MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 23 Januari 2018 12:18
Rusak Parah, Jalan Seperti Kolam Lumpur

Bustani: Inilah Kondisi Jalan Tempat Kami

BERJUANG: Untuk melewati jalan ke arah Tanjung Palas – Tanjung Palas Tengah. Masyarakat terpaksa harus bersusah payah karena jalan rusak parah dan berlumpur. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meski tak jauh dari pusat Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor. Infrastruktur jalan dari arah Tanjung Palas – Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah sejauh ini masih belum dilirik pemerintah setempat.

Padahal, diketahui selama puluhan tahun jalan yang dilalui warga untuk aktivitas sehari-hari itu sangat memprihatinkan. Di mana terdapat belasan titik jalan yang sulit dilalui karena kerusakannya yang begitu parah, terlebih jika musim penghujan.

Berdasarkan penelusuran pewarta di lokasi, rerata masyarakat yang melintasi jalan tersebut harus rela mendorong kendaraannya. Bahkan, di antaranya juga ada yang berjalan kaki terlebih dahulu agar kendaraan yang ditumpanginya dapat melintas.

Akibatnya, pakaian yang awalnya dikenakan rapi terkadang harus kotor dengan lumpur. Keringat bercucuran, tak jarang masyarakat harus berjalan kaki yang cukup jauh setiap melintas jalan rusak tersebut. Ditambah, sepatu ataupun sandal yang digunakan terpaksa dilepas agar mereka dapat terus berjalan ke tempat tujuan.

“Ini kami mau ke Salimbatu. Jalannya begini, sangat rusak. Jangan lewat sini, jalannya berlubang dan licin,” ungkap wanita berhijab yang enggan namanya dikorankan seraya menunjukkan jalan yang dimaksud kepada awak media.

Memang saat mencoba melewati jalan yang tampak jelas seperti lautan berlumpur. Itu cukup sulit dilewati. Bahkan, rombongan mobil sejenis angkot itu harus turun dan berjalan kaki. “Ini sudah lama begini kondisinya. Mudahanlah ada pemerintah bergerak membantu perbaikannya,” ungkapnya kembali seraya berharap jalan dapat mulus seperti di kota-kota.

Sementara, Bustani (45), warga asli Desa Salimbatu yang ditemui saat di perkampungan mengatakan, bahwa kondisi jalan yang mengalami kerusakan yang cukup parah itu sekiranya dapat segera diperbaiki. Sebab, menurutnya selama ini tak hanya berdampak pada akses perdagangan yang menjadi lamban. Melainkan, akses membawa masyarakat yang sakit dan harus dirujuk ke Tanjung Selor terkadang menjadi beban tersendiri. “Kami tak mengada-ngada, inilah kondisi jalan di tempat kami,” ungkapnya.

Dikatakan juga, mengenai upaya-upaya perbaikan secara swadaya sudah kerap dilakukan warga. Namun, dengan keterbatasan material dan biaya, sehingga perbaikan hanya bersifat sementara. “Paling hanya menimbun. Untuk proses lebih jauhnya jelas tak sampai ke sana. Oleh karena itu, diharapkan adanya perhatian ke daerahnya. Khususnya soal jalan,” keluhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan Adriani menegaskan, pihaknya selama ini bukan tak memperhatikan warga di Desa Salimbatu. Hanya saja pihaknya saat ini masih terkendala soal anggaran. “Kalau ada anggarannya semua jalan yang rusak pasti akan kami perbaiki,” tegasnya.

Untuk memperbaiki jalan, kata Adriani, jelas butuh anggaran yang cukup besar. “Jalan yang perlu diperbaiki juga tak hanya jalan di  Salimbatu. Di perkotaan juga masih banyak yang sudah rusak, berlubang. Tapi belum bisa diperbaiki. Karena memang untuk anggarannya belum ada,” jelasnya.

“Jadi kami harap masyarakat bisa bersabar dulu, kalau ada anggaran pasti kami perbaiki,” sambungnya.

Apalagi saat ini tidak hanya infrastruktur jalan yang menjadi tugas utama DPUPR. Namun ada tugas lain yang belum terselesaikan. “Jadi kami saat ini masih fokus untuk beberapa tugas yang belum diselesaikan,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan Faisal Fikry mengatakan, jika pihak terkait beralasan tak ada anggaran. Maka, dalam hal ini pihaknya menanyakan besaran anggaran yang diterima diperuntukkan untuk apa. “Harus jelas. Karena kita tahu bagaimana kondisi jalan di Desa Salimbatu. Tidak ada anggaran dan anggaran ke mana,” ungkapnya.

Dikatakan juga, jalan yang rusak memang bukan suatu keinginan masyarakat sendiri. Hanya saja, pihaknya selaku wakil rakyat meminta pemerintah dapat mencari langkah-langkah dalam penyelesaiannya. “Misal dengan menggandeng pihak swasta untuk perbaikannya. Atau anggaran lain yang bisa dialihkan ke sana (Jalan Salimbatu, Red),” ujarnya.

“Tapi, tetap ingat akan aturan dan Undang-Undang yang berlaku. Jangan sampai memaksakan juga. Namun, berbenturan dengan hukum,” pungkasnya.(omg/eza)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 17:34

Baru Satu Daerah Usulkan Kebutuhan CPNS

TANJUNG SELOR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara) segera menyerahkan usulan…

Kamis, 24 Mei 2018 17:31

CATAT..!! Wilayah Ini Butuh Ratusan Guru

TANJUNG SELOR – Jumlah tenaga pengajar di Kalimantan Utara (Kaltara) untuk Sekolah Menengah Atas…

Kamis, 24 Mei 2018 11:27

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Petugas gabungan berhasil menjaring dua pasangan muda-mudi bukan pasangan resmi dan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:26

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Petugas gabungan berhasil menjaring dua pasangan muda-mudi bukan pasangan resmi dan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:23

Pembersihan Sungai Kayan Belum Terealisasi

TANJUNG SELOR – Wacana Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara dalam program pembersihan sampah…

Kamis, 24 Mei 2018 11:21

BUMR Investasi Rp 260 M untuk Pertanian Modern

TANJUNG SELOR – Beberapa waktu lalu Pemkab Bulungan telah mengunjungi PT Badan Usaha Milik Rakyat…

Rabu, 23 Mei 2018 17:35

Pencetakan KIA di Wilayah Ini Belum Merata

TANJUNG SELOR – Proses percetakan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk lima kabupaten kota di Kalimantan…

Rabu, 23 Mei 2018 17:33

Belasan Ton BBM Bersubsidi Ini Diamankan Polisi

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil mengamankan satu…

Rabu, 23 Mei 2018 11:54

Takjil Diindikasi Gunakan Pewarna yang Dilarang

TANJUNG SELOR – Sepekan berjalannya ibadah puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan akhirnya melakukan…

Rabu, 23 Mei 2018 11:52

Usulan DOB Perlu Dikaji Ulang

TANJUNG SELOR – Usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di beberapa daerah di Indonesia,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .