MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Januari 2018 10:49
Pikun, Kakek Hilang 19 Jam
SELAMAT: Kondisi Haris Sagu (58) saat ditemukan tim SAR gabungan setelah selama lebih dari 19 jam menghilang, Rabu (17/1). JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah melakukan pencarian selama 19 jam lebih, tim Search and Rescue (SAR) gabungan, berhasil menemukan  Haris Sagu (58) warga RT 3 Kelurahan Mamburungan Rabu (17/1) sekira pukul 13.30 Wita yang sempat dinyatakan hilang di dalam hutan kawasan Mamburungan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tarakan, Satradar 225 Tarakan, Kompi C Yonif Raider 613 Raja Alam, BPBD Tarakan, Satpol PP Tarakan, Polsek Tarakan Timur, PMI Tarakan warga dan keluarga korban berhasi menemukan Haris Sagu 1,5 km dari lokasi awal menghilang.

Rasa haru pun terlihat saat pihak keluarga melihat langsung Haris Sagu ditemukan selamat tanpa mengalami luka, untuk memastikan kondisi kesehatannya, Haris Sagu dibawa pihak keluarga dengan menggunakan mobil PMI Tarakan ke RSUD Tarakan.

Koordinator Pos SAR Tarakan, Manangap Jumala Hutajulu mengatakan, ia mendapatkan informasi bahwa ada warga Kelurahan Mamburungan menghilang, pihaknya langsung menurunkan 8 orang untuk bergabung dalam tim SAR gabungan mencari keberadaan Haris Sagu.

“Sebelum menghilang, Haris Sagu diketahui meninggalkan rumahnya Selasa (16/1) pada pukul 15.30 Wita tujuannya ke perkebunan, namun tidak kembali rumah sehingga dinyatakan hilang pada pukul 18.00 Wita,” bebernya.

Diduga Haris Sagu menghilang karena memiliki penyakit lupa atau pikun sehingga tidak mengingat lagi jalan kembali ke rumah. “Pencarian dilakukan mulai pukul 18.00 Wita setelah dinyatakan hilang hingga pukul 11.00 Wita, namun oleh beberapa warga dan keluarga melakukan pencarian hingga pagi hari,”  tuturnya.

Baru pada pukul 13.30 Wita, Haris Sagu ditemukan oleh seorang warga yang melintas di hutan tersebut secara tak sengaja. Melihat korban, warga tersebut langsung melaporkan kepada tim SAR gabungan.

“Haris Sagu ditemukan dalam kondisi hidup dan sedang tertidur di dekat pepohonan, jarakanya sekitar 1,5 km dari tempatnya menghilang pertama kali,” bebernya.

Terpisah Kadisops Satradar 225 Tarakan, Umar mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan hilangnya 18.00 Wita, setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal pencarian korban.

“Dari Satradar 225 Tarakan menurunkan anggota  sebanyak 10 orang, yang paling melakukan pencarian korban kali ini adalah Kompi C Yonif Raider 613 Raja Alam sebanyak 32 orang, berdasarkan informasi ini kali kelima Haris Sagu menghilang,” bebernya.

Dalam pencarian korban tim SAR gabungan harus menahan dinginnya cuaca, karena sejak malam hingga pagi hari Tarakan kondisi cuaca hujan. “Selain itu kondisi cuaca yang hujan, kondisi medan yang basah juga menghambat upaya pencarian, namun kami bersyukur korban ditemukan dalam kondisi selamat,” ucapnya.

Sementara itu Korlap BPBD Tarakan, Supriyadi mengatakan, pihaknya membantu pencarian pada pukul 10.00 Wita, setelah mendapatkan informasi dari Kompi C Yonif Raider 613 Raja Alam.

“Kami langsung menurunkan 6 orang dalam pencarian kali ini, kendalanya yang kami hadapi hanyalah kondisi medan yang basah dan licin karena hujan mengguyur Tarakan, tapi untungnya korban sudah ditemukan dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Sementara salah satu perwakilan keluarga korban, Suwardi mengungkapkan, bahwa sebelum menghilang Haris Sagu pada pukul 15.30 Wita pergi ke kebun belakang rumahnya. “Saat dia akan pergi diikuti oleh keponakannya Reyhan, melihat keponakannya mengikutinya, Haris Sagu melarang keponakannnya mengikutinya sambil melemparkan tanah untuk menyuruhnya pulang,” ujarnya.

Setelah pergi, Haris Sagu tidak kembali pulang, sehingga pihak keluarga memutuskan untuk melaporkannya. “Memang dia memiliki penyakit lupa, kejadian dia menghilang tidak pulang ini sudah terjadi beberapa kali, namun ini yang paling lama,” pungkasnya.(jnr/udn)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 20:05

Gerakan Menghadap Laut, Sisir Pantai Binalatung

TARAKAN – Berbagai kegiatan digalakkan dalam peringatan HUT ke-73 RI. Seperti yang digelar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:43

Pawai Obor Semarakkan Kemerdekaan

SEMARAK Dirgahayu Republik Indonesia ke-73 masih terasa. Semangat perlombaan terus digelar masyarakat.…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

SUSAHNYA..!! Sampai-Sampai Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:55

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Tarakan— Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, pada 17 Agustus mendatang beragam cara dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .