetapkan nama-nama…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:27

Kaltara Makin Maju, Gubernur Persilakan Masyarakat Nilai Sendiri

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan Provinsi Kaltara telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:24

Jadi Pengalaman Berharga, Grogi Saat Bertatap Gubernur

Dipercaya sebagai pembawa baki bendera merah putih pada peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di Tanjung…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:29

Polda Bidik Kasus Pidana Khusus

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:24

Bangunan SPN Masih Butuh Miliaran Rupiah

TANJUNG SELOR – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menghibahkan lahan berikut gedung…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31

Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan

TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:30

BPSK Terima Laporan Dugaan Beredarnya Beras Plastik

TANJUNG SELOR – Laporan adanya dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional di Ibu Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .