MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 22 Januari 2018 14:07
Andalkan Sumbangan Sukarela Masyarakat-Gereja
DIBAWA PULANG: Jenazah Marna Lencau saat dibawa menggunakan MAF menuju Desa Long Temuyak, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau. RURY JAMIANTO/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, KEBERADAAN maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF), seolah menjadi penolong bagi masyarakat pedalaman di perbatasan di Kaltara. Bagaimana tidak, maskapai ini menjadi satu-satunya tumpuan warga untuk dapat mengakses ke daerah lain melalui jalur udara, baik untuk mengantar orang sakit maupun jenazah.

Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, Minggu (21/1) sekira pukul 10.45 Wita, di hanggar MAF tampak puluhan warga mengenakan kain bewarna hitam. Usut punya usut, ternyata salah seorang keluarga mereka Marna Lencau, tak lain warga dari desa Long Temuyak, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, baru saja meninggal dan hendak dibawa kembali ke kampung halamannya.

Berdasarkan penuturan dari salah seorang keluarga yakni Ibau Ala, yang juga merupakan anggota DPRD Malinau ini, jenazah wanita yang diperkirakan berusia 48 tahun itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya yang berawal dari sakit demam.

Pada Kamis (18/1) Marna Lencau pun, kemudian dilarikan ke RSUD Tarakan dengan menggunakan maskapai MAF. Namun, setelah dua hari dirawat,  Marna Lencau pun menghadap Sang Pencipta.

“Jenazah kami bawa kembali ke Desa Long Temuyak, kampung halaman untuk dimakamkan di sana,” ungkap Ibau Ala, saat ditemui usai mengantarkan jenazah menuju pesawat, Minggu (20/1).

Dikatakan Ibau sapaan akrabnya, keberadaan MAF sangat membantu warga pedalaman di perbatasan. Meski harus mengeluarkan biaya karena keperluan penerbangan, itu lebih baik jika menggunakan pesawat perintis reguler, yang bisa menghabiskan dana sedikitnya Rp 40 juta untuk tujuan pulang pergi Long Temuyak-Tarakan.

“Dengan MAF, keluarga korban hanya membantu semampu mereka, ditambah donasi dari jemaat di gereja-gereja. Dan juga biaya sedikit yang dikeluarkan, tidak lebih dari Rp 5 juta dari keluarga. Itu dari masyarakat semua (termasuk keluarga almarhum),” kata pria yang juga sebagai Kepala Adat Besar Apau Kayan Kabupaten Malinau ini.

Karena itu, Ibau berharap adanya subsidi yang diberikan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk operasional penerbangan MAF agar bisa terbang ke pedalaman dan perbatasan Kaltara. Dan harapannya masyarakat benar-benar bisa gratis terbang dengan pesawat MAF.

“Harapan kami supaya dapat suntikan dana sedikit dari pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, karena sampai saat ini masyarakt belum ada pilihan untuk keluar dari keterisolasian dari perbatasan. Walaupun sudah ada jalan sekarang ini, tapi itu hanya sebatas badan jalan. Tentu sangat tidak layak sekali dilewati,” harapnya. 

Ada pun donasi dari jemaat, beber Ibau Ala, tidak mencukupi untuk keperluan penerbangan karena dipungut berdasarkan kemampuan warga.  Menurut Ibau Ala, pemerintah patut memperhatikan hal ini karena transportasi udara masih menjadi harapan utama masyarakat pedalaman dan perbatasan untuk berbagai keperluan. Apalagi yang sifatnya mendesak. (eru/nri)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 12:04

Serang Warga, ‘Cupping’ Biasa Diberi Makan

NUNUKAN - Seorang warga Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Syamsuddin alias…

Rabu, 20 Juni 2018 12:02

Digelar Sabtu hingga Tak Ada Buras dan Ketupat

Hampir seluruh umat muslim di Indonesia melaksanakan salat id serentak pada Jumat (15/6). Namun berbeda…

Rabu, 20 Juni 2018 12:01

Harga Daging Ayam Mulai Turun

TARAKAN – Harga daging ayam mulai turun pada H+3 Lebaran. Dari pantauan Radar Tarakan, sejumlah…

Rabu, 20 Juni 2018 11:58

Sebagian Aset Pertamina Dikembalikan Pemkot

TARAKAN – 52 aset pinjam pakai antar Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dengan Pertamina sementara…

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Sampah Meningkat, Petugas Lembur

TARAKAN - Usai Hari Raya Idulfitri, sampah rumah tangga di Tarakan menumpuk, begitu juga pemandangan…

Rabu, 20 Juni 2018 11:55

Realisasi Kebutuhan Uang Capai Rp 598 Miliar

TARAKAN – Tahun ini realisasi kebutuhan uang Ramadan dan Idulfitri 1439 Hijriah melebihi target…

Rabu, 20 Juni 2018 11:54

Usai Lebaran Tidak Ada Lonjakan Pasien

TARAKAN – Pasca Lebaran tidak ada peningkatan penyakit yang begitu signifikan di Rumah Sakit Umum…

Rabu, 20 Juni 2018 11:51

Baliho Rusak karena Faktor Alam

TARAKAN – Pemandangan sejumlah baliho yang rusak di kawasan simpang Intraca dan Juata Laut diprediksi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:50

Rawan Kejahatan, Butuh Enam Tiang PJU

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus melakukan…

Selasa, 19 Juni 2018 21:04

Gempa 4,6 Skala Richter, BMKG Pastikan Aman dari Tsunami

TARAKAN - Gempa berkekuatan 4,6 skala richter (SR) mengguncang wilayah Timur Laut Tarakan, Selasa (19/6). …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .