MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Januari 2018 10:59
Awal Tahun, Temukan Mortir 2,5 kg
AMANKAN MORTIR: Satu unit mortir yang ditemukan di Kelurahan Kampung Satu Skip langsung diamankan Unit Gegana dari Detasemen C Pelopor Brimob Polda Kaltim untuk dibawa ke bungker bom. DETASEMEN C PELOPOR BRIMOB POLDA KALTIM UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sudah bukan rahasia lagi jika Bumi Paguntaka banyak didiami mortir, bom dan peralatan peninggalan perang terdahulu. Kemarin (17/1) Unit gegana dari Detasmen C Pelopor Brimob Polda Kaltim mengamankan mortir yang ditemukan di Kelurahan Kampung Satu Skip.

Mortir yang ditemukan ini akan ditempatkan di bunker bom Brimob Polda Kaltim, yang kapasitasnya sudah tidak mencukupi lagi. Kurang lebih sekira 4.000 bom ditampung di bunker tersebut, yang hingga kini belum dimusnahkan.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, AKBP Henzly Moningkey, melalui Kanit Subden IV Gegana Satrbrimob Polda Kaltim, IPTU Muh Nur Sugiharto, salah seorang warga di Jalan Pulang Bangka, Kelurahan Kampung Satu RT 14, bernama Safaruddin (29) menemukan bom yang beratnya mencapai sekitar 2,5 kilogram (kg) tersebut. Berawal saat dia akan menggarap lahan miliknya untuk dibangun rumah sekira pukul 10.30 Wita.

“Dia (Safaruddin) ini sedang mencangkul lahannya yang akan dibangun rumah. Saat dia bertukang kondisi cuaca hujan, lalu tidak sengaja tanah dekat pagar lahannya itu runtuh, terlihat sebuah benda yang mencurigakan,” tuturny.

Lebih lanjut Sugiharto menjelaskan, kawasan Kelurahan Kampung Satu terutama area lahan yang digunakan Safaruddin itu merupakan lokasi yang dahulunya bekas bunker, pada zaman penjajahan Jepang maupun sekutu yang sudah mulai runtuh tergerus air dan lumpur. “Setelah dikeluarkan dari tanah, Safaruddin memperhatikan dengan jelas dan ternyata benda tersebut menyerupai bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II,” ujarnya.

Setelah dikeluarkan dari tanah dan memastikan benda tersebut adalah bom. Safaruddin menuju sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT), Polres Tarakan. “Laporan masuk ke kami itu pukul 12.00 Wita, setelah semua perlengkapan dipersiapkan pada pukul 13.20 Wita petugas Subden 4 Gegana langsung menuju lokasi dengan melaksanakan evakuasi dan identifikasi temuan mortar tersebut. Dan dipastikan bom ini sisa perang dunia ke II yang kemudian disimpan di bunker Mako Brimob Detasemen C Pelopor,” katanya.

Dengan penemuan bom berbagai jenis dengan ukuran yang berbeda di Tarakan, tentu sangat membahayakan warga sekitar. Pasalnya, bom aktif tersebut bisa meledak kapan saja. Untuk itu, warga Kota Tarakan diminta lebih waspada jika suatu saat menemukan benda menyerupai bom atau sejenisnya dan segera melaporkan ke pihak yang berwajib.

“Kita minta agar warga untuk tidak menyentuh apalagi sampai mengangkat dan memindahkan benda tersebut. Sebab, mengingat bom sisa PD II ini masih banyak tersembunyi di Kota Tarakan dan masih berstatus aktif. Jadi, agar semua bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, tidak boleh memindahkannya tanpan prosedur seharusnya,” pungkasnya. (eru/nri)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:49

Korban Salah Catat Bermunculan

TARAKAN – Ternyata tak hanya Lukas Yusuf, saja yang syok akan tagihan airnya yang melonjak senilai…

Jumat, 23 Februari 2018 10:45

Oleng Kiri, Terperosok ke Selokan

TARAKAN – Warga yang tinggal di daerah Jalan Kusuma Bangsa tepatnya di dekat gedung Polisi Militer…

Jumat, 23 Februari 2018 10:43

Besar di Tarakan, Tahu Seluk-beluk Perkembangan Kota

Tiga di antara empat pasangan calon (paslon) Pilwali Tarakan sudah berdiskusi langsung dengan kru dan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:41

Menebus Dosa Proyek Raksasa

BEGITU banyak pertanyaan tentang siapa Robert Lai dan siapa Meiling yang sering saya sebut dalam tulisan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:40

Bila Negatif, Penyelidikan Dihentikan

TARAKAN – Meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis hasil lab atas makanan,…

Jumat, 23 Februari 2018 10:38

Anggaran Kurang-Kontur Tanah Jadi Penyebab

TARAKAN — Dari 5.000 sambungan jaringan gas (jargas) yang menjadi target Perusahaan Gas Negara…

Jumat, 23 Februari 2018 10:37

Butuh Perbaikan Jalan Akses ke Masjid

TARAKAN – Ketua RT 10, Kelurahan Selumit, Gunawan mengatakan, semenisasi jalan lingkungan layak…

Jumat, 23 Februari 2018 10:36

Jalan di Tarakan yang Rawan Kecelakaan

TARAKAN – Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi kecelakaan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:43

Pura-Pura Antar Teman

TARAKAN - Dalam 21 adegan rekonstruksi pada Rabu (21/2), terungkap bahwa Abdul Rajak (48) berhasil lolos…

Kamis, 22 Februari 2018 10:41

Dinkes Bingung Penyebab Keracunan

TARAKAN – Sungguh sangat mengejutkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda merilis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .