MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 22 Januari 2018 11:45
MD Tak Diberi Akses Bertemu Anaknya

Kurir Sabu Asal Filipina

NAIK STATUS: MD (dua dari kanan), asal Filipina, kurir yang membawa anak kandungnya dalam penyelundupan sabu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Nunukan. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, ANAK dari salah satu Warga Negara Asing (WNA) Filipina yang jadi kurir narkotika dititipkan Kepolisian Resor (Polres) Nunukan di asrama polisi wanita (polwan) untuk diasuh. Sang ibu MD, masih menjalani proses hukum bersama kerabatnya yang lain LN.

Tersangka penyelundupan sabu-sabu seberat 800 gram dibekuk di salah satu rumah agen penumpang di Jalan Chik Di Tiro, Nunukan Timur, Senin (15/1) lalu. Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi kepada media ini mengatakan berkas kedua tersangka masih diproses kepolisian. “Selanjutnya kami belum tahu (anak MD, Red) jelasnya bagaimana, tapi rencananya ada neneknya yang mau menjemputnnya dari Malaysia. Benar atau tidaknya, kami tunggu saja keluarganya. Semoga ada yang bertanggungjawab,” terang Karyadi.

Sang ibu MD, yang telah ditetapkan sebagai tersangka tak bisa berbuat banyak. Ia harus mendekam di balik jeruji Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Nunukan, seraya menjalani pemberkasan guna kelengkapan sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan.

“Sudah pasti diproses hukum lebih lanjut hingga pengadilan. Ibunya yang harus menjalani sejumlah pemeriksaan tidak banyak diberikan akses bertemu anaknya. Jadi kami berharap segera ada keluarganya yang menjemput anak itu,” harapnya lagi.

Sementara itu, pengembangan yang dilakukan petugas Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan sampai ke Sulawesi Selatan (Sulsel) belum membuahkan hasil. Selain kedua kurir MD dan LN, masih ada sejumlah orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kedua tersangka diamankan polisi dengan sabu-sabu yang disimpan di dalam sandal keduanya. MD membawa anak kandungnya yang masih berumur 6 tahun dengan sandal berisi sabu. Atas barang bukti yang didapatkan, keduanya hari itu langsung dibawa ke Mapolres Nunukan guna penyidikan. (raw/lim)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 21:04

Pemkot Pengin Mengadu ke Kemendagri

TARAKAN - Rencana pengalihan sejumlah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Senin, 21 Mei 2018 17:43

Terduga Jaringan ISIS Sebut Dirinya Iseng

TANJUNG SELOR – Terduga teroris AS (22) yang beberapa waktu lalu diamankan Densus 88 Antiteror,…

Senin, 21 Mei 2018 12:49

Kadin Bingung Birokrasi Kewenangan di Laut

Beras 2.900 ton dari Vietnam. Begitu temuan aparat Kamis 19 April lalu. Kapal Vietnam Dong Thien Phu…

Senin, 21 Mei 2018 12:45

Hidup dari Pecahan Batu Kerikil

Tidak selamanya kehidupan layak dan dinikmati dengan nyaman. Sennang, nenek berusia 72 tahun di RT 61…

Senin, 21 Mei 2018 12:32

Tak Ada Bom, EF Dipulangkan

PRIA berinisial EF yang sempat membuat heboh Bandara Internasional Juwata Tarakan pada Jumat (18/5),…

Senin, 21 Mei 2018 12:29

Perketat Lingkungan, Poskamling Harus Aktif

TARAKAN – Mengantisipasi tindak kriminal di lingkungan rukun tetangga (RT), masing-masing Ketua…

Senin, 21 Mei 2018 11:16

Waspada Indekos dan Kontrakan

SEJAK penangkapan AS, terduga kelompok ISIS di Karang Anyar, Tarakan Barat, Kamis 17 Mei lalu, Pemerintah…

Senin, 21 Mei 2018 11:11

Pelunasan Tahap Kedua Menunggu Dua CJH

GELOMBANG kedua tahap pelunasan biaya haji kembali dibuka sejak 16 Mei lalu hingga 25 Mei mendatang.…

Senin, 21 Mei 2018 11:08

Jeli dan Perketat TPS

TARAKAN - Penggunaan lilin pada jari kelingking saat pemilihan memang harus dicegah. Pasalnya, jika…

Senin, 21 Mei 2018 11:02

Prioritaskan Dua Item di Musrenbang

TARAKAN – Di lingkungan RT 1, Kelurahan Kampung Enam memprioritaskan dua item dalam usulan Musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .