MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Januari 2018 10:59
Awal Tahun, Temukan Mortir 2,5 kg
AMANKAN MORTIR: Satu unit mortir yang ditemukan di Kelurahan Kampung Satu Skip langsung diamankan Unit Gegana dari Detasemen C Pelopor Brimob Polda Kaltim untuk dibawa ke bungker bom. DETASEMEN C PELOPOR BRIMOB POLDA KALTIM UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sudah bukan rahasia lagi jika Bumi Paguntaka banyak didiami mortir, bom dan peralatan peninggalan perang terdahulu. Kemarin (17/1) Unit gegana dari Detasmen C Pelopor Brimob Polda Kaltim mengamankan mortir yang ditemukan di Kelurahan Kampung Satu Skip.

Mortir yang ditemukan ini akan ditempatkan di bunker bom Brimob Polda Kaltim, yang kapasitasnya sudah tidak mencukupi lagi. Kurang lebih sekira 4.000 bom ditampung di bunker tersebut, yang hingga kini belum dimusnahkan.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, AKBP Henzly Moningkey, melalui Kanit Subden IV Gegana Satrbrimob Polda Kaltim, IPTU Muh Nur Sugiharto, salah seorang warga di Jalan Pulang Bangka, Kelurahan Kampung Satu RT 14, bernama Safaruddin (29) menemukan bom yang beratnya mencapai sekitar 2,5 kilogram (kg) tersebut. Berawal saat dia akan menggarap lahan miliknya untuk dibangun rumah sekira pukul 10.30 Wita.

“Dia (Safaruddin) ini sedang mencangkul lahannya yang akan dibangun rumah. Saat dia bertukang kondisi cuaca hujan, lalu tidak sengaja tanah dekat pagar lahannya itu runtuh, terlihat sebuah benda yang mencurigakan,” tuturny.

Lebih lanjut Sugiharto menjelaskan, kawasan Kelurahan Kampung Satu terutama area lahan yang digunakan Safaruddin itu merupakan lokasi yang dahulunya bekas bunker, pada zaman penjajahan Jepang maupun sekutu yang sudah mulai runtuh tergerus air dan lumpur. “Setelah dikeluarkan dari tanah, Safaruddin memperhatikan dengan jelas dan ternyata benda tersebut menyerupai bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II,” ujarnya.

Setelah dikeluarkan dari tanah dan memastikan benda tersebut adalah bom. Safaruddin menuju sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT), Polres Tarakan. “Laporan masuk ke kami itu pukul 12.00 Wita, setelah semua perlengkapan dipersiapkan pada pukul 13.20 Wita petugas Subden 4 Gegana langsung menuju lokasi dengan melaksanakan evakuasi dan identifikasi temuan mortar tersebut. Dan dipastikan bom ini sisa perang dunia ke II yang kemudian disimpan di bunker Mako Brimob Detasemen C Pelopor,” katanya.

Dengan penemuan bom berbagai jenis dengan ukuran yang berbeda di Tarakan, tentu sangat membahayakan warga sekitar. Pasalnya, bom aktif tersebut bisa meledak kapan saja. Untuk itu, warga Kota Tarakan diminta lebih waspada jika suatu saat menemukan benda menyerupai bom atau sejenisnya dan segera melaporkan ke pihak yang berwajib.

“Kita minta agar warga untuk tidak menyentuh apalagi sampai mengangkat dan memindahkan benda tersebut. Sebab, mengingat bom sisa PD II ini masih banyak tersembunyi di Kota Tarakan dan masih berstatus aktif. Jadi, agar semua bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, tidak boleh memindahkannya tanpan prosedur seharusnya,” pungkasnya. (eru/nri)


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 15:55
Dugaan Korupsi Lahan di Karang Balik

BPKP Bilang Tersangka di Tangan Penyidik

TARAKAN – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Utara…

Rabu, 14 November 2018 15:54

Air Menyembur di Bagian Mesin Lampu

TARAKAN - Keenam anak buah kapal (ABK) tugboat atau kapan…

Rabu, 14 November 2018 15:52

Wisuda UBT, Lagu ‘Ayah’ untuk Orangtua Enggarsyah

TARAKAN - Universitas Borneo Tarakan mewisuda 262 mahasiswanya di Gedung…

Rabu, 14 November 2018 15:51

Canggung Hanya karena Anak dari Desa

Emha Bintang menerima predikat cum laude pada wisuda ke-XX Universitas…

Rabu, 14 November 2018 15:49

Perbatasan Rentan Kekerasan terhadap Perempuan

JOHANNY SILITONGA/RADAR TARAKAN BERI ORASI ILMIAH: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan…

Rabu, 14 November 2018 15:48

UNTUNG NGGA DITUNTUT MATI..!! Dituntut 20 Tahun, Cewek Cantik Ini Syok

TARAKAN- Terdakwa kasus sabu 1,08 kg yaitu Andi Riski Amelia…

Rabu, 14 November 2018 11:53

Di Pesantren Lapas, BNNP Temukan Sabu

TARAKAN – Berkunjung ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Tarakan,…

Rabu, 14 November 2018 11:51

Persoalan Sampah Masih Berlarut-larut

TARAKAN - RT 13 Kelurahan Selumit Pantai masih memiliki masalah…

Rabu, 14 November 2018 11:47

Wakil Menteri ESDM Harapkan Konversi BBM ke LPG Bisa Lebih Hemat

TARAKAN - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),…

Selasa, 13 November 2018 21:45

FINAL! DPT Tarakan 154.706 Pemilih

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih menunggu petunjuk teknis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .