MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 21 Januari 2018 20:00
Posting Kehilangan di Medsos, Orang Tua Nyaris Tertipu

Joshua, Anak Hilang yang Ditemukan di Dalam Speedboat KP3

JOSHUA

PROKAL.CO, Sempat dikabarkan menghilang, Joshua (14) akhirnya kembali kepada keluarganya, ia ditemukan tertidur dalam speedboat milik Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Polres Bulungan yang kemudian pihak tersebut menghubungi keluarganya berdasarkan postingan di media sosial.

SAMSUL UMARDHANY

KABAR tersebut datang dari orang tua Joshua, Herling, ia menceritakan bahwa anaknya telah ditemukan dan saat ini telah kembali ke rumah dan berkumpul kembali bersama keluarganya di Dusun Buluh Perindu. Dikatakannya, anak pertamanya itu ia jemput di KP3 Polres Bulungan di Jalan Sudirman, Jumat (19/1) sore.

“Saat ini sudah bersama kami, sudah kami temukan kemarin (Jumat, Red.),” bebernya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Sabtu (20/1).

Diceritakan, awal pertemuannya dengan putra kesayangannya itu, berawal dari seorang polisi KP3 yang menghubunginya berkat postingan di media sosial yang dibantu kerabatnya beberapa hari sebelumnya.

“Orang itu telepon saya, sempat kaget juga, karena orang itu bilang dia polisi. Saya pikir anak saya berhadapan dengan hukum, takut dia mencuri dan lain sebagainya, namun dikatakan orang itu untuk tetap tenang dan diminta untuk segera menjemputnya,” sebutnya.

Lanjut diceritakan Herling, awal mula anaknya sampai berada di KP3 Tanjung Selor, ialah saat Polisi yang sedang piket hendak memeriksa speedboat yang sedang terparkir di Pelabuhan Kayan I. “Pas pak polisi itu mau periksa speedboat, rupanya ada anak saya di dalamnya, setelah diamankan akhirnya saya langsung di telepon, makanya saya bisa jemput dia,” cerita Herling.

Disinggung mengenai awal mula Joshua tak pulang ke rumah usai sekolah sejak Senin (15/1), Herling pun menjelaskan bahwa besar kemungkinan anaknya itu takut dimarahi, karena ketahuan suka membolos sekolah. “Pernah suatu hari saya jalan, kebetulan bertemu teman-teman sekolahnya, saya dapat informasi kalau anak saya ini sering bolos sekolah,” ungkapnya.

Hal itu, kata dia memang ada kecurigaan, sebab melihat anaknya tersebut sering pulang lebih cepat dari waktu yang seharusnya. Berdasarkan informasi teman-teman sekolahnya, Herling pun mencoba membicarakan hal tersebut kepada Joshua.

“Saya bicarakan sama Joshua, bahwa apa yang disampaikan teman-temannya itu bentul atau tidak, nah Joshua menyangkal,” sebutnya.

Dengan penyangkalan tersebut, akhirnya Herling pun mencoba membuktikan sendiri, ia katakan kepada anaknya, pada Senin itu agar tidak kemana-mana setelah pulang ke sekolah. Sebab dirinya ingin menjemput anaknya itu dan ingin bertemu dengan gurunya.

“Pas saya jemput Joshua tidak ada, sudah beberapa lama menunggu tidak ada muncul juga, sepertinya dia sudah takut saat itu dan tidak masuk sekolah,” sebutnya.

Setelah menunggu lama, akhirnya Herling pun memutuskan untuk bertemu gurunya di sekolah. Dengan tujuan apa anaknya tersebut sering membolos atau tidak, dikatakan guru tersebut bahwa benar Joshua suka membolos.

“Rupanya sudah disampaikan kepada anak saya agar saya bisa menghadap ke sekolahnya, namun tidak disampaikan. Mulai dari situ saya rasa dia tidak mau turun ke sekolah, takut ditanyakan gurunya,” jelas Herling.

Terlepas dari itu, cerita lain yang disampaikan Herling ialah bagaimana ia nyaris tertipu akibat aksi penipuan yang mengatas namakan polisi. Oknum polisi itu sempat menghubunginya berkat nomor telepon yang tercantum pada postingan pada waktu pertama kali Joshua tak pulang-pulang ke rumah.

“Siang kirim berita di facebook, sore saya dapat telepon dari orang yang mengaku pihak kepolisian, yang saat itu berada di Tarakan, dikatakan anak saya sedang tersandung kasus narkoba,” ceritanya.

Mendapatkan kabar tersebut, Herling pun mengaku terkejut dan sempat menangis karena saat itu sang penipu mengatakan anaknya sudah ditahan dan jika ingin anaknya bebas, ia diperintahkan untuk mentransfer uang senilai Rp 5 juta ke penipu tersebut. “Orang itu bilang kalau sudah ditransfer anak saya akan diantar ke rumah,” bebernya.

Karena panik dan ingin anaknya selamat saat itu, dirinya pun hampir mempercayainya, bagaimana tidak sesaat diperintahkan untuk mentransfer uang yang diminta pelaku, dirinya pun bergegas mencari pinjaman kepada keluarga.

“Namun beruntung saya sempat ketemu tetangga dan mengatakan itu penipu, saya pun menerima masukan itu dan saya terhindar dari penipu. Ternyata hal yang begitu (posting di medsos, Red.) ada baiknya ada buruknya juga, tapi beruntung saat ini anak kami sudah ditemukan, setelah sempat mencari keliling Tanjung Selor, Tanjung Palas, Buluh Perindu, warnet dan rental PS,” pungkasnya.(sny/eza)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 12:57

Oknum Pejabat Dishub Jadi Tersangka

TANJUNG SELOR – Okum pejabat di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten…

Rabu, 12 Desember 2018 12:56

WAH NGGA ASIK..!! Layanan Wifi Gratis Dikurangi

TANJUNG SELOR - Kondisi APBD Bulungan yang terus merosot sejak…

Rabu, 12 Desember 2018 12:54

Pimping Jadi Percontohan Kampung KB di Kaltara

TANJUNG SELOR – Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara ditunjuk…

Rabu, 12 Desember 2018 12:53

PTT Kesehatan Bakal Jadi CPNS

TANJUNG SELOR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Utara…

Rabu, 12 Desember 2018 12:51

Perda Pengakuan Masyarakat Adat Jalan di Tempat

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bulungan nomor 12…

Rabu, 12 Desember 2018 12:50

Semua Daerah Rawan Kamtibmas

POLDA Kaltara menegaskan situasi Kaltara harus tetap kondusif jelang hingga…

Selasa, 11 Desember 2018 15:37

Puluhan Karung Daging Ilegal Diamankan

TANJUNG SELOR - Tim gabungan dari Kepolisian Resor (Polres) Bulungan,…

Selasa, 11 Desember 2018 15:36

Ditargetkan 2020, Seluruh Kaltara Dijangkau Internet

TANJUNG SELOR – Dewasa ini, masyarakat Indonesia sudah sangat ketergantungan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:34

Tak Berbeda dengan Anak Normal, Mampu Hasilkan Karya

Keterbatasan bukan penghalang bagi anak penyandang disabilitas. Bahkan, mereka mampu…

Selasa, 11 Desember 2018 15:30

Pernikahan Dini, Abaikan Hak Anak

TANJUNG SELOR - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .