MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Januari 2018 10:56
Ambil Sabu-Sabu dari Dalam Tanah
BARANG BUKTI: Wakapolres Tarakan, Kompol Riski Fara Shandy didampingi Kasatreskoba Polres Tarakan, Iptu Bahrul Ulum saat melakukan konfrensi pers penangkapan empat warga Makassar dengan barang bukti sabu-sabu seberat 1,011 kg, Rabu (17/1). JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Peredaran sabu di Kaltara dan Kaltim, khususnya Tarakan dan Balikpapan benar-benar memprihatinkan. Baru-baru ini, Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan dan Polsek Balikpapan berhasil meringkus keenam pelaku di hari yang bersamaan, Selasa (16/1).

Di Bumi Paguntaka Satreskoba meringkus empat tersangka berinisial SD, AD, SU dan NN yang merupakan warga Makassar dengan barang bukti berupa sabu-sabu  seberat 1,011 kilogram (kg).

Wakapolres Tarakan, Kompol Riski Fara Shandy mengungkapkan bahwa penangkapan keempat tersangka kali ini berawal dari informasi yang diterima oleh warga, bahwa di lahan tanah kosong yang ada di Jalan Yos Sudarso, RT 23, Kelurahan Selumit Pantai terlihat seseorang yang mencurigakan menimbun sesuatu di dalam lahan kosong tersebut.

“Mendapatkan informasi itu, jajaran Setreskoba langsung melakukan pengintaian di lokasi yang dimaksud. Ternyata benar saja, pada pukul 21.30 Wita terlihat orang yang mencurigakan bolak-balik di lokasi tersebut,” tuturnya.

Ternyata orang yang mencurigakan itu merupakan SD, salah seorang dari empat tersangka yang diamankan. Saat itu SD bolak-balik di lokasi tersebut untuk mengambil sabu-sabu seberat 1,011 kg yang ditanam di lahan kosong.

“Saat dia mengambil sesuatu di dalam tanah, petugas dari Satreskoba langsung meringkusnya,” tuturnya.

Setelah berhasil meringkus SD, petugas langsung memeriksa barang yang diambil dari dalam tanah, yang ternyata merupakan jeriken oli pelumas mesin yang di dalamnya berisi sabu-sabu seberat 1,011 kg.

“Saat dilakukan interogasi, ternyata SD tidak sendiri saat berada di Tarakan hanya untuk mengambil barang haram ini. Kami mendapatkan info rekannya yakni AD, SU dan NN ada di salah satu penginapan di Tarakan,” ucapnya.

Usai mendapatkan informasi tersebut, jajaran Satreskoba langsung mendatangi lokasi penginapan ketiga  pelaku lainnya.

“Ketiganya langsung kami amankan di dalam kamar penginapan tanpa perlawanan dan langsung kami bawa ke Mako Polres Tarakan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari penangkapan itu kami juga menemukan uang Rp 21 juta yang diduga digunakan untuk memenuhi akomodasi selama di Tarakan,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari keempat tersangka, diketahui SD, AD, SU dan NN berangkat dari Makassar ke Tarakan pada 14 Januari, tujuannya tidak lain hanya untuk mengambil sabu-sabu dari seseorang di Tarakan untuk dibawa ke Makassar.

“Ini kali keduanya bagi keempat tersangka mengambil sabu-sabu di Tarakan. Sebelumnya pada bulan November tahun lalu keempatnya juga berhasil mengambil sabu-sabu di Tarakan sebanyak 6 bal dan berhasil lolos untuk diterbangkan ke Makassar melalui Bandara Juwata Tarakan,” bebernya.

Terkait kenapa bisa lolosnya sabu sebanyak 6 bal pada aksi pertama keempat pelaku, karena pelaku menggunakan modus operandi yang sering dilakukan sebelumnya, yakni menyelipkan barang haram tersebut ke dalam tubuh.

“Kalau barang ini ditaruh di dalam tas bisa ketahuan. Tapi kalau disembunyikan di bagian tubuh sangat sulit untuk dideteksi, karena barang ini tidak bisa terdeteksi metal detector, perlu pemeriksaan secara manual dengan menggunakan tangan untuk mendeteksi barang ini,” ujarnya.

Terkait siapa pengirim dan siapa pemesan barang haram ini, pihaknya masih melakukan pengembangan penyelidikan. “Kasusnya masih kita kembangkan lagi, sementara untuk keempatnya kita jerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

Sementara itu,  Polsek Balikpapan Selatan berhasil membongkar pengiriman kristal bening seberat 1,024 kilogram yang berasal dari Tarakan. Barang haram itu dipesan seorang bandar besar yang masih dalam penyelidikan.

Sabu itu dibawa oleh pasangan suami istri asal Tarakan, Kaltara. Tersangka berinisial MN (39) dan isteri S (30) ditangkap tim Opsnal Polsek Balikpapan Selatan, Selasa (16/1) sore.

Dari informasi yang dihimpun media ini, pengungkapan bermula adanya informasi dari masyarakat terkait rencana penyelundupan sabu dalam jumlah besar dari Tarakan ke Balikpapan pekan lalu. Petugas langsung melakukan penyelidikan. Informasi yang didapat, kedua pelaku melakukan perjalanan dari Tarakan menggunakan perjalanan laut menuju Bontang.

Setelah dari Bontang, mereka menggunakan perjalanan darat dengan menyewa mobil dan turun di kawasan Km 4,5 Balikpapan Utara.  Perjalanan dilanjutkan menggunakan ojek. “Kami tangkap di tanjakan Wika, depan Rumah Sakit Hermina,” kata Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta, Rabu (17/1).

Petugas langsung menggeledah badan dan barang bawaan pelaku berupa tas ransel warna hitam. Di dalam tas itu, hanya ditemukan pakaian dan sebuah kemasan susu ukuran 1 kilogram (kg).

“Kami curigai sebuah susu kemasan produk luar berukuran 1 kg. Setelah kami periksa rupanya ada kristal bening positif sabu. Dan kami juga temukan satu paket sabu berukuran sedang seberat 24 gram,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan MN, sabu tersebut dipesan seorang bandar besar di Balikpapan. Di mana pelaku dengan pemesan tidak saling mengenal. “Pelaku sudah mengirim untuk ke dua kalinya di sini (Balikpapan, Red). Pertama, bulan lalu seberat 1 Kg dan berhasil lolos. Kami masih kembangkan terkait bandarnya,” ujarnya. 

Kepada media ini, pasangan suami istri yang baru menikah siri 5 bulan lalu mengaku diupah sebesar Rp 7 juta untuk sekali pengiriman oleh bandar sabu asal Tarakan. “Saya baru dua kali sama ini. Buat kebutuhan sehari hari soalnya nggak cukup uangnya," tutur MN yang kesehariannya bekerja sebagai pengelola tambak ikan di Tarakan.

Kedua tersangka saat ini masih dalam pemeriksaan intensif anggota Polsek Balikpapan Selatan. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara. “Hasil tes urine, kedua tersangka juga positif sebagai pemakai,” tuturnya. (jnr/kgp/nri)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 14:30

Kecelakaan Laut Terjadi Lagi, Pejabat Dishub Terancam Dicopot

TARAKAN – Selang empat bulan pasca terbaliknya speedboat Anugerah Express di Sungai Kayan, kini…

Kamis, 24 Mei 2018 11:52

Keluarga Korban Terima Santunan

LIMA korban meninggal dunia atas kecelakaan kapal cepat Harapan Baru Express akhirnya diberi santunan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:43

Perbaiki Dulu, PAD Diatur Kemudian

TARAKAN – Aset-aset Pemkot Tarakan hingga kini masih dipertahankan, yang tak kunjung dialihkan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:41

MAU COBA..?? Timbun Sembako, Denda Rp 100 M

TARAKAN – Antisipasi adanya penimbunan sembako saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Tim Satuan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:38

Jembatan dan Jalan Pesisir Digarap Pusat

TARAKAN – Progres pengerjaan jalan dan jembatan miring di pesisir tepatnya Selumit Pantai mulai…

Kamis, 24 Mei 2018 11:28

Menunggu Usulan Direalisasikan

Tarakan – Ketua RT 4, Kelurahan Selumit, Mansyur mengatakan, meski berulang kali mengusulkan perbaikan…

Rabu, 23 Mei 2018 12:11

Ramadan dan Lebaran, Inflasi Diprediksi Naik

TARAKAN – Seperti tahun-tahun sebelumnya peningkatan inflasi akan terjadi ketika memasuki Ramadan…

Rabu, 23 Mei 2018 12:09

AISS NGGA ASIK..!! TPP di Kota Ini ASN Ditunda

TARAKAN – Para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tarkan mesti ekstra bersabar.…

Rabu, 23 Mei 2018 12:08

Dikejar, Dipepet dan Dilecehkan

DI bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kejahatan jalanan masih saja terjadi. Sejumlah wanita mengalami…

Rabu, 23 Mei 2018 11:55

Belum Ada Peminat, Mobil Dinas Masih Terparkir

TARAKAN- Sejumlah mobil dinas yang terparkir di dalam parkiran Masjid Islamic Center masih menganggur.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .