MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 17 Januari 2018 14:14
Dihabisi karena Curang Jual Sabu
MERASA DIKIBULI: Rusdi (20), pelaku pembunuhan memperagakan adegan ketika ia menghabisi Jumanto Nugroho di perkebunan Desa Jelarai, Tanjung Selor, Desember lalu. SAMSUL UMARDHANYE/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Polres Bulungan menggelar rekonstruksi atau reka ulang atas kasus pembunuhan terhadap Jumanto Nugroho (22) di perkebunan kelapa sawit Desa Jelarai, Tanjung Selor. Pelaku Rusdi (20) merupakan temannya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan rekonstruksi bertujuan memperjelas kronologis, membuat peran jika ada suatu rangkaian peristiwa atau tindakan dari pelaku yang belum tergambarkan melalui penyidikan.

“Intinya rekonstruksi ini memperjelas kronologis. Sehingga ada kesepahaman antara penyidik dengan kejaksaan yang nantinya akan menjadi penuntut dalam perkara ini,” ujarnya kepada Radar Kaltara, Selasa (16/1).

Saat rekonstruksi tersebut, RU memperagakan 47 adegan. Termasuk adegan tambahan yang belum tergambar dalam rekonstruksi awal.

“Setelah rekonstruksi ini kami melengkapi apa kekurangan dari tindakan yang belum lengkap kronologisnya, kemudian diperkuat dengan pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka. Nanti kalau sudah lengkap kami buatkan laporan hasil rekonstruksinya, setelah berkas sudah lengkap kami kirim ke kejaksaan untuk diteliti lebih dulu. Nanti kalau sudah lengkap baru kami limpahkan seluruhnya termasuk barang bukti dan tersangka,” jelasnya.

Rusdi dikenai pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. “Ini sebenarnya penganiayaan yang menyebabkan kematian dikenakan pasal 351 ayat (3) hukuman di atas 5 tahun,” ucapnya.

Hasil penyidikan sementara, pelaku tunggal, dan motif pembunuhan yang saat ini sudah terang karena sakit hati. Adiksi atau kecanduan sudah akut sehingga merasa ukuran narkoba yang dibeli tidak sesuai akhirnya meluapkan kekesalannya dengan membunuh teman sendiri.

“Motifnya sakit hati dan sudah berulang kali ditipu masalah sabu semua. Masyarakat harus tahu sabu itu bukan dalam hal kecanduan saja, tapi akan merembet ke tindak pidana lainnya, paling kecil biasanya mencuri jika sudah kehabisan uang, karena saya lihat seluruh kejadian yang sering kami tangani rata-rata semua dampak dari penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.

Sementara itu menurut pengakuan pelaku pembunuhan, Rusdi. dirinya merasa sakit hati karena sering ditipu sehingga melakukan hal tersebut. “Sakit hati, sering ditipunya. Dia jual HP-ku satu kali, uang diambilnya,” ucapnya. (lee/lim)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 17:34

Baru Satu Daerah Usulkan Kebutuhan CPNS

TANJUNG SELOR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara) segera menyerahkan usulan…

Kamis, 24 Mei 2018 17:31

CATAT..!! Wilayah Ini Butuh Ratusan Guru

TANJUNG SELOR – Jumlah tenaga pengajar di Kalimantan Utara (Kaltara) untuk Sekolah Menengah Atas…

Kamis, 24 Mei 2018 11:27

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Petugas gabungan berhasil menjaring dua pasangan muda-mudi bukan pasangan resmi dan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:26

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Petugas gabungan berhasil menjaring dua pasangan muda-mudi bukan pasangan resmi dan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:23

Pembersihan Sungai Kayan Belum Terealisasi

TANJUNG SELOR – Wacana Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara dalam program pembersihan sampah…

Kamis, 24 Mei 2018 11:21

BUMR Investasi Rp 260 M untuk Pertanian Modern

TANJUNG SELOR – Beberapa waktu lalu Pemkab Bulungan telah mengunjungi PT Badan Usaha Milik Rakyat…

Rabu, 23 Mei 2018 17:35

Pencetakan KIA di Wilayah Ini Belum Merata

TANJUNG SELOR – Proses percetakan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk lima kabupaten kota di Kalimantan…

Rabu, 23 Mei 2018 17:33

Belasan Ton BBM Bersubsidi Ini Diamankan Polisi

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil mengamankan satu…

Rabu, 23 Mei 2018 11:54

Takjil Diindikasi Gunakan Pewarna yang Dilarang

TANJUNG SELOR – Sepekan berjalannya ibadah puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan akhirnya melakukan…

Rabu, 23 Mei 2018 11:52

Usulan DOB Perlu Dikaji Ulang

TANJUNG SELOR – Usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di beberapa daerah di Indonesia,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .