MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:52
Pemilih Sudah Meninggal Masih Terdaftar
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Tahapan penyusunan daftar pemilih dan daftar pemilih tetap (DPT), merupakan hal yang krusial dalam tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada). Sebab dari data ini lah diketahui jumlah suara pemilih pada Juni mendatang.

Tidak menutup kemungkinan jika tidak teliti, bisa saja DP dan DPT sebelumnya pada Pemilihan Gubernur  (Pilgub) Kaltara 2015 lalu, akan kembali tercantum nama daftar pemilih yang telah meninggal dunia. Tak hanya itu, masyarakat yang dulunya masih memilih, namun kini tidak masuk dalam daftar pemilih.

Menanggapi hal itu,  Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan bahwa mekanisme penyusunan DPT berdasarkan daftar pemilu terakhir dan DP4 yang menghasilkan DP, di-ploting by name by TPS oleh KPU.

"Jadi ini masalah klasik, mungkin karena masalah teknis. Nah, justru itulah gunanya pencocokan dan penelitian (coklit)," ujarnya.

Hal ini akan dijadikan bahan evaluasi oleh KPU. Sebab, bisa saja hasil ploting pada sistem yang salah dan tidak maksimal. Itu terjadi bisa karena  alamat yang tertera di KTP tidak lengkap, sehingga di sinilah kegunaan cek lapangan atau yang biasa disebut dengan coklit.

"Pasti dicek lagi. Coklit itu kan untuk melihat data yang bermasalah. Kalau ada yang belum masuk, dimasukkan, kalau ada yang tidak memenuhi syarat dikeluarkan, kalau ada yang ganda atau meninggal, di hapus, dan sebagainya," ungkap Teguh.

Saat ini KPU Tarakan sudah menyusun DP per TPS, dengan jumlah daftar 155.758 pemilih. Data tersebut berdasarkan hasil sinkronisasi dari KPU RI terhadap DPT pemilihan terakhir dan daftar penduduk potensial pemilihan (DP4) yang telah didapatkan dari Kemendagri, hingga menghasilkan angka tersebut.

Kini plot per TPS juga sudah dilakukan. Selanjutnya mereka akan melakukan kepastian dengan mencocokkan data yang ada sesuai dengan kenyataan di lapangan. Untuk melakukan coklit di lapangan, KPU sudah membentuk petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di 298 TPS yang telah diplotkan.

“Awalnya kan kami membahas 300 TPS, tapi setelah kami petakan, jumlah TPS menjadi 298,” terangnya.

Usai penyampaian data pemilih disampaikan kepada PPDP, maka langkah pertama yang akan dilakukan ialah coklit, yang akan dilaksanakan pada 20 hingga 18 Februari 2018.

Untuk memastikan agar setiap masyarakat mengetahui pelaksanaan coklit tersebut, KPU akan melaksanakan kegiatan apel kesiapsiagaan persiapan PPDP, pada Sabtu (20/1).

“Setelah itu kami langsung bergerak, dengan target fokus terhadap tokoh-tokoh yang ada di lingkungan masing-masing TPS, yang dianggap memiliki kemampuan daya sebar informasi yang luas,” ujarnya.

“Hari ini (Jumat kemarin), PPDP berkoordinasi konkret dengan para tokoh yang ada di masing-masing TPS untuk disampaikan pelaksanaan ini,” sambungnya.

Tak hanya PPDP saja yang terlibat langsung dalam pelaksanaan coklit di hari pertama, kelima komisioner KPU pun akan terjun langsung di lapangan untuk memastikan PPDP bekerja sekaligus mendampingi PPDP.

“Kami berharap agar tokoh-tokoh masyarakat yang berpengaruh dapat memberikan informasi jelas mengenai pelaksanaan coklit,” harapnya.

Usai pelaksanaan coklit selama satu bulan nanti, maka data yang ada dimasukkan ke dalam PPS untuk disusun menjadi daftar pemilih sementara (DPS).  (*/shy/nri)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 20:05

Gerakan Menghadap Laut, Sisir Pantai Binalatung

TARAKAN – Berbagai kegiatan digalakkan dalam peringatan HUT ke-73 RI. Seperti yang digelar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:43

Pawai Obor Semarakkan Kemerdekaan

SEMARAK Dirgahayu Republik Indonesia ke-73 masih terasa. Semangat perlombaan terus digelar masyarakat.…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .