MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 22 Januari 2018 14:07
Andalkan Sumbangan Sukarela Masyarakat-Gereja
DIBAWA PULANG: Jenazah Marna Lencau saat dibawa menggunakan MAF menuju Desa Long Temuyak, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau. RURY JAMIANTO/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, KEBERADAAN maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF), seolah menjadi penolong bagi masyarakat pedalaman di perbatasan di Kaltara. Bagaimana tidak, maskapai ini menjadi satu-satunya tumpuan warga untuk dapat mengakses ke daerah lain melalui jalur udara, baik untuk mengantar orang sakit maupun jenazah.

Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, Minggu (21/1) sekira pukul 10.45 Wita, di hanggar MAF tampak puluhan warga mengenakan kain bewarna hitam. Usut punya usut, ternyata salah seorang keluarga mereka Marna Lencau, tak lain warga dari desa Long Temuyak, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, baru saja meninggal dan hendak dibawa kembali ke kampung halamannya.

Berdasarkan penuturan dari salah seorang keluarga yakni Ibau Ala, yang juga merupakan anggota DPRD Malinau ini, jenazah wanita yang diperkirakan berusia 48 tahun itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya yang berawal dari sakit demam.

Pada Kamis (18/1) Marna Lencau pun, kemudian dilarikan ke RSUD Tarakan dengan menggunakan maskapai MAF. Namun, setelah dua hari dirawat,  Marna Lencau pun menghadap Sang Pencipta.

“Jenazah kami bawa kembali ke Desa Long Temuyak, kampung halaman untuk dimakamkan di sana,” ungkap Ibau Ala, saat ditemui usai mengantarkan jenazah menuju pesawat, Minggu (20/1).

Dikatakan Ibau sapaan akrabnya, keberadaan MAF sangat membantu warga pedalaman di perbatasan. Meski harus mengeluarkan biaya karena keperluan penerbangan, itu lebih baik jika menggunakan pesawat perintis reguler, yang bisa menghabiskan dana sedikitnya Rp 40 juta untuk tujuan pulang pergi Long Temuyak-Tarakan.

“Dengan MAF, keluarga korban hanya membantu semampu mereka, ditambah donasi dari jemaat di gereja-gereja. Dan juga biaya sedikit yang dikeluarkan, tidak lebih dari Rp 5 juta dari keluarga. Itu dari masyarakat semua (termasuk keluarga almarhum),” kata pria yang juga sebagai Kepala Adat Besar Apau Kayan Kabupaten Malinau ini.

Karena itu, Ibau berharap adanya subsidi yang diberikan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk operasional penerbangan MAF agar bisa terbang ke pedalaman dan perbatasan Kaltara. Dan harapannya masyarakat benar-benar bisa gratis terbang dengan pesawat MAF.

“Harapan kami supaya dapat suntikan dana sedikit dari pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, karena sampai saat ini masyarakt belum ada pilihan untuk keluar dari keterisolasian dari perbatasan. Walaupun sudah ada jalan sekarang ini, tapi itu hanya sebatas badan jalan. Tentu sangat tidak layak sekali dilewati,” harapnya. 

Ada pun donasi dari jemaat, beber Ibau Ala, tidak mencukupi untuk keperluan penerbangan karena dipungut berdasarkan kemampuan warga.  Menurut Ibau Ala, pemerintah patut memperhatikan hal ini karena transportasi udara masih menjadi harapan utama masyarakat pedalaman dan perbatasan untuk berbagai keperluan. Apalagi yang sifatnya mendesak. (eru/nri)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .