MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Januari 2018 11:01
Usai Bongkar Barang, Kapal Tenggelam

Diduga Menyenggol Tanggul Pelabuhan

EVAKUASI: Warga sekitar Pelabuhan Tunon Taka membantu ABK KM Bintang Timur mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Kemarin (17/1) pukul 17.00 wita, warga disekitar Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Tana Tidung, dikagetkan dengan terhamburnya sembako dan alat-alat bangunan di sungai, yang berasal dari kapal barang KM Bintang Timur saat sedang membongkar barang muatannya.

Hingga berita ini diketik tadi malam, belum diketahui pasti penyebab tenggelamnya badan KM Bintang Timur. Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, kapal tersebut sudah bersandar di pelabuhan. Saat itu juga anak buah kapal (ABK) langsung menyalakan dua mesin pompa air, untuk menguras air yang masuk ke dalam kapal.

Nakhoda KM Bintang Timur, Haruna menceritakan, awal mula tenggelamnya kapal yang dibawa dari Tarakan, saat itu ABK selesai mengeluarkan sembako dan bahan lainnya yang akan distok di KTT. Sementara yang ada di kapal hanya sembako yang dibawa ke Malinau.

“Saya heran kenapa kapal semakin sarat, padahal beban tidak terlalu berat dan juga setengah beban barusan dibongkar untuk KTT. Saat kami dalam perjalanan ke KTT kapal dalam kondisi baik,” tutur Haruna.

Lebih lanjut Haruna menjelaskan, jika kapal ini mengalami bocor, sudah pasti kapal akan karam di tengah perjalanan. “Saya menduga kapal menyenggol tunggul yang ada di dekat Pelabuhan Tunon Taka ini. Padahal Rencananya malam ini (tadi malam) kami akan melanjutkan perjalanan ke Malinau," ungkapnya.

Hingga kini kata Haruna, dia belum mengetahui berapa banyak barang-barang yang tenggelam dan juga beserta total kerugian yang dialami tersebut.

Sementara itu, Wakapolsek Sesayap Ipda Mahmud menuturkan, hingga tadi malam  belum bisa menyimpulkan penyebab dari tenggelamnya kapal KM Bintang Timur. Hal itu karena posisi kapal saat tenggelam sedang berlabuh di pelabuhan.

"Untuk sementara kami hanya membantu untuk mengevakuasi semua barang-barang bisa diselamatkan. Sampai saat ini kami belum bisa menyimpulkan berapa kerugian yang dialami," ujar Ipda Mahmud. Seraya memberitahukan rencananya kapal akan ditarik ke pinggir saat air mulai surut. (*/rko/nri)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 11:00

Rangsang Minat Baca dengan Mengangkat Kearifan Lokal

Menjadi seorang penulis merupakan impian Iqbal Ardianto sejak dulu. Motivasi…

Jumat, 22 Februari 2019 10:58

DILARANG..!! Tapi Request ‘Tetangga’ Dominan Kepiting Bertelur

TARAKAN – Pada pembukaan pengiriman kepiting atau open season yang…

Jumat, 22 Februari 2019 09:56

Sidang Ditunda, Pledoi Terduga Agus Salim Sudah Siap

TARAKAN – Sidang terduga terorisme yang melibatkan Agus Salim dengan…

Jumat, 22 Februari 2019 09:52

Turbo Terbakar, Pasokan Listrik Tak Pengaruh

TARAKAN — Satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 22 Februari 2019 09:50

JEMBATAN HOROR..!! Lihat Nih, Layak Ngga Dilewati?

TARAKAN – Jembatan kayu di wilayah RT 7, Kelurahan Pantai…

Jumat, 22 Februari 2019 09:49

Siswa Patra Dharma Wakili Kaltara di OSN

TARAKAN - Untuk sekian lama, akhirnya Kota Tarakan bisa kembali…

Jumat, 22 Februari 2019 00:53

Kepedulian terhadap Pesisir Masih Rendah

TARAKAN – Ada yang berbeda di Pantai Amal, Kamis (21/2).…

Kamis, 21 Februari 2019 13:59

Metode Sainte Lague di Pemilu 2019

TARAKAN - Ada yang beda dari proses perhitungan kursi suara…

Kamis, 21 Februari 2019 13:58

Persentase Masyarakat Miskin Turun

TARAKAN – Kriteria kemiskinan di Tarakan saat ini hanya menggunakan…

Kamis, 21 Februari 2019 13:55

Digagas Wanita Misterius, Penyumbang Kian Ramai

Bersedekah memang dapat dilakukan dengan berbagai cara, memberi sumbangan ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*